Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
Sisil sakit


__ADS_3

Happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Bima yang panik karena suhu tubuh Sisil kembali panas segera membawa Sisil ke rumah sakit. Ia takut terjadi sesuatu pada Sisil karena tadi siang panasnya sudah turun dan Sisil nampak baik baik saja. Tapi kenapa sekarang panas lagi?.


Tiba di rumah sakit Bima menggendong Sisil ala bridal ststyle karena Sisil sedang tak sadarkan diri, ia langsung membawa Sisil ke ruangan dokter Noval. Bima sudah menghubungi doker Noval sebelum nya, jadi doker Noval sudah mengungu mereka.


Tiba di ruangan, dokter Noval menatap Bima horor. Bima yang menyadari dokter Noval menatap nya horor malah balik memelototi dokter Noval.


" Kenapa lo masih diam, ayo cepat periksa dia " Bima mendorong tubuh dokter Noval mendekati Sisil yang sudah berbaring di ranjang pasien


Dokter Noval mendengus kesal


" Kenapa lo bawa ke tempat gue? Seharusnya lo bawa ke dokter umum "


" Sudah sama sama dokter juga " Ucap Bima malas karena dokter Noval belum bertindak


" Aish kau ini " Akhirnya dokter Noval memeriksa kondisi Sisil


Tak butuh waktu lama dokter Noval sudah selesai memeriksa Sisil

__ADS_1


" Bagaimana? Dia sakit apa? " Tanya Bima khawatir


" Dia tidak apa apa, cuma kelelahan saja " Ucap dokter Noval sembari menuju kursi kerja dan meletakkan stetoskop nya


" Jadi dia tidak perlu menginap di rumah sakit kan ? Tidak ada penyakit yang parah kan? " Tanya nya lagi


" Tidak cukup istirahat di rumah saja, lian kali bawa ke dokter umum biar lebih jelas, jangan bawa ke dokter kandungan " Sarkas dokter Noval, ia masih kesal dengan Bima, seharusnya ia sudah pulang karena jadwal praktek nya sudah selesai. Ia sangat lelah bekerja dari pagi, pasien nya hari ini sangat banyak.


" Ck... Gue panik, yang ada dalam ingatan gue cuma nama lo, jadi gue menghubungi lo " Ucap Bima cuek tak menghiraukan dokter Noval yang menahan kesal


Dokter Noval menulis sesuatu di kertas dan menyerahkan nya pada Bima


" Thanks,,tak sia sia gue punya sahabat seorang dokter " Ucap Bima dan mengambil resep tersebut


Tak berselang lama Sisil bangun, ia membuka mata perlahan. Mata Sisil menyapu isi ruangan, di lihat dari isi ruangan Sisil tahu sekarang ia ada di rumah sakit. Kemudian tirai pembatas di buka oleh seseorang.


Bima yang melihat Sisil sudah sadar langsung mendekat. Sisil ingin beranjak dari tempat tidur tapi di tahan oleh Bima.


" Kamu sudah sadar? " Ucap Bima saat melihat Sisil bangun, dan di jawab Sisil dengan anggukkan kecil ia merasa sedikit pusing


" Apa yang kamu rasakan? Apa ada yang sakit? " Ucap Bima penuh kekhawatiran

__ADS_1


" Hanya sedikit pusing " Sisil memijit pelipis nya yang pusing


" Kalau masih sakit kamu istirahat saja di sini "


" Tidak perlu, saya hanya kelelahan dan sedikit pusing. Istirahat di rumah saja, besok juga sudah sembuh " Tolak Sisil halus


" Baiklah kalau begitu,, apa kamu kuat berjalan? " Bima memperhatikan keadaan Sisil yang lemah, Sisil mengangguk


Setelah berterima kasih dan berpamitan pada dokter Noval, Bima membantu memapah Sisil yang masih sedikit lemah keluar dari ruangan dokter Noval. Sebelum pulang Bima menebus obat yang sudah di resepkan tadi.


Dua puluh menit waktu yang mereka tempuh, sekarang mobil Bima sudah berhenti di parkir apartemen. Bima yang khawatir dengan kondisi Sisil memutuskan akan merawat Sisil sampai sembuh.


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


__ADS_2