Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
masalah sepatu


__ADS_3

Happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Mobil sedan merah milik Bima kini sudah sampai di lokasi proyek. Sisil yang hendak keluar di tahan oleh Bima.


" Tunggu " Bima menarik tangan Sisil yang sudah memegang pintu mobil


" Ada apa? " Sisil menaikkan sebelah alisnya


" Kamu tidak bisa ke sana dengan menggunakan sepatu itu " Tunjuk Bima pada sepatu Sisil,


Sisil melihat ke bawah tempat di mana Bima menunjuk, benar saja sekarang Sisil sedang memakai sepatu berhak tinggi. Walaupun tidak terlalu tinggi tapi itu tetap tidak bisa ia gunakan. Akan sangat berbahaya jika ia ke lokasi dengan sepatu itu. Pembangunan hotel itu baru lima puluh persen di kerjakan, banyak terdapat bahan bangunan disana.


" Ah.. Ya saya lupa menganti nya tadi " Ucapnya lirih


" Tunggu sebentar " Bima meminta Sisil untuk tetap di tempat duduknya


Bima keluar dari mobil dan membuka bagasi mobil, ia mengambil sebuah kotak. Bima kembali, ia membuka pintu penumpang di mana Sisil berada. Dan meminta Sisil untuk menghadap nya.


Bima meletakkan kota yang ia bawa ke pangkuan Sisil, ia berlutut membuka sepatu heels yang di kena Sisil. Sisil terkejut dengan perbuatan Bima, ia pun mencoba menghentikan kegiatan Bima.


" Tu... Tuan tidak perlu, saya bisa ganti sendiri " Ucapnya sedikit gugup akan perlakuan Bima


Bima tidak menggubris perkataan Sisil, ia terus melakukan kegiatan nya memakaikan sepatu di kaki mulus Sisil, terakhir ia mengikat tali sepatu.


Lagi lagi Sisil di buat baper oleh Bima, ia tersenyum malu melihat Bima.

__ADS_1


" Wah sweet banget sih,, meleleh hati dede' bang " Batin Sisil berbisik


" Kok sepatu nya bisa pas di kaki gue, warna nya juga warna favorit gue " Gumam Sisil dengan mata berbinar


" Apa ini sepatu buat gue?" Tanyanya percaya diri pada diri sendiri


" Ahhh gk mungkin ini sepatu mahal, emang siapa gue " Sisil menepis pikiran nya tadi


Sisil tahu ini sepatu mahal ia pernah melihat nya di salah satu toko online, mana mungkin bosnya membeli itu untuk nya.


Dengan masih berlutut mengikat tali sepatu, jarak mereka berdua sangat dekat sehingga Bima bisa mendengar gumaman Sisil, ia pun tersenyum.


" Sudah " Ucap Bima setelah selesai mengikat tali sepatu


Sisil melihat sepatu yang ia pakai sangat pas di kakinya.


" Ah ini tuan " Tunjuk nya pada sepatu


" Sepatu " Ucap Bima


" Bukan itu,, ini sepatu milik siapa ? " Tanyanya penasaran kenapa ada sepatu wanita di mobil Bima dan sepatu siapa ini terlihat masih baru


" Itu sepatu kekasih saya " Ucapnya cuek


" Ayo " Ajaknya kemudian Bima berjalan terlebih dahulu.


" Ah ternyata dia sudah punya kekasih, tetapi kenapa bersikap manis tadi, dasar pria playboy sudah punya kekasih tapi masih memgoda wanita lain " Gerutu Sisil kesal kemudian ia menyusul Bima yang hampir sampai

__ADS_1


Sepanjang hari Sisil menemani Bima memantau keadaan proyek pembangunan hotel. Sisil selalu memgerutu tak jelas, ia kesal dengan Bima. Bima selalu bersikap manis dan menunjukkan perhatian pada nya. Setelah mendengar penutur Bima bahwa ia punya kekasih membuat Sisil geram jika Bima dekat dengan nya. Ia tak mau di cap sebagai pelakor.


Setelah selesai mereka kembali lagi ke kantor. Sampai di meja kerja nya Sisil langsung melepas sepatu dan menganti dengan sepatu miliknya. Sisil masuk ke ruangan Bima ingin mengembalikan sepatu.


" Tuan... Ini sepatu nya Terima kasih " Sisil meletakkan sepatu di lantai


" Sampai kan Terima kasih dan maaf saya pada pacar tuan karen suda memakai sepatu ini " Ucapnya lagi sedikit menunduk


Bima melihat sepatu yang di letakan Sisil di lantai kemudian ia melihat Sisil.


" Kenapa di kebalikan? Kamu tidak suka sepatu ini? " Tanya Bima


" Bukan kah... "


Ucapnya Sisil terpotong karena ada ketukan pintu dari luar dan ternyata itu Jery. Sisil pun pamit ke meja kerjanya.


********


Nah loh Bima,,Sisil jadi salah paham kan....


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™

__ADS_1


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™


__ADS_2