
Happy Reading 😘
🦩🦩🦩🦩🦩🦩
Dita merasa haus, karena terlalu banyak tertawa membuat tenggorokan nya kering. Ia melihat gelasnya sudah kosong. Ia pun ingin mengambil minuman lagi yang ada di meja bagian minuman.
" Sil, gue mau ambil minum. Minuman gue udah abis. Lo ada yang mau di titip gitu, sekalian gue ambil " Tawar Dita pada Sisil
" Gk deh Dit, nanti kalau gue mau, gue bisa ambil sendiri " Sisil menggeleng karena saat ini ia belum merasa lapar
" Ya udah kalau gitu gue ke sana dulu ya " Tunjuk Dita pada meja minuman yang tak begitu jauh dari meja mereka, dan Sisil mengangguk
Dita berjalan mendekati meja minuman. Bermacam jenis minuman tersedia di meja itu. Tapi ia tak menemukan yang ia cari. Dita berdiri cukup lama di depan meja itu hanya untuk melihat satu persatu minuman yang berjejer rapih.
Saat sedang fokus mencari yang ia cari, ada seseorang yang menepuk pelan pundak nya.
" Apa ada minuman lain yang ingin kau minum? " Tanya seseorang membuat Dita sedikit terkejut
" Astaga Bram, kau mengejutkan ku saja " Ucap Dita mengusap dada nya
" Maaf sudah membuat mu terkejut " Sesalnya
" Sudah lah tak apa apa " Ucap Dita tak enak. Lah kenapa jadi Dita yang tak enak? 🤔
Dita kembali melihat minuman minuman itu
" Kau sedang mencari minuman apa? Biar ku batu cari kan " Tawarnya
" Ahh iya, aku mencari air mineral. Apa mereka tidak menyediakan air mineral ya? " Tanya Dita celingak celinguk melihat deretan minuman
" Air mineral ya " Ucap pria itu sambil ikut melihat deretan minuman itu
Tak lama kemudian ia melihat botol air mineral yang Dita cari.
" Itu dia " Ucap Bram dan berjalan sedikit ke samping.
Ternyata air mineral ada di barisan paling pojok. Pantas saja Dita tak melihat nya.
__ADS_1
Bram mengambil satu botol air mineral dan memberikan nya pada Dita.
" Ini " Bram menyerah kan botol itu pada Dita
" Terima kasih " Ucap Dita seraya mengambil botol dari tangan Bram
Dita ingin meninggal Bram dan segera kembali ke meja di mana Sisil sedang duduk sendiri di sana. Namun Bram selalu mengajaknya mengobrol seolah ingin menahan nya agar tetap di sana.
Saat sedang mengobrol ada seorang wanita menghampiri mereka.
" Oh jadi wanita ini yang kau perhatikan dari tadi, Bram " Ucapnya menatap Dita dengan wajah sinis
Jadi orang yang sudah memperhatikan mereka itu adalah Bramantyo. Dan saat Dita pergi mengambil minum sendiri menjadi kesempatan untuk Bram mendekati Dita.
" Kau bicara apa sih. Aku tidak memperhatikan siapa siapa " Elak nya
" Jangan kau pikir aku tak tahu ya Bram. Kau menyukai nya, iya? " Hardik wanita itu
" Maaf aku permisi, sepertinya kalian butuh waktu untuk berdua " Ucap Dita yang tak ingin ikut campur dengan maslah kedua orang itu.
" Mau kemana kau? Urusan kita belum selesai " Ketusnya tak suka Dita pergi begitu saja.
" Siska " Seru Bram,
" Maaf, urusan apa ya? Aku tak mengerti. Sepertinya aku tak memiliki masalah dengan kalian " Ucap Dita heran
" Heh kau pura-pura tak mengerti " Desisnya dengan tawa mengejek
" Dasar wanita penggoda. Jangan kalian pikir aku tak tahu ya. Kalian sering bertemu di luar sana " Ucap nya menuduh Dita
" Penggoda? " Tanya Dita bingung dan apa itu sering bertemu? Mereka bertemu hanya karena kebetulan saja pikir Dita.
" Asal kau tau, pria yang kau goda ini tunangan saya " Ucap nya lagi sedikit meninggi
" Siska, kau jangan membuat keributan di sini. Sebaiknya kita pergi " Bram berusaha menarik tangan Siska, ia tak mau Siska membuat onar di pesta orang. Dan sekarang beberapa orang sedang memperhatikan mereka.
" Lepas, aku belum selesai " Siska menghempas tangan Bram dengan kasar
__ADS_1
" Ayo kita pulang sekarang, kau jangan membuat ku malu " Geram Bram
" Heh kau takut perselingkuhan kalian di ketahui orang banyak " Tuduhan nya lagi
Kini orang orang yang melihat mereka berbisik bisik membicarakan mereka. Bram mengusap wajah nya kasar. Ia memang menyukai Dita dan berencana mengakhiri hubungan nya dengan Siska. Ia tak suka dengan sikap Siska yang selalu mengatur hidup nya.
Dita terdiam kaku di tempat nya, ia merasa tak nyaman di perhatikan oleh orang disekitar itu. Ia ingin membela diri namun seperti nya percuma saja, Siska selalu menyudutkan nya.
" Kau tak pernah mengirimi ku bunga, tapi wanita ini, setiap hari kau mengirimnya bunga " Tukas Siska lagi
" Apa lagi yang kau berikan pada wanita ini? Apartemen? Uang? " Tanya dengan sedikit merendahkan Dita seolah Dita ingin memoroti tunangan nya
" Bunga? Bunga apa yang kau maksud? Aku tak pernah menerima bunga dari siapa pun dan apa maksud mu menuduh ku menerima uang atau apapun itu dari dia? " Tanya Dita
" Halah kau jangan pura-pura polos, aku tahu wanita seperti mu " Ucapnya sinis
" Apa? Jadi ia tak pernah menerima bunga yang ku kirim. Apa aku salah alamat? Tapi benar itu tempat ia bekerja. Apa kurir tak mengirim nya? " Benak Bram bertanya pada diri sendiri
Sisil yang sudah duduk terlalu lama sendiri merasa bosan. Ia memperhatikan sekitar, belum ada tanda tanda Dita akan kembali. Ia pun memutuskan untuk mengambil makanan sekalian mencari Dita.
Tak sengaja Sisil mendengar suara bisik bisik orang di sana. Ia penasaran ada apa sebenarnya, ia pun menuju tempat yang cukup menjadi pusat perhatian orang saat ini.
Sampai di sana Sisil mendengar seorang wanita sedang berbicara, suara nya cukup keras sehingga ia dan orang di sekitar dapat mendengar apa yang ia bicarakan.
Sisil melihat tiga orang sedang berdiri di keliling oleh para tamu. Satu pria dan dua wanita. Sisil mengenal salah satu di antara nya. Sisil mengepalkan tangan nya saat mendengar sahabat nya di tuduh dengan hal-hal yang tidak ia lakukan.
Dengan langkah terburu-buru Sisil menghampiri ke tiga orang itu. Ingin rasa nya ia menjambak rambut wanita yang sudah menfitnah sahabat nya.
Saat Sisil hampir sampai di antara ke tiga orang itu. Langkah nya terhenti karena sudah ada seseorang yang mendahului nya untuk membantu.
Sisil berjalan santai menghampiri mereka. Ia ikut berdiri di antar mereka dan mendengar apa yang di katakan oleh orang itu.
Awal nya Sisil terkejut melihat tindakan orang itu, namun sesaat kemudian ia tersenyum. Sisil puas melihat raut wajah wanita yang sudah menfitnah sahabat nya itu pucat.
****
setelah membaca jangan lupa kasi like dan komen nya ya...
__ADS_1