Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
malam yang panjang


__ADS_3

Happy Reading 😘


🦩🦩🦩🦩🦩🦩


Di kamar pengantin baru tapi rasa lama itu kini sepasang suami-istri sedang duduk di atas kasur dengan menyenderkan punggung mereka pada head board.


" Mas lihat sendiri kan. Anak-anak sangat bahagia dengan pilihan mereka masing-masing. Apa mas tega merenggut kebahagiaan mereka? " Tanya mama Arin pada Nugraha


" Ya, aku kan cuma mau melakukan yang terbaik. Dan aku hanya mau membalas budi pada mendiang kakek nenek Lisa saja" Ucap Nugraha menggenggam tangan mama Arin


" Terbaik menurut mu belum tentu terbaik untuk mereka "


" Apa salahnya aku kan hanya memberi pilihan. Ya jika mereka setuju bagus, jika tidak juga aku tidak akan memaksa " Jelas Nugraha


" Aku tahu maksud mu baik untuk Lisa. Tapi cukup menjadikan ia sebagai anak saja itu sudah lebih dari cukup, mas. Jangan kamu paksa keinginan mu untuk menjodohkan mereka. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari. Jangan hanya demi membalas budi mu kita kehilangan putra" Mama Arin mewanti wanti Nugraha


Mama Arin sangat tahu watak suami nya, ini masih Nugraha lama bukan Nugraha baru. Nugraha sempat mengutarakan niatnya untuk menjodohkan salah satu putra nya pada Lisa.


Sebelumnya Nugraha ingin menjodohkan Lisa dengan Bima, namun ternyata Bima sudah menikah. Dan akhirnya Nugraha memilih Jery yang masih jomblo.


Nugraha melakukan ini untuk membalas budi pada kakek dan nenek Lisa yang sudah menolong nya dulu. Ia merasa berhutang nyawa pada ke dua nya.


Untuk selalu menjaga Lisa, Nugraha memutuskan untuk menjodohkan Lisa dengan anak nya.


Tentu saja keinginan Nugraha ini di tolak mentah-mentah oleh mama Arin. Ia tak setuju membalas budi dengan cara seperti itu. Bukan ia tak suka dengan Lisa, tapi ia sangat mengerti keinginan anak anak nya.


Dulu juga mama Arin sempat ingin menjodohkan Bima dengan anak-anak para sahabat nya. Namun tak satu pun yang berhasil. Tak jauh berbeda dengan Bima, Jery juga tak ingin di jodoh jodohkan.


Dan lagi mama Arin sudah melihat Jery yang seperti sedang jatuh cinta. Mana mungkin ia tega merusak kebahagiaan Jery. Jery memang bukan ia yang melahirkan tapi kasih sayang yang ia berikan sama besar nya seperti pada Bima.


" Sudah jangan pikir kan. Lebih baik kita tidur " Tutur Nugraha lembut

__ADS_1


Mama Arin mengangguk setuju. Ia pun merebahkan tubuh nya, jujur saja ia sudah sangat lelah dan mengantuk. Karena aktivitas hari ini cukup menguras energi nya.


Saat mama Arin berbaring dan memejamkan matanya. Nugraha berdecak melihat nya.


" Sayang " Nugraha mencolek pinggang mama Arin yang sudah memejamkan mata nya


" Ada apa mas? Kata nya mau tidur? " Tanya mama Arin heran. Saat ia membuka mata ternyata suaminya, Nugraha masih duduk menghadap nya


" Ayo tidur, udah malam ini " Imbuhnya lagi karena tak ada jawaban


" Ck,, sungguh tak peka. Ini malam pertama kita " Gerutu Nugraha cemberut


Sungguh istri nya ini sangat tak peka, apa karena faktor sudah lama tidak di sentuh jadi seperti ini istri nya itu. Setelah sekian purnama ia tak merasakan indahnya surga dunia. Ia ingin sekali mengulang aktivitas yang sudah lama tidak ia lakukan. Ia ingin merasakan nya lagi. Karena seperti nya ia sudah lupa bahagia rasa nikmat nya.


" Apa sih mas. Malam pertama apa nya? " Tanya mama Arin setengah mengantuk


" Kan ini malam pertama kita sayang, setelah sekian lama kita berpisah dan akhirnya kita menjadi sepasang suami-istri lagi. Jika kau lupa " Ucap nya


" Apa kau tidak mau memberi ku jatah malam pertama? " Tanya nya menggoda sang istri, mama Arin mengedik ngeri dan tiba-tiba ia memalingkan wajahnya


" Malam pertama apaan sih mas. Ingat umur, kita udah tua " Ucap mama Arin sedikit merona karena malu


" Kalau masalah ini tidak ada batasan umur sayang " Nugraha langsung menyerang mama Arin yang berbaring membelakangi nya


Mama Arin tersentak kaget mendapatkan serangan mendadak dari Nugraha. Karena ia membelakangi Nugraha jadi ia tak tahu jika Nugraha akan menyerangnya sekarang.


Mama Arin kewalahan mengimbangi Nugraha yang seperti kerasukan. Sungguh mama Arin tak habis pikir dengan stamina suaminya itu. Walaupun usianya sudah tua, sudah memasuki kepala lima tapi stamina nya masih sama seperti masih muda dulu.


Dan akhirnya malam pertama mereka di penuhi dengan kegiatan yang sudah lama mereka lewati. Mereka menikmati kembali rasa rasa yang lama tidak mereka rasakan.


*

__ADS_1


*


Pagi hari mama Arin sudah terlebih dahulu bangun dan sudah membersihkan diri. Mama Arin menatap pantulan dirinya di cermin. Ada banyak jejak kebuasan sang suami tertinggal di tubuh putih mulus.


Mama Arin mendengus kesal. Ia bingung harus menutupi nya dengan cara apa. Ia malu keluar kamar jika seperti ini. Pasti semua akan melihat jejak itu, yang ada di lehernya.


Nugraha terbangun, pandangan mata nya tertuju pada mama Arin yang sedang duduk di depan cermin meja rias nya. Ia pun beranjak dari kasur dan menghampiri mama Arin.


Nugraha memeluk tubuh mama Arin dari belakang dan mendarat kan bibir nya di pipi mama Arin.


" Sayang, apa kau sedang menggoda ku? " Tanya Nugraha di telinga mama Arin, pasalnya mama Arin sekarang masih mengunakan bathrobe.


Mama Arin meremang merasakan hembusan napas Nugraha yang mengendus mencium bau harum tubuh nya yang baru selesai mandi.


" Terima kasih untuk semalam. Kau sangat nikmat masih sama seperti dulu. Apa kau terus merawat nya? " Ucap Nugraha dan di angguki mama Arin


Ya mama Arin selalu merawat diri, walaupun ia sudah tua dan tak punya pasangan. Ia merawat diri untuk diri nya sendiri. Tubuh nya masih kencang dan segar, wajahnya masih mulus dan cantik. Ia sangat rutin pergi ke klinik kecantikan untuk merawat diri. Dan juga ia masih rutin berolahraga agar tubuh nya tetap segar dan sehat.


" Sayang aku ingin lagi, ayo kita ulang " Pinta Nugraha


" Tidak, ini saja tubuh ku masih lelah. Kau tak memberiku beristirahat dengan tenang semalam. Apa kau tidak lelah? " Ketus mama Arin menyikut perut Nugraha


Ya semalam Nugraha tak membiarkan mama Arin beristirahat dengan tenang. Ia mengulangi nya sampai tiga kali. membuat tubuh tua mama Arin kewalahan.


" Ayo lah, apa kau tidak mau memberikan adik pada Bima dan Jery? " Goda Nugraha pada mama Arin membuat mama Arin mendengus kesal


" Ingat umur, sebentar lagi kita akan punya cucu " Mama Arin beranjak masuk ke dalam walk in closet meninggal kan Nugraha


Nugraha terkekeh geli melihat mama Arin yang kesal. Ia sangat senang menggoda mama Arin.


***

__ADS_1


beri like, vote dan komentar nya dong untuk mendukung cerita author 😉


__ADS_2