Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
beredar rumor tentang sisil


__ADS_3

Happy Reading 😘


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Pagi ini Sisil tiba di kantor, tatapan orang orang masih sama seperti kemarin membuat Sisil binggung. Sebelum masuk lift Sisil kebelet ingin ke toilet. Karena tak tahan akhirnya Sisil memilih masuk toilet yang ada di lantai itu.


Di dalam toilet ketika Sisil sudah selesai dengan urusan nya, ia hendak memutar kunci pintu namun pergerakan nya terhenti. Ia mendengar suara orang sedang berbicara


" Gk nyangka gue bu Sisil seperti itu, cantik si cantik tapi kelakuannya rendahan " Ucap karyawan A


" Makannya jangan tertipu dengan penampilan, buat apa cantik kalau semua itu hanya untuk mengoda tunangan orang, percuma gk ada nilainya " Ucap karyawan B sambil merapikan riasannya di depan cermin


" Apa maksudnya ini? , mereka bicara apa? " Sisil menguping pembicaraan orang orang itu yang terus mengatainya


" Kalian jagan serta merta percaya dengan apa yang kalian lihat di grup itu, bisa saja kan itu tidak benar " Nasehat karyawan C


" Maksudnya apa? " Tanya karyawan B


" Ya gue sih gk percaya sama gosip itu " Karyawan C


" Tapi gue pernah liat bu Sisil sama tuan Bima gandengan tangan beberapa hari yang lalu, berarti benar dong bu Sisil itu pelakor " Ucap karyawan A yang tanpa sengaja melihat Sisil dan Bima berpegangan tangan


" Gue sih lebih suka bu Sisil yang bertunang sama tuan Bima bukan manusia halu itu, gue gk percaya mereka sudah tunangan " Ucap karyawan C


" Gue setuju dia itu terlalu sombong baru jadi tunangan tuan Bima saja sudah bertingkah layaknya pemilik perusahaan " Tambah karyawan B


" Husss hati hati kalian kalau bicara, kalau dia denger bisa gawat, kalian mau bernasib sama seperti yang lain " Karyawan A meletakkan telunjuknya pada bibirnya dan melirik kiri kanan


Sisil yang ada di balik pintu memgepalkan tangannya mendengar obrolan itu.


" Apa ini? Siapa yang mengaku tunangan pacar gue? Gue harus cari tahu semuanya"


Setelah ketiga karyawan tadi keluar Sisil juga ikut keluar, ia mendekati seorang resepsionis.

__ADS_1


" Wati... Gue boleh tanya sesuatu gk? "


" Ya kak,, mau tanya apa? " Ucap wati sopan


Wati salah satu karyawan yang tidak termakan akan rumor yang beredar. Ia cukup dekat dengan Sisil jadi ia tahu seperti apa Sisil.


" Beberapa hari ini gue liat orang orang beringkah aneh, apa lagi saat melihat gue. Ada apa ya sebenarnya? " Sisil pura pura tidak tahu ia ingin mengorek informasi melalui Wati


Wati hanya diam, ia tidak tahu harus berkata apa. Ia melirik teman di sebelah nya dan melihat kiri kanan sekitar nya. Kemudian ia menyerahkan henpon nya pada Sisil


" Lebih baik kakak liat aja sendiri " Ucap nya sambil menyerahkan henpon nya


Sisil menerima henpon Wati sambil mengernyitkan alisnya. Sisil melihat layar henpon yang sudah di arahkan Wati pada percakapan grup.


" Wah... Ternyata kalian ada grupnya ya "


" Iya kak,, agar kami saling mengenal sesama rekan kerja " Ucap Wati


" Kenapa gue tidak tahu, ahh gue ketinggalan ternyata " Sisil terkekeh


Di setiap foto selalu banyak yang menghujatnya, menyumpahi nya dan banyak yang memberi dukungan semangat pada wanita yang mereka panggil Tika.


Sisil men scrol ke atas mencoba mencari apa penyebab ia di bilang pelakor dan kenapa orang menganggap wanita itu adalah tunangan Bima. Ia melihat sebuah foto berupa sepasang tangan yang mengenakan cicin dan foto itu bertuliskan " Selamat atas pertunangannya nona Kartika dan tuan Bima "


Sisil menaikan alisnya kemudian ia tertawa membuat Wati dan rekannya heran.


" Wati apa lo tahu siapa yang menyebar foto dan gosip ini? " Tanya Sisil dengan masih melihat henpon Wati


" Tidak tahu kak, setelah dia mengirim foto dia keluar dari grup, juga tidak ada namanya "


Sisil mengangguk ia juga melihat bawah nomor itu cuma sebentar ada di dalam grup setelah masuk ia menyebarkan rumor setelah selesai ia keluar dari grup dan nomor itu juga sudah tidak aktif lagi sekarang.


Sisil mengotak atik gadget nya, tak butuh waktu yang lama bagi Sisil untuk mengetahui siapa pemilik nomor. Walau sudah tidak aktif Sisil bisa melacaknya.

__ADS_1


Sisil menyerahkan henpon Wati setelah ia selesai dan berterima kasih. Sebelum ia meninggalkan Wati ia bertanya


" Apa lo percaya dengan semua rumor ini? "


" Tidak kak "


" Kamu? " Sisil menatap rekan Wati


" A.. Aku tidak tahu nona ingin percaya atau tidak " Ucapnya gugup


" Kenapa begitu? " Tanya Sisil heran


" Karena dia karyawan baru di sini kak, dia baru dua minggu bekerja jadi tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi " Jawab Wati


" Oooo, siapa nama mu ? "


" Dinar nona " Ucapnya


" Baik Dinar kerja yang bagus, jangan mudah termakan dengan omongan orang " Nasehat Sisil


" Baik " Ucap Dinar sopan


Dinar berbicara sopan karena ia sudah tahu Sisil adalah sekertaris Bima pemilik perusahaan. Ia di beri tahu oleh Wati mengenai Sisil dan orang orang penting di perusahaan agar ia tidak melakukan kesalahan.


🌸


🌸🌸


🌸🌸🌸


Terima kasih sudah mampir di novel author ya πŸ™


Terima kasih juga buat like nya πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


Bantu vote juga ya πŸ˜‰πŸ™


__ADS_2