Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
memberikan minuman


__ADS_3

Happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Pria paruh baya yang menginginkan minuman sehat itu, berjalan mengikuti sang pelayan yang akan mengantarkan pesanan Sisil. Ia akan mencoba membujuk Sisil agar mau memberikan minuman itu.


" Permisi nona, ini pesanan anda " Pelayan itu memberikan pesanan Sisil dengan senyum ramah


" Terima kasih atas kunjungan nya " Ucapnya lagi


" Iya sama sama " Balas Sisil dengan senyum tak kalah ramahnya dari pelayan, ia menerima bungkusan yang berisi cup minuman dari sang pelayan


" Maaf nona, tuan ini mau berbicara pada anda " Ucapnya sambil melihat pria paruh baya yang ada di samping nya


" Kalau begitu saya permisi " Pelayan itu untuk pamit dengan sopan


Sisil mengangguk dan melihat pria paruh baya yang sedang berdiri menatap nya.


" Ada apa tuan? " Tanya Sisil sopan


Tapi pria itu tidak menjawab ia malah berdiam diri menatap sisil


" Wajahnya... Kenapa wajah gadis ini mirip dengan mu " Pria itu bicara dalam hati

__ADS_1


" Tuan... " Sisil melambaikan tangannya di hadapan sang pria


Setelah tersadar dari pikiran nya, ia mengutarakan ke inginan nya.


" Ah ya, begini nona.. Bolehkah saya membeli minuman anda? " Ia menawarkan minuman Sisil


Sisil melihat minuman nya yang di tunjuk kemudian ia melihat pria itu lagi.


" Istri saya sedang sakit, jadi saya ingin memberi nya minuman ini, tapi sayang ketika saya mau membeli kata pelayan ini minuman terakhir mereka yang sudah nona pesan, istri saya biasa meminum minuman ini jika sedang sakit " Ucapnya menjelaskan


Sisil kembali melihat minuman nya yang ia pegang, sebenarnya ia juga membutuhkan minuman itu. Tapi ia tidak tega mendengar pria itu mengatakan jika istri nya juga sedang sakit dan membutuhkan itu.


" Sebenarnya saya juga sangat menginginkan ini" Sisil mengangkat bungkusan itu


" Sepertinya istri tuan lebih membutuhkan nya " Sisil memberikan bukusan yang berisi dua cup minuman


Pria paruh baya itu tersenyum senang karena Sisil mau merelakan minuman sehat itu padahal ia sendiri membutuhkan nya. Pria itu mengambil dompet dari balik celana bahannya, ia hendak membayar minuman itu. Tapi Sisil menolak.


" Tidak usah tuan, saya iklas memberikan minuman itu untuk istri tuan " Ucapnya seraya mendorong tangan pria itu yang sedang menyodorkan uang


" Ah baiklah kalau begitu ini ambil " Ia menyerahkan satu cup minuman itu pada Sisil


" Tidak tuan, satu cup tidak akan cukup jadi bawa saja ke duanya " Ucap Sisil sambil tersenyum

__ADS_1


" Kamu baik sekali nona... " Pria itu ingin menyebutkan nama tapi ia tidak tahu


" Sisil " Sambung Sisil memberi tahu namanya


" Ah ya nona Sisil, Terima kasih banyak untuk minuman nya, semoga nona Sisil di beri kesehatan, kebahagiaan dan selalu beruntung " Ucapnya mendoakan Sisil dengan tulus dan di aminkan oleh Sisil


*


*


Bima mengantarkan Sisil pulang ke apartemen. Di dalam mobil Bima, Sisil yang merasa tubuh nya kembali tidak fit, memejamkan matanya untuk beristirahat sejenak.


Mobil sedan merah yang di kendarai Bima kini sudah sampai di parkir apartemen. Bima melihat Sisil yang sedang tertidur pulas tak tega untuk membangunkannya.


Bima memutuskan untuk menunggu sampai Sisil bangun. Ia memandang wajah teduh Sisil yang sedang tidur. Bima menggerakkan tangannya hendak menyingkirkan anak rambut yang menutup sebagian mata Sisil.


Tangan Bima menyentuh kulit kening Sisil, ia terkejut merasakan kening Sisil yang kembali panas. Wajah Sisil sedikit berkeringat. Dengan cekatan Bima langsung menyalakan mobilnya dan membawa Sisil ke rumah sakit.


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸

__ADS_1


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™


__ADS_2