Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
lamaran dadakan


__ADS_3

Happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Siang berganti malam, Bima baru mengantar Sisil pulang ke kediaman Gunawan. Kini mereka sudah berkumpul di ruang keluarga dengan farmasi lengkap.


Bukan hanya keluarga Sisil saja yang ada di ruang keluarga besar itu tetapi mama Arin dan Jery juga turut hadir di sana. Karena tadi Bima meminta mama Arin untuk menemani nya ke Mansion keluarga Gunawan untuk melamar Sisil.


Alhasil di sinilah mereka sekarang. Mama Arin duduk di antara Bima dan Jery yang berhadapan langsung dengan Laras dan Gunawan yang duduk berdampingan. Dan ada opa Alex yang duduk di samping oma Diana tak jauh dari Laras dan Gunawan. Sedangkan Sisil duduk di antara mama Rita dan Dirga sambil memangku Alif, mereka duduk didekat oma Diana dan opa Alex.


" Sepertinya ada sesuatu yang ingin di sampaikan pada kami nak Bima? " Tanya Gunawan to the poin karena ia sudah mencium bau bau dari kedatangan Bima yang membawa mama Rita dan Jery ikut serta ke mansion mereka.


" Ya,,, om benar. Sebenarnya saya sengaja meminta mama saya untuk mendampingi saya kemari. Adapun tujuan sebenarnya, saya secara pribadi mau melamar putri om dan tante untuk saya jadikan sebagai istri saya " Ucap Bima tegas tanpa basa basi


Semua terkejut akan perkataan Bima yang ingin melamar Sisil. Termasuk Sisil yang dilamar, ia tak menyangka akan di lamar secara mendadak seperti ini tanpa ada persiapan dan Bima juga tidak mengatakan apapun padanya mengenai lamaran.


Gunawan papa nya Sisil dan Bima mengira kedatangan Bima yang mengikut sertakan mama Rita dan Jery hanya ingin meminta restu untuk bertunangan. Tapi ternyata dugaan nya salah, ia juga terkejut ternyata Bima langsung ingin menjadikan Sisil putri nya sebagai istri.


Melihat semua orang diam, mama Arin mengeluarkan suara nya.


" Bagaimana tuan Gunawan, apa lamaran anak saya Bima di Terima? " Tanya nya pada Gunawan yang masih terdiam


" Saya serahkan semua keputusan pada putri kami saja, kalau dia mau dan bahagia bersama nak Bima kami pasti akan merestui nya. Karena yang akan menjalani nya itu adalah mereka buka kami. Dan kami sebagai orang tua hanya bisa merestui. Mendukung apa yang sudah mereka pilih dan mendoakan semoga mereka bahagia " Ucap Gunawan


" Dan sekarang apa nak Sisil mau menerima putra mama, Bima sebagai suami mu? " Sekarang giliran Sisil yang di tanya oleh mama Arin

__ADS_1


Sisil melihat mama Rita yang ada di samping nya. Bukannya ia ragu atau tak mau menerima Bima tapi ia masih tak menyangka akan mendapat kejutan dari Bima. Bima melamar nya secara mendadak.


" Ikuti kata hati mu saja, jika kau bahagia dan sudah yakin akan pilihan mu maka terimalah " Ucap mama Rita mengelus punggung tangan Sisil dengan lembut


Sisil mengangguk, sebelum ia menjawab. Ia melihat semua orang yang ada di sana satu persatu. Setelah itu baru lah ia menjawab dengan yakin.


" Ya... Saya mau menjadi menantu keluarga Nugraha sebagai istri Bima Nugraha " Jawab Sisil mantap dan di sambut lega oleh semua terutama Bima yang sedari tadi jantung nya berdebar menunggu jawaban dari Sisil.


Walaupun Bima sangat percara diri saat menyampaikan niatnya untuk melamar Sisil. Akan tetapi ada rasa gugup menghampiri diri nya, ia takut Sisil akan menolak karena ia belum memberi tahu pada Sisil jika ia ingin menjadikan Sisil sebagai istrinya. Dan lagi hubungan mereka masih di bilang baru. Baru mau jalan dua bulan dan ia sudah berani melamar.


Setelah lamaran Bima di terima, mereka membicarakan tanggal dan hari pernikahan, gedung, catering dan sebagainya sudah mereka bahas juga. Dan dari hasil rundingan yang alot dan membangongkan telah di putuskan mereka akan menikah satu bulan dari sekarang. Yang awalnya Bima meminta satu minggu dari sekarang.


" Apa ini tidak terlalu terburu-buru? " Tanya Laras


Ia merasa terlalu cepat kebersamaan nya bersama Sisil. Mereka baru berkumpul kembali, dan sekarang mereka akan berpisah karena setelah menikah Sisil pasti akan mengikuti suaminya. Laras merasa sedih walaupun sebenarnya mereka masih bisa bertemu, bisa saling berkunjung. Tapi tetap saja ia sedih karena waktu bersama dengan putri nya sudah terlalu banyak terbuang dan ia tak mau waktu kebersamaan mereka kembali hilang. Bukan karena ia tidak setuju dengan pernikahan ini.


Sebenarnya oma Diana tahu apa yang di rasakan oleh putrinya Laras jadi ia ikut bicara sebagai alibi saja syukur syukur Bima setuju karena ia juga sebenarnya masih ingin bersama cucu kesayangan nya.


" Tidak oma. Walaupun hubungan kami baru beberapa bulan ini tapi sebenarnya aku sudah lama menyukai Sisil " Ucap Bima memberi tahu sebenarnya


" Hais... Bilang saja kalau lo takut adik gue di ambil orang " Cibir Dirga, ia curiga kalau Bima melamar Sisil secara mendadak ini karena terprovokasi oleh kejadian tadi siang di kantin kantor nya


" Itu juga bisa di jadikan salah satu pertimbangan gue " Ucap Bima jujur


" Dan untuk kamu " Tunjuk Dirga pada Sisil yang ada di samping nya

__ADS_1


" Setelah ini harus bisa jaga sikap, jangan pernah mengulangi perbuatan seperti tadi siang. Ingat kamu sekarang sudah dilamar dan sebentar lagi akan menikah " Nasehat Dirga pada sang adik kecilnya yang sebentar lagi akan melangkahinya untuk menikah


" Emang tadi siang apa di lakukan oleh kakak ipar? " Tanya Jery kepo, karena ia tahu kakak ipar nya itu sangat jahil


" Tebar pesona pada para karyawan Dirga " Bukan Dirga yang menjawab tapi melainkan Bima lah yang menjawab dengan nada ketus


" Pantas saja tadi siang mereka cepat pulang, dan wajah Bima sedikit masam. Ternyata ini penyebab nya " Ucap mama Arin dalam hatinya bukannya marah pada Sisil, ia malah tertawa di dalam hati ternyata anaknya bisa juga cemburu.


" Aku kan cuma iseng aja, cari hiburan " Ucap Sisil membela diri membuat Bima melengos kesamping mencibir ucapan Sisil


Mama Rita menggelengkan kepala mendengar ucapan Sisil. Ia tahu Sisil hanya iseng dan tidak mungkin serius dengan perbuatan nya, Sisil memang sering jahil. Karena kalau Sisil mau sudah ia lakukan sejak dulu. Dari dulu banyak pria yang mengejar cinta Sisil namun tak satupun dari mereka yang berhasil mendapatkan nya.


Sedangkan semua yang ada di sana tertawa meliat Bima cemburu.


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™


Bantu vote juga ya πŸ˜‰πŸ™

__ADS_1


Terima kasih untuk komentar positif nya, dengan adanya dukungan komentar yang positif membuat author semangat berimajinasi 😁😁


__ADS_2