
Happy Reading π
ππππππ
Lain mama Rita lain pula Alif. Balita lucu itu kini sedang asik berendam di dalam bath tub. Tiga hari berturut turut tidak pagi tidak sore bocah itu selalu betah berada di dalam bath tub.
Katanya ia ingin berenang di kolam kecil ya Alif mengatakan bahwa bath tub itu adalah kolam kecil. Ia sangat senang memiliki kolam berenang di dalam rumah.
Seperti sore hari ini ketika Sisil pulang dari kantor. Bocah lucu nan mengemaskan itu masih bermain di dalam bath tub.
" Ma... Alif mana ? " Tanya Sisil ketika masuk ke dalam rumah namun tak melihat keberadaan Alif
" Ada di kamar mandi tuh, sekarang anak itu sudah punya hobi baru " Sahut mama Rita yang sedang memasak di dapur
" Ooo ya sudah biarkan saja, yang penting dia senang " Ucap Sisil duduk di kursi meja makan
" Mama masak apa, wangi bener? " Tanya Sisil ia mencium aroma masakan mama Rita
" Masak ayam bakar taliwang " Jawab mama Rita masih fokus pada masakannya
__ADS_1
" Enak tuh, ya udah Sisil ke kamar dulu ya ma. Mau liat si Alif " Ucap Sisil beranjak dari duduknya
" Ya, suruh si Alif sudahan mandinya. Tuh anak sudah hampir satu jam di sana. Tadi mama suruh berhenti malah nangis gk mau berhenti, masih mau berenang katanya " Sewot mama Rita
" Ok ma " Jawab Sisil sambil terkekeh
" Dasar si Alif kalau sudah liat air susah di tegur. Kalau begini kan pemborosan air namanya. Gk tau apa jauh di sana orang orang kekurangan air " Gerutu mama Rita yang merasa sayang ketika membuang begitu banyak air bekas Alif mandi
Sisil sudah tak mendengar ocehan mama Rita yang tak berkesudahan karena ia sudah menaiki anak tangga menuju lantai dua apartemen itu. Ia ingin melihat tingkah mengemaskan si Alif.
*
*
" Gk ada, semua sekolah di sini udah penuh " Ucap Jery cepat
" Apaan sih uncle,, Aly kan bicara sama mami bukan sama uncle " Cemberut Alysa
" Gk bisa sayang.... Kamu kan yang mau sekolah di sana kemarin semua nya sudah di urus sama papi. Lagian kalau kamu di sini nanti mami sama papi kesepian " Jawab Niken yang tak mau berjauhan dengan anak nya
__ADS_1
" Bilang aja kalau Aly disini mami jadi gk ada temen berantemnya " Seru Alysa yang memang sering menjadi teman berdebat nya Niken
" Sudah jangan sedih, nantikan kamu bisa datang ke sini kalau liburan sekolah " Ucap mama Arin mengelus rambut Alysa
Jery merasa lega mendengar Alysa akan tetap bersekolah di tempat mereka tinggal sekarang. Bukan karena Jery tak menyukai Alysa, hanya saja Jery malas jika harus bertemu Alysa setiap hari. Pasti akan membuat nya pusing menghadapi tingkah Alysa yang sangat jahil pada uncle uncle nya.
Alysa anak yang pintar dan baik. Sifat babar dan centilnya menurun dari sang mami. Dan sifat jahilnya menurun dari sang papi. Alysa manja karena ia anak satu satunya dan cucu pertama dari keluarga sang papi dan oma Arin, jadi semua keinginan selalu di turuti.
Sudah satu minggu Alysa dan Niken berlibur dan besok mereka harus kembali kerumah mereka di negara tetangga karena sang papi menunggu di sana dan jadwal masuk sekolah juga akan segera di mulai.
πΈ
πΈπΈ
πΈπΈπΈ
Terima kasih sudah mampir di novel author ya π
Terima kasih juga buat like nya ππ
__ADS_1
Bantu vote juga ya ππ