Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
bertemu Ega


__ADS_3

Happy Reading 😘


🦩🦩🦩🦩🦩🦩


Seorang pemuda tampan terlihat sedang menyeret koper kecil di tangan sebelah kanan dan tangan sebelah kiri berada di dalam saku celana. Kacamata hitam menutupi mata nya namun itu membuat ia semakin tampan saja.


Baju kemeja hitam yang ia gunakan sangat kontras sekali dengan kulit nya yang putih. Ia berjalan keluar dengan langkah tegap nya. Terlihat lalu lalang orang berjalan di sana cukup ramai. Ada yang berjalan sendiri, ada yang berdua, dan ada yang bergerombolan seperti orang mau demo. Masing-masing semua membawa koper di tangan. Ada juga yang hanya membawa tas ransel.


Tempat ini terlihat sangat sibuk sekali. Tapi tak membuat pria tampan itu tergantung sama sekali. Ketika ia tiba di luar, ia langsung di sambut oleh seorang pria yang usia nya tak terlalu jauh dari nya.


" Selamat siang, apa benar anda tuan Jery? " Tanya pria itu sopan


" Ya benar " Jawab Jery melepaskan kacamata nya


" Perkenalkan saya Leo, asisten tuan Antoni. Saya di perintahkan oleh tuan Antoni untuk menjemput anda di sini " Ucap nya memperkenalkan diri dan tujuan nya untuk apa


" Saya Jery Asisten tuan Bima " Ucap Jery sambil menjabat tangan Leo


Waktu yang di tunggu tunggu oleh Jery akhirnya tiba, dan di sini lah ia sekarang. Di bandara internasional changi, singapura. Dan ternyata di luar bandara sudah ada orang suruhan tuan Antoni yang menunggu kedatangannya.


" Baik lah sekarang mari ikuti saya, saya akan mengantarkan anda ke hotel untuk beristirahat terlebih dahulu " Ucap Leo mempersilahkan Jery untuk berjalan


Kemudian dua orang pria itu berjalan beriringan sambil bercengkrama sekedar berbasa-basi perkenalan saja.


Setelah sampai di hotel dan memesan kamar, Leo pamit undur diri karena ia harus kembali ke kantor nya untuk melanjutkan pekerjaan nya. Dan setelah Leo pergi, Jery menuju kamar nya.


Di dalam kamar hotel Jery merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur. Masih ada waktu dua jam untuk ia beristirahat sebelum ia menghadiri meeting dengan tuan Antoni. Untung nya hari ini mereka akan meeting di salah satu cafe yang terletak tak jauh dari hotel di mana ia menginap.


Jery beranjak dari tempat tidur, ia memutuskan untuk membersihkan diri terlebih dahulu. Setelah itu ia akan pergi ke cafe di mana mereka akan mengadakan meeting. Ia akan pergi terlebih dahulu untuk mengisi perut nya terlebih dahulu sebelum meeting di mulai.


Tiga puluh menit kemudian, kini Jery sudah berada di cafe. Cafe ini cukup nyaman, terlihat banyak pengunjung yang datang. Jery memilih tempat duduk di sudut bersebelahan dengan jendela. Ia sengaja memilih dekat jendela agar ia bisa melihat keadaan di luar.

__ADS_1


Sembari menunggu pesanan nya, Jery sesekali memainkan ponsel nya. Ia mengecek pekerjaan nya melalui e-mail.


" Permisi tuan ini pesanan anda "


Terdengar suara seorang pelayan mengalihkan perhatian nya. Suara itu sangat familiar di telinga nya, sehingga dengan cepat Jery mengalihkan perhatian nya dari ponsel ke sumber suara.


" Kamu " Ucap mereka berbarengan


" Kamu bekerja di sini? " Tanya Jery pada pelayanan itu


" Iya, dan kamu sedang apa di sini? " Tanya nya balik


Jery melirik makanan pesanan nya sebagai jawaban.


" Maksud ku, kamu kenapa bisa ada di negara ini? " Tanya nya memperbaiki pertanyaan nya tadi


" Jangan katakan kalau kamu ke sini untuk mengikuti ku " Tuduhannya dengan memicingkan mata nya pada Jery


" Jangan ke ge-er an anda nona. Aku bisa berada di negara ini karena akan mengikuti meeting untuk mengantikan Bima yang tak bisa hadir ke mari. Bukan untuk mengikuti mu seperti tuduhan mu itu " Seru Jery tak semuanya benar.


" Ooo seperti itu, baik lah selamat menikmati makanan nya. Saya permisi dulu " Ucap nya kemudian berbalik untuk meninggalkan meja Jery


" Ega, tunggu " Jery menghentikan langkah Ega


" Kebetulan kita bertemu di sini, apa kita bisa bertemu lagi nanti. Kamu kan sudah lama di sini dan pasti tahu kan tempat tempat di sini. Apa kamu mau menemani ku untuk berjalan jalan selama aku di sini? " Tanya nya


Ega berpikir sejenak sebelum ia menerima permintaan Jery.


" Emm, baik lah. Aku kosong mulai dari sore hari " Jawab Ega


" Terima kasih. Nanti aku hubungi jika aku sudah selesai meeting " Ucap Jery sambil tersenyum senang

__ADS_1


Ega kembali pada pekerjaan nya setelah selesai berbicara pada Jery.


Dan sore pun tiba, Jery sudah selesai dengan meeting nya dan akan di lanjutkan besok pagi. Ega juga sudah selesai dengan pekerjaan nya namun ia belum pulang karena sedang menunggu Jery.


Mereka berjanji bertemu di depan cafe. Jery menghampiri Ega yang sedang duduk di kursi depan cafe.


" Maaf telah membuat mu menunggu " Jery langsung meminta maaf takut Ega marah karena telah menunggu nya lama


" Tidak apa apa, aku mengerti " Ucap Ega tersenyum


" Terima kasih sudah mau menunggu ku dan kamu tidak marah pada ku " Ucap Jery lagi


" Kenapa aku harus marah. Sudah lah, sekarang kau mau kemana? " Tanya Ega


" Ah aku tak tahu mau kemana. Apa kamu punya tempat yang recommended? " Jery malah balik bertanya karena ia tak tahu mau kemana. Jery tak penting dengan tempat nya yang ia pikir kan hanya ingin bersama dengan Ega saja di mana pun itu tempat nya.


Ega membawa Jery pergi ke Merlion Park. Dimana biasanya para turis jika berkunjung ke sini pasti selalu datang ke tempat ini. Dan tak lupa pasti selalu berfoto di dekat patung yang merupakan maskot Singapura. Sebuah patung dengan berkepala singa dan berbadan ikan.


Banyak sekali pengunjung yang datang dan mengambil foto di sana. Jery juga mengajak Ega untuk berfoto bersama di depan patung itu. Jery meminta bantuan pada turis lain untuk mengambil foto mereka berdua.


" Bagaimana dengan kuliah mu? " Tanya Jery di sela obrolan mereka


" Minggu depan jadwal ku sidang dan setelah itu aku free " Jawab Ega


" Semoga berhasil, apa setelah sidang kau akan segera pulang? " Tanya nya lagi


" Belum tahu " Ega mengedikkan kedua bahunya


Saat ini Ega belum tahu akan tetap tinggal di sini atau langsung pulang ke tanah air. Kemarin ia berencana akan tinggal di sini sampai acara wisuda selesai dan mengambil ijazah nya. Namun setelah hubungan nya dengan Erik bermasalah, Ega menjadi malas untuk berlama-lama di sini.


Ega dan Jery berjalan bersama, mereka menghabiskan waktu sampai malam. Dan Jery juga masih akan meminta Ega untuk menemaninya besok dan seterusnya selama ia ada di sana. Jery tak mau menyia nyiakan kesempatan yang ada, ia akan memanfaatkan waktu itu dengan sebaik mungkin.

__ADS_1


****


lanjut besok ya


__ADS_2