Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
Alysa di apartemen Sisil


__ADS_3

Happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Mama Arin dan Niken pulang ke rumah hanya berdua saja tanpa Alysa. Mereka tiba di rumah pukul tujuh malam di saat Bima dan Jery sedang makan malam. Mama Arin langsung menuju kamarnya ia ingin membersihkan dan mengistirahatkan tubuhnya.


Setelah meletakkan barang belanjaan mereka tadi di kamar Niken masuk ke dapur dimana Jery dan Bima sedang makan di meja makan. Ia hendak mengambil air putih di lemari es.


" Dari mana kak? " Tanya Jery melihat Niken masuk


" Dari mall " Ucap Niken ikut duduk di kursi makan


" Mama sama Aly mana kak? " Tanya Bima, ia tak mendengar suara gaduh dari si Alysa


" Mama udah masuk kamar mau istirahat capek, kalau si Aly lagi di rumah Sisil " Ucap Niken meletakkan gelas kosong nya di atas meja


" Uhuk " Bima tersedak makanan nya


" Apa? Di rumah Sisil? " Tanyanya terkejut


" Iya " Jawab Niken mengangguk


" Kok bisa? " Tanya Jery


" Ya bisa lah, tadi kami bertemu di mall. Sisil lagi bersama tante Laras dan Dirga di sana. Pas mau pulang Aly merengek mau ikut Sisil pulang " Terang Niken

__ADS_1


" Kakak ipar bertemu tante Laras sama kak Dirga, bang? " Tanya Jery pada Bima


Bima tak menjawab pertanyaan Jery, ia beranjak dari duduknya hendak meninggalkan Jery dan Niken.


" Mau kemana ? " Tanya Niken pada Bima


" Mau jemput Aly di tempat Sisil, gue gk mau tuh bocah bikin masalah di sana " Ucap Bima meninggal meja makan


" Tapi lo belum selesai ma...kan " Ucap Niken tertahan karena Bima sudah menjauh


" Aish... Dasar tuh anak takut bener pacar nya di apa apain sama Aly " Ketus Niken


" Lo juga sih kak, biarin si biang rusuh ikut kakak ipar. Kan lo ibu nya, tau sendiri kelakuan anak lo. Gimana kalau mereka putus gara gara si Aly? " Ucap Jery khawatir dengan nasib Bima jika mereka putus


" Auu ahh " Ucap Niken dan pergi meninggalkan Jery yang masih makan sendiri


" Gk, gue udah kenyang " Teriak Niken yang sudah menjauh dari Jery


*


*


Di apartemen Sisil


Kedua gadis yang berada usia itu sedang duduk santai di sofa depan televisi sambil menikmati acara komedi yang ada di layar televisi berukuran tujuh puluh inch milik Sisil.

__ADS_1


Lantai keramik yang berwarna putih bersih itu sekarang nampak kotor. Walaupun televisi besar itu sedang menayangkan acara komedi tapi ruang itu sepi hanya ada suara yang keluar dari televisi itu sendiri. Sesekali terdengar suara tawa mereka berdua.


Bima yang ingin menjemput Alysa untuk pulang kini sudah ada di apartemen Sisil. Bima memanggil nama Sisil dan Alysa namun tak ada yang menjawab. sepertinya ke dua gadis itu tidak menyadari kedatangan Bima.


Bima melangkahkan kakinya ke ruang televisi, ia mendengar suara dari acara komedi. Bima yang menyaksikan acara komedi itu hampir tertawa karena lucu, namun Bima yang berada di belakan Sisil dan Alysa duduk melihat ke dua gadis itu hanya diam mematung dengan pandangan tertuju pada layar televisi.


Karena merasa penasaran dengan ke dua gadis itu yang tak sedikit pun mengeluarkan suara tawa padahal komedi itu sangat lucu, Bima pun mendekat dan memegang pundak ke dua gadis itu dengan maksud hendak memanggil mereka.


Merasa ada sebuah tangan di pundak, membuat Sisil dan Alysa serentak menoleh ke belakang. Dan.....


" Aaaaaaaaa " Bima berteriak karena terkejut melihat wajah ke dua gadis itu memutih dengan kedua pipi melembung sangat menyeramkan


Karena terkejut melihat penampakan di depan nya membuat Bima terjatuh dan mendaratkan bokongnya di lantai. Melihat Bima yang terjatuh Sisil dan Alysa saling pandang dan kemudian tertawa terbahak bahak membuat apa yang ada di dalam mulut mereka menyembur keluar.


*****


sepertinya melihat Bima jatuh lebih lucu ya Sil, Al dari acara komedi....


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™

__ADS_1


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™


Bantu vote juga ya πŸ˜‰πŸ™


__ADS_2