Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
ketegangan Sisil


__ADS_3

Happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Di perjalanan menuju rumah Bima, suasana dalam mobil begitu sunyi karena tidak ada yang berbicara. Sisil diam dengan segala praduga praduga nya. Semakin mobil melaju mendekati rumah semakin Sisil merasa gugup, tangannya berkeringat karena gugup.


Bima melihat wajah Sisil yang tegang, mencoba untuk menenangkan Sisil dengan memegang tangan Sisil. Mendapati tangan Sisil yang berkeringat membuat Bima melipat bibir menahan tawa. Sebegitu tegang nya Sisil sampai berkeringat pikir Bima.


" Sayang... Tidak apa apa " Ucap Bima mengelus tangan Sisil seolah memberi semangat


" Tapi aku gugup "ucap Sisil jujur


" Kenapa kau gugup hem, bukannya kalian sudah pernah bertemu? " Ucap Bima lembut


" Ya tapi kan itu berbeda sayang, sekarang kamu akan memperkenalkan aku sebagai kekasih mu... " Ucap Sisil mengantung


" Terus? "


" Bagaimana nanti kalau mama mu tidak merestui hubungan kita dan.. " Belum selesai Sisil berbicara Bima sudah memotong ucapannya

__ADS_1


" Tidak akan,,, mama pasti setuju. Mama akan menerima pilihan ku " Ucap Bima menenangkan Sisil


Mendengar ucap Bima barusan membuat Sisil sedikit tenang, ia bisa bernapas lega. Namun orang yang duduk di kursi pengemudi tersenyum menyeringai.


Jery yang mendengar percakapan Bima dan Sisil melirik mereka dari kaca kecil yang mengantung. Tahu akan kegugupan Sisil membuat ia tersenyum jahil. Muncullah ide jahil untuk mengerjai Sisil.


" Kena kau kakak ipar, kali ini gue akan balas kejahilan mu tadi pagi " Jery tersenyum menyeringai dalam benaknya akan membalas perbuatan Sisil tadi pagi. Ia masih tak terima sudah di kerjai oleh Sisil.


" Hmmmm " Jery berdehem membuat Sisil dan Bima melihat nya


" Kakak ipar apa kau mau bocoran sedikit tetang mama Arin? " Tanya Jery dengan pandangan lurus karena fokus melihat jalan


" Boleh,,, katakan " Ucap Sisil dengan semangat akan mendengar bocoran dari Jery


" Mama itu orang nya baik, cantik " Puji Jery di awal, Sisil masih menyimak dengan serius


" Pembersih, tegas, tidak suka akan kebohongan, sangat teliti dalam segala hal, pemilih, menyukai orang yang sopan " Ucap Jery melihat Sisil melalui kaca


" Ternyata perempuan barbar ini punya rasa takut juga " Pikir Jery tertawa dalam hati melihat ekspresi Sisil kembali tegang, yang ia tahu Sisil tak punya rasa takut. Pada Bima sekalipun Sisil masih berani menentang dan ingat Sisil pernah mengatai Bima gila.

__ADS_1


Bagai mana tidak walaupun semua yang di katakan Jery benar tapi mimik penyampaian nya sedikit berbeda dari aslinya. Mama Arin memang baik dan cantik walaupun usia nya sudah tak muda lagi tapi kecantikan nya tak luntur di makan usia.


Pembersih, ya.. Memang terlihat dan menurun pada Bima yang cinta akan kebersihan, Jery juga. Tegas yang di maksud Jery ialah tegas dalam pekerjaan dan mendidik anak anaknya, Sisil belum paham itu.


Tidak suka akan kebohongan, semua orang juga tidak suka kebohongan sekecil apapun itu tetap sebuah kebohongan. Sisil merasa aman karena ia baru sekali bertemu mama Arin dan tidak ada perkataan yang berbohong saat itu.


Teliti, pemilih sebenarnya itu juga dalam hal pekerjaan dan mengurus anak. Apa mama Arin sangat teliti dalam mencari calon menantu dan memilih dari mana asal nya? . Tentu itu, setiap orang tau pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, ingin anaknya hidup bahagia. Jadi harus teliti dan memilih yang terbaik jangan sampai menyesal kemudian hari. Maka dari itu mama Arin tak pernah memaksa kehendaknya, ia menyerahkan semua keputusan pada sang anak. Karena yang akan menjalani nya bukan ia tapi sang anak lah. Dan ia yakin pilihan anaknya pasti baik.


Masalah sopan santun siapapun pasti tidak suka pada orang yang tidak mempunyai rasa sopan santun, bahkan Sisil yang barbar pun masih mempunyai sopan santu pada orang yang lebih tua dan sopan padanya. Hanya saja Sisil sering kali bersikap barbar yang tak terkontrol.


Sebenarnya mama Arin sudah terbiasa menghadapi hal seperti itu, ia malah merasa terhibur. Ingat Niken dan Alysa, mereka adalah kolaborasi yang cocok. Rumah terasa ramai dengan adanya mereka berdua. Tingkah mereka yang barbar membuat mama Arin selalu merindukan mereka.


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™

__ADS_1


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™


Bantu vote juga ya πŸ˜‰πŸ™


__ADS_2