
Happy Reading 😘
🦩🦩🦩🦩🦩🦩
Satu bulan setelah pernikahan Erik dan Vio. Tak sengaja Erik mendengar percakapan Vio dan nenek nya. Vio yang mengadu jika sampai sekarang Erik tak pernah menganggap nya ada padahal sudah sebulan mereka menikah.
Bahkan mereka tidur di kamar terpisah. Walaupun mereka sudah menikah, tapi hubungan mereka tetap tak ada perubahan. Erik selalu menghindari nya, tak mau berbicara bahkan melihat pun Erik tak sudi.
Hingga akhirnya sampai lah pada penuturan yang mengejutkan Erik. Vio yang mengungkit kembali akan kejadian tempo dulu yang mengakibatkan mereka harus menikah. Tanpa paksaan dari siapa pun Vio berucap akan penjebakan peristiwa itu.
Yang ternyata semua itu sudah atas skenario nenek dan Vio sendiri. Bahkan ibu Vio juga turut andil di dalam nya. Erik yang tak menyangka, sang nenek tega menjebak nya. Ia sungguh tak habis pikir dengan tindakan nenek nya yang hanya memikirkan keinginan nya sendiri tanpa memikirkan perasaan orang lain. Melakukan segala hal dan menghalalkan segala cara.
Erik yang tadi nya pulang bekerja ingin mengistirahatkan tubuh nya ke dalam kamar segera melangkah kan kaki nya ke hadapan dua wanita itu. Tentunya kedatangan Erik yang tidak mereka sadari membuat mereka terkejut bukan main.
Dan terjadi lah keributan di sana. Dengan Vio dan nenek tua itu selalu mengelak setiap tudingan Erik. Padahal sudah jelas jelas Erik mendengar sendiri dari mulut Vio, jika mereka sudah menjebak Erik.
Beruntung tadi Erik sempat merekam pembicaraan mereka. Erik melakukan itu untuk di jadikan bukti. Dan saat itu juga Erik meninggalkan kediaman keluarga mereka. Sudah tidak ada lagi yang harus ia lakukan di sini. Erik memutuskan untuk tidak menganggap nenek tua itu nenek nya lagi.
__ADS_1
Erik pergi ke rumah orang tuanya. Dan menceritakan semua nya tanpa ada yang di tambah atau di kurang. Ayah Erik sangat marah akan perbuatan nenek nya. Nenek Erik sudah keterlaluan, hanya demi ego nya sendiri ia tega menjebak cucu nya sendiri.
Ayah dan ibu Erik sendiri sudah tinggal terpisah dengan sang nenek sejak pernikahan Erik. Ayah Erik sangat menyesal kenapa baru sekarang memutuskan untuk pisah, kenapa tidak dari dulu saja. Semenjak tinggal terpisah hubungan ayah dan ibu Erik semakin bahagia dan tenteram. Wajah ibu Erik terlihat lebih berseri tak ada lagi wajah sendu.
Keesokan harinya ayah Erik mendatangi nenek Erik. Sama seperti Erik, ayah Erik juga meluapkan kemarahannya. Ibu dan anak kini bertengkar hebat dengan wanita renta itu masih kekeh dengan pendiriannya. Bahkan ia sampai mengancam tidak akan memberikan kekayaannya pada mereka.
Tapi ayah Erik tak peduli. Ia sudah bahagia hidup sederhana dengan istri dan anak tercinta. Mereka juga masih punya penghasilan dari usaha yang di jalani oleh ibu Erik. Usaha yang di rintis ibu Erik dari nol dari ia masih gadis. Setelah menikah ia menyuruh orang kepercayaan nya untuk mengurus semua nya, ia hanya memantau dari jauh. Dan sekarang ayah Erik yang melanjutkan tugas untuk mengurus usaha itu.
Erik pergi ke Indonesia untuk bertemu dengan Ega. Ia ingin melanjutkan hubungan mereka yang sudah putus karena ulah sang nenek. Namun Erik hanya bisa melihat Ega dari kejauhan. Nampak Ega selalu tertawa bahagia saat bersama Jery. Seperti nya Ega sudah melupakan nya, pikir Erik. Jika benar, Erik tak akan merusak dan menganggu hubungan Ega dengan kekasih baru nya.
Erik selalu mengumpat sang nenek. Gara-gara sang nenek hubungan nya dengan Ega harus putus. Ingin sekali Erik meracuni sang nenek agar cepat mati. Tapi ia sadar bagaimana pun nenek tua itu adalah nenek nya. Dan lagi ia tak mau sampai masuk penjara yang malah akan membuat nya tak bisa melihat Ega lagi walaupun tak melihat dari dekat.
Erik kembali ke negeri nya. Ia menceritakan semua nya pada sang ibu. Semenjak kepulangan nya dari Indonesia, Erik selalu murung. Padahal ia sudah mencoba untuk merelakan dan mengikhlaskan Ega, namun tetap saja tak bisa.
Setelah Erik mengetahui kasus penjebakan itu, Erik langsung layangkan gugatan cerai pada Vio. Erik yang selalu melamun di dalam kamar dan tatapan mata nya semakin hari semakin kosong membuat ia lama kelamaan menjadi depresi. Ia tak pernah lagi keluar kamar, tak mau bicara dan tak pernah lagi mengurus diri.
Ayah dan ibu Erik sudah mendatangkan dokter untuk mengobati Erik. Dokter sudah menyarankan untuk membawa Erik ke rumah sakit, namun ibu Erik tak setuju. Ia tak tega meninggalkan anak nya sendiri an di rumah sakit. Ia kan merawat Erik sendiri di rumah.
__ADS_1
Hati orang tua mana yang tak sedih melihat anak nya seperti itu. Tak memiliki semangat hidup. Ayah Erik kembali menyalahkan sang nenek akan sakit nya Erik. Ia kembali mendatangi kediaman mewah yang seperti neraka itu. Mereka kembali bertengkar dan berdebat.
Nenek Erik yang mendengar Erik depresi terkejut tak percaya. Setelah pertengkaran dan kepergian ayah Erik dari rumah itu tak lantas membuat nenek Erik percaya jika ia tak melihat sendiri kondisi Erik dengan mata kepala nya sendiri. Ia memutuskan untuk menyuruh orang kepercayaan nya untuk menyelidiki apa benar yang di katakan oleh anak nya itu.
Dua kali dia puluh empat jam informasi pun ia dapat. Ternyata benar cucu kesayangan nya itu mengalami depresi, bahkan ia sudah seperti mayat hidup. Tiba tiba wanita tua itu ambruk, beruntung masih ada orang kepercayaan nya di ruangan itu. Jadi segera ia di bawa ke rumah sakit.
Selama dua hari nenek Erik berada di rumah sakit, selama itu juga tak ada yang menjenguk nya. Wanita tua itu mengalami struk, tubuh tua nya tak bisa lagi bergerak lincah seperti sebelumnya. Padahal selama ini ia masih terlihat gagah walaupun usia nya sudah berumur. Tapi sekarang ia terbaring tak berdaya di atas tempat tidur, seperti nya ia harus mengunakan kursi roda untuk kemana-mana. Bibirnya miring dan ia sekarang kesulitan untuk berbicara.
*
*
Huft
Jery menghela napas panjang ketika ia teringat akan cerita ke-dua orang tua Erik semalam. Jery merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur dan pandang nya lurus menatap langit langit kamar. Setelah lelah dengan pikiran nya akhirnya Jery pun sampai di alam mimpi nya.
Bersambung guys...
__ADS_1