Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
keberhasilan Erik


__ADS_3

Happy Reading 😘


🦩🦩🦩🦩🦩🦩


Setelah kepulangan Ega dan Jery beberapa bulan yang lalu, kini kesehatan Erik sudah jauh lebih baik. Mereka masih terus saling berkomunikasi melalui pesan. Tentu Jery juga tahu itu karena Erik tak hanya bertukar kabar pada Ega, ia juga bertukar kabar dengan Jery. Mereka saling memberi suport, Erik dan Jery kini menjadi teman baik.


Erik mulai bangkit kembali, ia kembali menjalani hidup nya. Sekarang Erik mengambil alih usaha ibu nya yang di kelola oleh sang ayah. Ia tinggal di rumah ayah dan ibu nya saat lalu meninggalkan kediaman keluarga neneknya.


Erik akan memajukan usaha itu agar semakin berkembang. Jadi ia memutuskan untuk tinggal sendiri agar fokus dalam mengembangkan usaha ibu nya itu.


Sedangkan ayah dan ibu Erik tetap tinggal di sana karena nenek Erik masih sakit dan tidak ada anak lain yang akan menjaga selain ayah Erik. Walau bagai mana pun kelakuan dan perbuatan nenek Erik tetap saja ayah Erik merasa bertanggung jawab atas nenek nya. Bagai mana pun nenek Erik adalah ibu yang sudah melahirkan ayah Erik ke dunia. Membesarkan dan merawat dengan kasih sayang hingga sampai seperti sekarang ini. Walaupun caranya yang salah dengan memaksa kan kehendaknya saja.


Sedangkan ibu Erik, ia hanya ingin berbakti saja pada mertua nya itu. Bukankah setelah kita menikah orang tua suami kita otomatis akan menjadi orang tua kita juga, begitu juga sebaliknya. Apa lagi orang tuan dari ibu Erik sudah tidak ada lagi. Maka dari itu ibu Erik ingin merawat nenek Erik sebagai tanda baktinya pada orang tua.


Erik benar-benar bekerja keras. Ia mengembangkan usaha itu yang awalnya cuba perdagangan sembako makan pokok kini merambat ke segala jenis makanan lain nya. Sedikit sedikit ia meluaskan sayapnya dengan di bantu oleh orang kepercayaan ibu nya.


Dulu ibu nya hanya memiliki dua gudang kini Erik menambah satu lagi, ya walau baru satu tapi Erik optimis ia akan memperluas gudang itu. Erik juga sudah memiliki banyak karyawan. Tak jarang ia juga turun tangan langsung di gudang untuk mengecek kondisi dan stok barang.


Ini merupakan suatu pencapaian yang sangat laur biasa. Bagaimana tidak baru dua bulan kebelakang ini ia terjun dalam usaha ini tapi ia sudah bisa membangun gudang yang sangat besar. Dua bulan yang lalu ketika ia merasa sudah benar-benar pulih ia memilih untuk bekerja dan ini lah hasil nya.


Erik memang pandai dalam berbisnis, jadi pantas saja jika ia bisa berhasil dengan cepat. Walaupun ia sempat mengalami depresi, namun itu tidak membuat otak cerdas nya rusak.


*


*

__ADS_1


Ega dan Jery duduk di sofa yang ada di ruangan Jery. Mereka baru menyelesaikan makan siang mereka yang tertunda karena tadi ada panggilan video call dari Erik yang ada di negara tetangga.


Ega dan Jery sangat bersyukur dengan keadaan Erik yang sudah jauh membaik bahkan mereka mendapat kabar jika Erik sudah semakin sukses.


" Syukur lah jika Erik sekarang sudah jauh lebih baik. Aku salut pada nya " Ucap Jery mengawali obrolan mereka


" Ya kamu benar honey " Ega membenarkan ucapan Jery


" Dia pria baik, jadi memang pantas jika dia mendapatkan semua itu. aku berharap dan berdoa semoga dia bisa segera menemukan pasangan yang baik juga yang tentu nya bisa di terima di tengah-tengah keluarga mereka nanti nya " ucap dan doa tulus dari Ega


" Ya semoga saja honey " balas Jery tak ada lagi rasa cemburu di hati nya


Tadi Erik melakukan panggilan video pada Ega. Mereka bertiga terlibat obrolan santai dan saling bercanda. Erik mengatakan jika ia sedang ingin mengembangkan usaha nya lagi. Ega dan Jery mendukung keinginan Erik, mereka juga mendoakan agar jalan Erik lancar dan mulus.


*


*


" Mommy dedek bayi nya gerak " Ucap Alif kegirangan saat tangan nya mengusap perut buncit Sisil dan mendapat respon dari dalam


" Iya, dedek nya tahu kalau kakak nya lagi ajak main " Ucap Sisil tersenyum mengusap kepala Alif sayang


" Hay dedek bayi, ini kakak Alif. Cepetan keluar ya nanti kita main bareng " Alif berbicara di depan perut buncit Sisil seolah-olah ia sedang berbicara dengan bayi sungguhan.


" Sabar ya kakak, satu bulan lagi kita bertemu " Ucap Sisil menjawab ucapan Alif dengan menirukan suara anak kecil

__ADS_1


Alif tertawa mendengar suara Sisil yang menurut nya lucu. Alif pun kembali berbicara pada perut Sisil dan Sisil selalu menjawab setiap ucapan Alif.


Sore hari nya Sisil mengajak Alif berenang di kolam. Walaupun masih kecil Alif sudah pandai berenang. Bagaimana tidak bocah lucu itu sangat suka dengan air, jadi ia selalu ingin mandi di kolam.


Bima mendatangkan guru renang untuk mengajarkan Alif berenang. Dan saat ada waktu senggang Bima sendiri yang mengajarkan Alif berenang. Sehingga sekarang bocah itu sudah pandai berenang.


Sisil dan Alif asik bermain di dalam air kolam sehingga tak menyadari akan kedatangan Bima. Bima sengaja pulang cepat hari ini dan tak memberi tahu pada Sisil.


Bima yang sudah mengganti pakaian kerja nya dengan pakaian santai, dima diam memasukkan tubuh nya ke dalam kolam dan menyelam mendekati Sisil perlahan. Sisil dan Alif tak menyadari itu.


Sisil berteriak terkejut karena ada tangan yang memegang pinggang nya.


" Aaaaa " Pekik Sisil reflek kaki nya menendang seseorang yang berada di dalam


" Sayang, tega sekali kamu memberi ku hadiah tendangan " Bima bicara saat ia sudah keluar dari dalam air


" Astaga, salah kamu sendiri sayang. Yang sudah membuat ku terkejut " Ucap Sisil mengusap dada nya terkejut karena ternyata itu adalah Bima, suami nya sendiri.


" Iya maaf, aku yang salah " Ucap Bima mengalah, ya karena memang ia yang salah. Bima mengecup kening Sisil singkat.


Alif tertawa melihat Sisil dan Bima. Alif pun langsung mengajak Bima bermain. Dengan senang hati Bima menyambut keinginan Alif. Mereka pun bermain bertiga. Mereka sudah seperti keluarga kecil yang bahagia.


****


to be continue

__ADS_1


__ADS_2