Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
siapa orang yang ingin menghancurkan perusahaan?


__ADS_3

Happy Reading 😘


🦩🦩🦩🦩🦩🦩


Siang hari selesai meeting Bima tak kembali ke kantor nya. Ia malah pergi ke kantor Dirga untuk menemui Sisil. Ia menyuruh Jery untuk kembali ke kantor sendiri. Kebetulan tadi mereka pergi ke tempat meeting dengan menggunakan mobil masing-masing, karena Jery memang senang berada di luar kantor.


Dan sekarang di sini lah Bima berada. Ia sedang duduk di sofa menikmati makan siangnya yang tertunda. Sisil duduk di samping Bima, ia tidak makan karena ia sudah makan siang satu jam yang lalu.


Sisil menemani Bima makan siang hingga selesai. Setelah selesai Sisil membereskan tempat bekas makan Bima. Ia membuang kotak dan plastik makanan Bima ke tong sampah. Kemudian membersihkan meja agar tidak ada sisa makanan tumpah di sana.


Bima melihat ke arah meja kerja Dirga yang sekarang di gunakan Sisil, tak ada lagi tumpukan berkas di sana. Tadi waktu masuk ia masih melihat ada beberapa tumpuk berkas di atas meja dan sekarang ia tak melihat tumpuk berkas itu.


" Sayang, apa pekerjaan mu sudah selesai? " Tanya Bima masih melihat meja yang rapih


" Sudah, tadi hanya mengecek saja " Seru Sisil dan Bima mengganguk mengerti


" Oya sayang, aku mau bertanya. Kata karyawan ku, masalah yang di hadapi oleh perusahaan kemarin itu karena perbuatan seseorang. Apa itu benar? Kalau benar apa kamu tahu siapa orang yang sudah membuat kekacauan di perusahaan? " Tanya Bima penasaran


" Iya benar. Itu ulah seseorang yang ingin menjatuhkan perusahaan mu. Tujuan nya agar perusahaan mu bangkrut dan gulung tikar " Terang Sisil


" Lalu apa kamu tahu siapa orang di balik semua itu? " Bima mengulang pertanyaan nya karena penasaran siapa yang sudah mengibar bendera perang dengan nya


" Nanti kamu juga bakalan tahu siapa orang nya. Tunggu saja kabar nya, tidak akan lama lagi media akan merilis berita tentang nya " Jawab Sisil santai


Sisil tentu tahu siapa yang sudah berani bermain main dengan suami nya. Dan Sisil juga sudah mengantongi informasi mengenai orang tersebut.


" Kamu membuat ku penasaran saja, tak bisa kah kamu memberi tahu ku sekarang " Bima bersungut kesal, ia sangat penasaran tapi Sisil malah terkekeh

__ADS_1


*


*


Keesokan harinya nya laman berita di internet di penuhi oleh berita menggemparkan dari kalangan pengusaha. Salah satu isi berita berjudul ' tak di sangka ternyata pengusaha yang terlihat alim dan mengayomi adalah pemilik rumah bordir xxxx '. Dan tak lupa ada foto yang terpampang di sana.


Dan ada lagi berita dengan judul ' Hasil kekayaan pengusaha W ternyata di peroleh dari hasil memperjual belikan gadis di bawah umur dan perdagangan barang terlarang '


Dan masih banyak lagi berita dengan judul berbeda. Semua membahas berita tentang pengusaha tersebut. Hingga hampir seluruh saluran televisi menayangkan berita tersebut.


Jery berjalan santai menuju ruangan Bima, sebelum masuk ia menyempatkan diri untuk melihat Ega. Namun gadis itu tak menyadari akan kehadiran Jery, ia sibuk dengan ponsel yang ada di tangan nya. Terlihat wajah nya sangat serius menatap tulisan di dalam ponsel nya.


Jery tadi niatnya ingin menggoda Ega, namun saat melihat gadis itu menghela napas kasar, ia pun membatalkan niatnya. Tak mau mengganggu Ega yang mungkin sedang bad mood, Jery pun memilih untuk masuk kedalam ruangan Bima. Ia ingin menyampaikan sesuatu pada Bima. Dan setelah itu baru ia akan menghibur Ega.


Jery masuk setelah mengetuk pintu terlebih dahulu. Ia berjalan mendekati Bima yang terlihat sedang sibuk bekerja. Jery duduk di kursi depan meja Bima.


" Belum, memang ada berita apa? " Tanya Bima tanpa melihat Jery ia masih berkutat dengan berkas di hadapan nya


" Abang tahu, perusahaan Trans Gemilang di ambang kehancuran " Seru Jery


" Trans Gemilang? " Tanya Bima, Jery mengangguk


" Kalau tidak salah itu perusahaan milik tuan Wahyu kan? " Tanya Bima, karena ia nama itu sangat familiar di telinga nya


Walaupun perusahaan itu bukan perusahaan yang ternama namun nama perusahaan itu cukup terkenal. Apa lagi akhir akhir ini ia sempat bertemu dan berurusan dengan anak pemilik Trans Gemilang itu. Jadi nama itu tak asing lagi bagi nya.


" Ya perusahaan tuan Wahyu ayah dari wanita yang kemarin mencari mu " Ucap Jery

__ADS_1


" Ada masalah apa mereka hingga mengalami kehancuran? " Tanya Bima, sebenarnya ia malas ikut campur urusan orang lain. Namun ia teringat akan perkataan Sisil " Nanti kamu juga bakalan tahu siapa orang nya. Tunggu saja kabar nya, tidak akan lama lagi media akan merilis berita tentang nya "


Jadi Bima ingin memastikan saja. Apa orang yang di maksud Sisil adalah tuan Wahyu.


" Banyak sekali kasus yang ia buat. Coba saja bang Bima buka internet, semua laman sedang membuat berita nya. Berita ini sedang hangat hangat nya " Jery memberikan ponsel nya yang sudah membuka lama situs sebuah berita online


Bima mengambil ponsel Jery dan membaca isi berita. Benar saja ternyata banyak sekali berita buruk yang datang dari pengusaha tersebut. Semua kebusukannya terungkap jelas beserta dengan bukti bukti kongkrit yang akan semakin menjeratnya.


Setelah puas membaca berita itu Bima menyerahkan ponsel Jery. Ia hendak menghubungi Sisil. Ia akan bertanya langsung, apa benar tuan Wahyu orang yang sudah mengacaukan perusahaan nya kemarin.


Dan jika benar, akan ada banyak pertanyaan yang ingin ia tanya kan pada Sisil. Namun gerakan nya terhenti tak kala melihat Jery masih berada di dalam ruangan nya. Ia tak mau identitas ke dua Sisil terbongkar, walaupun Jery adalah keluarga tapi ia tak mau membongkar kalau bukan Sisil sendiri yang mengizinkan untuk memberi tahu.


Sedang kan orang terdekat nya saja hanya Ega yang tahu, keluarga kandung tak ada yang tahu. Dan orang lain yang tahu adalah ketua mafia tempat Sisil bekerja. Itu yang Bima tahu dan Bima tak tahu siapa ketua dari mafia itu, ia hanya tahu nama geng mafia nya saja. Nama yang membuat semua orang ngeri.


Bima tahu menyembunyikan identitas merupakan cara Sisil untuk melindungi diri dari bahaya. Karena banyak yang mengincarnya walaupun Sisil di lindungi oleh kelompok mafia tetap saja mereka harus waspada.


Karena sudah tidak ada lagi yang akan di bahas Jery pun pamit untuk keluar. Ia akan menemui Ega di meja kerja nya. Jery keluar dan dan ia melihat wajah Ega masih sama seperti tadi sebelum ia masuk ke dalam ruangan Bima.


" Honey ada apa? " Jery bertanya saat ia sudah berada di dekat meja Ega dan sekarang ia sudah duduk di kursi samping Ega


Ega menoleh pada Jery dan menyerahkan ponselnya menunjuk kan sebuah pesan masuk dari orang yang berada di Singapura.


" Honey, apa boleh aku pergi ke sana? " Tanya Ega melihat wajah Jery


****


waduh ada apa lagi ini yak...

__ADS_1


kira kira siapa ya yang mengirim pesan pada Ega 🤔


__ADS_2