
Happy Reading ๐
๐๐๐๐๐๐
" Jadi dia sudah lama suka ama kak Dirga, ckckck gue kerjain lo. Dita... Dita untung gue belum cerita kalau kami kakak beradik jadi gue bisa ngerjain nih bocah " Dalam benaknya akan mengerjai Dita.
Dengan senyuman menyeringai Sisil memulai aksinya untuk memanas manasi Dita. Untung nya semesta mendukung Sisil, Dirga sangat membantu ekting Sisil walaupun Dirga tak tahu menau akan niat jahil sang adik. Dirga hanya suka melihat wajah Dita menurut nya sangat mengemaskan saat bengong.
" Hai Dit " Sapa Sisil melambaikan tangan di hadapan wajah Dita yang bengong
" E.. Eh Sisil ada apa? " Tanya Dita sedikit kaku
" Lo yang ada apa, kenapa masih pagi begini lo udah gk konsen, butuh akuwa?" Tanya Sisil pura-pura tak tahu
" Ahh gk gue cuma heran aja, tumben lo kesini. Apa lo gk kerja, pagi pagi udah ada di sini? " Tanya Dita berusaha bersikap biasa saja
" Gk,, gue izin. Hari ini gue mau main ke kantor babang tamvan " Ucap Sisil dengan sedikit di bumbu bumbui di ujung kalimat dan sambil menatap wajah tampan Dirga dengan berbinar
" Ooo begitu ya " Ucap Dita sedikit lesu karena melihat Sisil yang memuja Dirga di depan matanya
" Ya udah kalau begitu kami masuk dulu ya, nanti kita bicara lagi " Ucap Sisil
Kemudian Sisil dan Dirga berjalan menuju ruangan Dirga. Entah apa yang sedang di bicarakan sampai membuat Dirga mengusap kepala Sisil dan kemudian merangkul pundak Sisil.
Semua hal manis mereka di lihat oleh Dita yang masih setia menatap punggung kedua kakak beradik itu sampai menghilang di balik pintu. Ada rasa kecewa yang masuk kedalam hati nya, kecewa pada diri sendiri yang tidak mampu mengendalikan perasaan nya. Ia tak bisa membuang perasaan cinta nya pada Dirga. Ia juga tak mampu untuk mengatakan isi hatinya, ia takut kalau Dirga menolak nya dan memecat nya nanti sehingga ia tak bisa lagi melihat Dirga. Yang akhirnya Dita memutuskan untuk mencintai Dirga dalam diam tanpa ia tahu suatu saat hatinya akan semakin terluka.
๐คTerlambat sudah...
๐คKini kau tlah menemukan dia
๐คSeseorang yang mampu membuat mu bahagia
๐คKu ikhlas kau bersanding dengan nya
๐คDan ku ikhlas kan dia
๐คTak pantas ku bersanding dengan nya
๐คKan ku terima dengan lapang dada
๐คAku bukan jodoh nya, oh wo wo
__ADS_1
Setelah Dirga dan Sisil tak terlihat lagi Dita malah bernyanyi sambil menatap pintu ruang Dirga yang tertutup. Jangan lupakan wajah Dita yang sendu dengan tangan memegang dada sebelah kiri. Sangat menghayati isi lagu.
Dita bernyanyi lagu dari tri suaka dengan judul dia bukan jodohku, yang Dita ambil cuma beberapa bait saja yang sesuai dengan isi hati nya saat ini.
Sedangkan Sisil di dalam ruangan Dirga sedang asik melihat lihat isi ruangan, ruangan kerja Dirga sangat nyaman walaupun tidak sebesar ruangan kerja Bima. Ada rak buku di belakang kursi kebesaran Dirga. Buku buku itu tersusun rapih di sana. Ada satu buah pot berukuran sedang berisi tanaman hidup di letakkan di sudut ruangan dekat kaca, agar tanaman itu terkena cahaya sinar matahari. Dan ada beberapa bunga sintetis di letakkan di setiap meja termasuk meja kerja Dirga. Dengan nuansa ruangan berwarna gelap yang elegan membuat ruangan itu terasa adem dan sangat nyaman. Setelah puas melihat isi ruangan baru ia duduk di sofa.
" Kak " Sisil memanggil Dirga
" Hmm " Jawaban Dirga singkat tanpa mengalihkan pandangan nya pada layar laptopnya karena sekarang ia sedang memperhatikan grafik yang tertera di layar laptop
" Dita cantik ya? " Pancing Sisil
" Hmm " Lagi lagi Dirga hanya menjawab singkat dan tak melihat ke arah Sisil
" Apa kakak tak tertarik pada pesona Dita? " Tanya Sisil lagi
" Hmm " Hanya itu yang keluar dari mulut Dirga lagi
Sisil yang hanya mendapat jawaban singkat dari Dirga sontak kesal di buatnya, ia merasa tak di hiraukan. Sedangkan Dirga sebenarnya mendengar apa yang di tanya Sisil hanya saja ia pura pura fokus pada layar laptopnya.
" Kak... " Pekik Sisil
" Kakak gk dengar ya, dari tadi aku ngomong? " Ucapnya kesal
" Terus kenapa hanya jawab hm hm aja " Sewot Sisil
" Kan sama aja, itu udah aku jawab "
" Jawaban apa itu cuma hm hm aja, gk jelas " Sisil cemberut
Dirga gemas dengan adiknya yang sedang merajuk. Kemudian Dirga mencubit pipi Sisil, di saat Dirga sedang mencubit pipi Sisil pintu ruangan Dirga terbuka dan Dita pun masuk.
Bukan tak sopan tak mengetuk pintu terlebih dulu, sebenarnya Dita sudah mengetuk terbebih dahulu sebelum masuk tadi hanya saja tak ada yang mendengar. Karena tidak ada jawaban makanya Dita memutuskan untuk masuk saja karena ia mau menyerahkan laporan penting.
Dita kembali mematung di tempat melihat Dirga yang sedang bermesra mesraan pada Sisil. Sisil dan Dirga melihat wajah Dita yang bengong melihat mereka. Dirga melepas tangan nya yang sedang mencubit pipi Sisil.
" Cantik " Ucap Dirga sambil melihat Dita
Sisil melihat Dirga dan mendengar kalimat yang keluar dari mulut Dirga, ia tau kalimat itu tertuju untuk siapa. Kemudian Sisil kembali bertanya dengan berbisik.
" Apa kakak menyukainya? " Bisik Sisil di telinga Dirga
__ADS_1
" Sepertinya, tapi aku tak yakin " Ucap Dirga masih melihat wajah Dita yang membeku di tempat membuat Sisil memutar bola mata malas
" Eh Dita ngapain lo termonyong di situ? " Ucapan Sisil menyadarkan Dita yang terbengong
Dirga menoleh ke arah Sisil dan...
Tlak...
Satu sentilan jari Dirga mendarat di kening Sisil
" Terbengong " Ralat Dirga pada ucapan Sisil
" Aish... Sakit " Rengek Sisil sambil mengelus dahinya yang di sentil Dirga
Melihat Sisil memasang wajah cemberut membuat Dirga mengelus dan meniup dahi Sisil yang tadi ia sentil
" Sakit ya? Maaf.. " Ucap Dirga lembut
Sisil tak menghiraukan ucapan Dirga, ia hanya fokus pada Dita saat ini
" Maaf kalau sudah mengganggu kalian, saya cuma mau menyerahkan ini saja " Ucap Dita berusaha tersenyum paksa dan menunjukkan sebuah map yang ada di tangannya
" Ahh tidak, lo gk ganggu kok. Sini duduk bersama kami. " Ucap Sisil dengan maksud tertentu mengajak Dita bergabung dengan mereka
Dita melihat Dirga terlebih dahulu sebelum melangkah seolah meminta izin. Setelah mendapat angukan dari Dirga tanda mengizinkan baru lah Dita duduk di sofa tak jauh dari Dirga dan Sisil.
Andita Prasetyo
๐ธ
๐ธ๐ธ
๐ธ๐ธ๐ธ
Terima kasih sudah mampir di novel author ya ๐
Terima kasih juga buat like nya ๐๐
Bantu vote juga ya ๐๐
__ADS_1
Terima kasih untuk komentar positif nya, dengan adanya dukungan komentar yang positif membuat author semangat berimajinasi ๐๐