
Happy Reading π
π¦©π¦©π¦©π¦©π¦©π¦©
Nasib Jery tak jau berbeda dengan Dirga. Di sini Jery bisa melihat Ega yang tertawa bahagia berada dekat kekasih nya. Ternyata Ega sudah memiliki kekasih di luar negeri tempat ia menimba ilmu.
Hari ini kekasih nya datang untuk menghadiri acara pernikahan mbak Sisil nya. Ega sangat senang akan kedatangan pujaan hatinya. Ega mengenalkan kekasih nya pada semua keluarga.
Ega juga mengenalkan pada Jery. Ia tahu jika Jery menyimpan rasa padanya. Ia tak enak hati, tak mau Jery semakin dalam menaruh hati pada nya yang tak bisa ia balas. Maka dari itu Ega sengaja mengenalkan pada Jery agar Jery berhenti menaruh hati pada nya dan tak terluka terlalu dalam.
Ega sangat menyayangkan jika pria tampan seperti Jery sampai terluka dan patah hati. Lebih baik ia memberi rasa pahit itu sekarang dari pada nanti.
Jery terus memperhatikan Ega dan kekasih nya. Tak ada ekspresi yang sedih atau senang di wajah Jery. Wajah nya nampak biasa saja seolah ia tak terganggu. Dan pada akhirnya Jery memilih untuk berbaur dengan yang lainnya.
Di sini para tamu banyak dari kalangan pembisnis jadi lebih baik Jery menyapa mereka. Hal itu akan lebih baik terutama baik untuk masa depan perusahaan mereka. Sedangkan masalah hati, masih ada hari esok untuk mengejar nya. Seperti itu lah pikiran Jery saat ini.
Para tamu yang hadir juga banyak yang membawa keluarga mereka untuk datang. Yang memiliki anak gadis sengaja membawa nya, karena mereka tahu di sini pasti banyak pembisnis sukses. Mereka berpikir siapa tahu anak mereka bisa berkenalan dengan anak pembisnis sukses di sana, hal itu merupakan hal baik yang pastinya akan memperluas jaringan bisnis mereka.
Sebagai pria lajang dan yang pasti nya tampan dan kaya, Dirga dan Jery tak luput dari tatapan memuja para gadis. Namun pesona pria remaja yang bernama Rio pun mampu menyihir perhatian para gadis remaja yang hadir.
Alysa si gadis kecil yang sudah menautkan hati nya pada Rio, selalu mengawasi Rio. Gadis kecil itu merubah pilihan nya dari Dirga ke Rio karena jarak mereka sangat jauh, ia tak mau memiliki suami kakek kakek.
Alysa tak sengaja mendengar para gadis remaja yang duduk tak jauh dari mereka sedang membicarakan Rio. Terdengar para gadis itu memuji ketampanan Rio dan ingin mengajar Rio berkenalan. Dan salah satunya lagi ingin menjadi kekasih Rio.
Alysa gadis kecil yang belum bisa mengatur emosi itu menghampiri para gadis remaja tadi.
" Hei... Kakak kakak ganjen. Kakak tampan itu punya Aly. Jadi jangan ganggu kakak tampan Aly " Ucap Alysa marah
__ADS_1
" Heh... Anak kecil. Tau apa sih kamu soal cinta " Ucap remeh salah satu gadis
" Iya kamu itu masih kecil. Udah sana " Usir salah satunya lagi
" Aly bilangin sekali lagi ya, jangan ganggu kakak tampan. Jangan suka sama kakak tampan Aly, cari kakak tampan yang lain aja " Ucap Alysa lagi
" Anak siapa sih mengganggu saja. Anak kecil pantas nya main sama boneka. Ini urusan kami yang sudah besar. Terserah kami lah mau naksir ama siapa. Lagian dia lebih pantas dengan kami yang mungkin seumuran. Kamu itu masih terlalu kecil " Ucap gadis tadi sewot
Dengan wajah kesal Alysa pun meninggalkan kumpulan gadis remaja itu. Apa yang di katakan gadis tadi ada benarnya mereka seumuran mungkin akan lebih cocok. Sedangkan ia baru berusia tujuh tahun, Rio sendiri baru memasuki usia delapan belas tahun. Cukup jauh jarak mereka, namun Alysa tak perduli.
Mungkin dengan Dirga ia bisa dengan mudah mundur karena memang sangat jauh perbedaannya. Tapi dengan Rio tak masalah, masih bisa di maklumi pikir gadis kecil itu.
Kini Alysa sudah duduk di dekat Rio. Gadis kecil itu selalu mengikuti kemanapun Rio pergi. Ia tak mau Rio di dekati para gadis. Jika ada gadis yang ingin mendekati Rio, Alysa mulai beraksi. Ada ada saja tingkah gadis kecil itu untuk mencuri perhatian Rio agar tak meladeni para gadis.
Rio sendiri memperlakukan Alysa dengan baik. Gadis kecil itu sudah seperti adik untuk nya.
Para tamu satu persatu sudah meninggalkan gedung hotel. Dan kini hanya tersisa bagian EO, mereka masih memiliki tanggung jawab untuk membereskan ruangan gedung.
Sanak saudara yang jauh sudah pulang ke rumah masing-masing. Hanya tinggal keluarga inti saja, mereka akan beristirahat di kamar hotel yang kemarin mereka tempati.
Sisil dan Bima juga sudah berada di dalam kamar pengantin mereka. Tak ada kegiatan apapun saat ini, karena kelelahan Sisil dan Bima langsung tertidur pulas tanpa menganti baju. Baju pengantin masih melekat sempurna di tubuh mereka masing-masing. Bahkan Sisil tak membersihkan wajahnya dari make up.
Hari semakin gelap, matahari sudah berganti bulan. Sisil terbangun lebih dulu, ia merentangkan ke dua tanganya untuk meregangkan otot-otot nya yang terasa penat.
Kemudian Sisil melihat jam yang menempel di dinding kamar itu. Sisil membulatkan matanya melihat jarum jam yang menuju ke angka tujuh. Sangking lelahnya ia tertidur cukup lama.
Dengan segera Sisil membersihkan wajahnya dari makeup, setelah selesai ia segera mengambil pakaian ganti dan langsung masuk kamar mandi untuk membersihkan diri.
__ADS_1
Karena waktu makan malam hampir lewat, Sisil mandi dengan kilat. Selesai mandi baru ia membangun kan Bima. Sisil lupa seharusnya ia membangun kan Bima saat ia membersihkan make up nya jadi mereka tak membuang waktu.
" Sayang... Sayang ayo bangun " Sisil menepuk wajah Bima pelan
" Hemmm " Bima mengeliat dan membuka matanya perlahan
" Ayo cepat bangun dan mandi. Kita sudah telat untuk makan malam " Ucap Sisil
" Jam berapa sekarang? " Tanya Bima dengan suara serak khas orang bangun tidur
" Sudah jam tujuh tiga puluh " Ucap Sisil sambil melihat jam dinding
Tanpa menunggu lama lagi Bima langsung beranjak dari tempat tidur dan langsung ke kamar mandi. Bima juga mandi dengan kilat karena jam makan malam sudah lewat dan perutnya sudah sangat lapar. Tadi siang ia sudah melewatkan makan siang nya, ia hanya makan cemilan ringan tadi siang.
Benar saja ketika mereka sampai di restoran bawah yang di sediakan pihak hotel. Keluarga besar mereka sudah selesai makan malam dan sekarang hanya tinggal mereka berdua saja yang makan.
πΈ
πΈπΈ
πΈπΈπΈ
Terima kasih sudah mampir di novel author ya π
Terima kasih juga buat like nya ππ
Bantu vote juga ya ππ
__ADS_1