Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
parsel buah


__ADS_3

Happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Di sebuah gedung megah yang menjulang tinggi, seorang pria tampan sedang sibuk mengurus pekerjaan nya dengan sedikit terbaru buru karena ia sudah terlambat untuk menjemput sang ratu.


Pria itu melihat jam mewah yang ada di tangan kiri nya


" Aish gue udah telat, banyak banget sih kerjaan dari tadi gk habis habis padahal sedari pagi udah gue kerjain " Gerutunya melihat masih banyak tumpukan berkas di atas meja, ia sampai melewati jam makan siangnya.


" Gue bawa pulang aja, nanti gue kerja di rumah " Akhirnya ia memutuskan untuk membawa pulang pekerjaan nya dan bersiap siap akan pergi.


Ia keluar dari ruangan nya dan menuju meja sekertaris yang ada di depan ruangan nya.


" Dit... Tolong kamu atur ulang jadwal saya, semua meeting hari ini tolong kamu undur. Saya harus ke rumah sakit dan langsung pulang tidak kembali ke kantor " Intruksi nya pada sang sekretaris cantik di hadapan nya


" Baik tuan,, oh ya tuan siapa yang sakit? " Tanyanya kepo


" Ibu saya, kemarin ia kecelakaan "


" Innalillahi wainnailaihi rojiun " Ucap dita sepontan


" Ibu saya masih hidup Andita... Kamu menyumpahi nya ya? " Sarkas Dirga sedikit tidak suka dengan ucapan Dita, ia salah paham dengan maksud dari ucapan Dita.


" Ah... " Dita terkejut dengan reaksi Dirga.

__ADS_1


" Bu... Bukan maksud saya seperti itu tuan " Ucapnya gugup mendapat tatapan tajam Dirga.


Dirga menaikan sebelah alisnya dengan masih menujukan wajah dingin nya meminta penjelasan dari perkataan Dita


" Innalillahi wainnailaihi rojiun bukan saja di gunakan untuk orang yang sudah meninggal dunia tuan, tapi bisa di ucapkan setiap kita mendapat musibah apapun,baik musibah kecil atau besar " Jelas Dita panjang lebar


" Ohhhh begitu " Sekarang Dirga sudah mengerti


" Saya doakan semoga ibu tuan cepat sembuh " Doa Dita tulus.


" Terimakasih untuk doanya, ibu saya juga tidak apa apa, hari ini ia sudah boleh pulang "


" Syukur lah kalau begitu, tuan "


Dirga mengangguk dan pergi meninggalkan Dita, ia harus bergegas ke rumah sakit karena sudah terlambat.


" Gadis itu Sisil kan? Sedang apa dia di sini? " Tanyanya pada diri sendiri


" Ah sudahlah nanti gue tanya pada Dita saja " Dirga pun masuk ke dalam rumah sakit menuju ruangan Laras.


Di ruangan Laras


Tak lama dari sepeninggalan pak Soleh dan istrinya, pintu itu kembali terbuka. Dirga masuk dengan senyum menghiasi wajah tampannya.


" Sudah siap pulang ma? " Tanya Dirga

__ADS_1


" Sudah, ayo " Ajak laras merangkul tangan Dirga


Dirga melihat ada parsel buah di atas nakas


" Ada yang datang ma? " Tanyanya sambil melihat parsel buat


Laras melihat arah pandang Dirga.


" Iya tadi pak Soleh yang kecelakaan kemarin datang ia meminta maaf pada mama, ia datang bersama gadis yang menolong kami, dan parsel itu dari nya " Jelas Laras pada Dirga


" Gadis? " Tanya Dirga binggung


" Ah iya mama lupa memberi tahu kalau mama kemarin di tolong seorang gadis cantik " Ucapnya sambil tersenyum


" Ooooo " Dirga hanya ber O ria,


Kemudian mereka pun pergi meninggalkan rumah sakit dengan Laras yang memeluk parsel buah dengan wajah ceria.


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™

__ADS_1


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™


__ADS_2