Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
drama makan siang


__ADS_3

Happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Dirga melihat makanan yang sudah Sisil siapkan dengan mata berbinar. Dengan semangat empat lima Dirga mengambil sendok perut nya sudah terasa sangat lapar.


Ketika hendak memasukkan sendok berisi nasi dan lauk ke dalam mulut yang sudah siap menampung makanan, tiba tiba ada sebuah tangan yang menahannya.


Dengan mulut yang masih terbuka, Dirga melihat tangan yang mencekal tangannya. Ia melihat dari pergelangan tangan tersebut sampai ke atas siapa pemilik tangan itu.


" Bedebah,,, lepasin tangan lo " Kesal Dirga melihat orang yang telah berani mengganggu makan nya


" Enak aja lo mau makan makan siang gue " Bima mengambil sendok yang ada di tangan Dirga dan langsung memakan nasi yang ada di sendok itu


" Dan kamu,,, " Tunjuk nya pada Sisil yang masih bengong


" Berani beraninya kamu memberikan makan siang saya pada cecunguk ini " Bima menatap Dirga sinis


" Bawa semuanya ke ruangan saya " Perintahnya


Bima berjalan memasuki ruangan nya, sebelum masuk ia mengambil kotak bekal yang ada di hadapan Dirga. Ia masuk dengan melengoskan wajahnya.

__ADS_1


Sedangkan Sisil masih bengong melihat kelakuan Bima.


" Sudah cepat bereskan dan bawa masuk semuanya " Jery menepuk pundak Sisil pelan menyadarkan Sisil


Sisil pun dengan cepat melakukan semua perkataan Jery, ia di bantu oleh Dirga memberskan semua makanan itu dan mereka bertiga masuk ke dalam ruangan Bima dimana Bima sudah duduk di sofa menunggu makan siangnya.


" Ngapain lo di sini? Ini bukan tempat lo, ini kantor gue " Sarkas Bima ia masih kesal, termakan ucapan Jery tadi yang mengatakan Dirga menyukai Sisil


" Gue mau melanjutkan makan siang gue yang terganggu.... "


Dirga menghentikan ucapannya dan langsung memasukkan makanan ke dalam mulut nya tanpa menghiraukan Bima yang marah, perutnya sungguh sudah sangat lapar.


Bima menggigit bibir bawah nya dengan kesal dan mengangkat sendok yang ia pegang ingin rasanya ia menampol kepala Dirga dengan sendok itu.


" Ayo kita makan, makanan ini ada banyak cukup untuk kita berempat "


Ya tadi pagi Sisil sengaja membuat bekal yang banyak, karena tak jarang Jery juga ikut makan siang bersama mereka. Pernah ketika Sisil dan Bima sedang makan siang bersama, Jery masuk ke ruangan Bima hendak mengajak Bima makan tapi ternyata Bima sedang makan bersama Sisil. Jery merajuk pada Bima karena tidak mengajaknya. Dengan wajah kesal " Kalain makan enak tidak memberi tahu ku " Itu kata Jery waktu itu. Jadi semenjak itu Bima meminta Sisil untuk membawa bekal untuk Jery juga.


Hadeh Jery.. Jery merajuk tak tau tempat 🀣🀣


Untung adik sepupunya dan Bima sangat sayang, kalau tidak sudah di tendang kamu sama Bima 🀭🀭

__ADS_1


Dan akhirnya mereka makan siang berempat dengan penuh drama. Sisil memberikan lauk perhatian kecil pada Dirga, ia meletakkan potongan ayam ke dalam mangkuk Dirga. Mereka makan sambil ngobrol keci, sesekali Dirga menyuapi Sisil. Dan semua interaksi itu di lihat oleh Bima membuat Bima kesal.


Bima mengenggam sendok di tangan nya dengan kuat sehingga sendok itu bengkok, na*su makannya langsung hilang padahal masakan Sisil sangat enak dan menggugah selera.


Bima melonggarkan dasinya dan mengambil botol air mineral di atas meja ia butuh air untuk mendinginkan darah nya yang terasa mendidih dan kemudian ia meminumnya hingga air itu habis tak bersisa dengan mata yang masih melihat dua pasang manusia yang ada di hadapan nya.


Dua orang yang membuat Bima kesal tidak menyadari nya mereka malah asik dengan makan mereka sambil mengobrol. Sedangkan Jery ia melihat Bima yang sedang kesal.


" Ini akan menjadi persaingan antara sabahat, tak lama lagi akan terjadi perang Dunia ke tiga " Batinnya sambil melihat ke arah Sisil dan Dirga yang sedang tertawa, ia pun melanjutkan kembali makan siang nya.


******


Babang Bima kepanasan euyyy... πŸ˜‚πŸ˜‚


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™

__ADS_1


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™


__ADS_2