
Happy Reading 😘
🦩🦩🦩🦩🦩🦩
Sisil yang heran akan perubahan penampilan kekasih Tery hanya diam mengamatinya. Sisil tak me nyangka ternyata di balik penampilan culun itu ada sosok pria yang tampan.
" Kenapa kau menatapnya terus? Apa kau melupakan aku, suami mu? Ucap Bima cemburu pada Sisil yang terus memperhatikan Bara
Tapi Sisil tak menghiraukan Bima, ia masih tak mengerti dengan teman dan kekasih nya itu. Tery terlihat sangat kesal sedangkan Bara terlihat seperti orang yang serba salah.
" Ter... Apa benar ini kekasih mu Bara itu? " Tanya Sisil masih tak percaya
" Ya benar... Ini lah penampakan aslinya " Jawab nya dengan malas
" Lalu kenapa kemarin penampilan nya berbeda? " Tanya nya lagi
" Kau tahu kan aku tak suka pria tampan. Maka dari itu aku meminta nya untuk berpenampilan jelek. Aku tak suka melihat kekasih ku menjadi pusat perhatian para wanita ganjen " Ucap nya menatap sinis pada Bara
Ya hari ini Bara berpenampilan seperti biasa layaknya pria pria berkelas. Hal itu lah yang membuat wajah Tery suram. Sepanjang jalan dari parkir hotel sampai masuk ke gedung kekasih nya itu selalu di lirik wanita yang tak sengaja berpapasan dengan mereka. Tery tak suka akan itu, ia selalu menyalahi Bara karena berpenampilan tampan hari ini.
Setelah sepasang kekasih itu mengucapkan selamat kemudian mereka turun dari panggung pelaminan. Dan sekarang Sisil kedatangan kakak angkat beserta keluarga besar nya. Mereka berbondong bondong menaiki panggung, dan satu persatu keluarga itu memberi selamat dan doa.
Suatu kehormatan bagi Bima kedatangan orang nomor satu se Asia. Ia tak menyangka mereka akan datang bersama keluarga besarnya, paman, bibi dan kakek pun turut menyempatkan diri untuk hadir.
Dan yang terakhir memberi selamat adalah Bery. Dengan berbesar hati Bery mengucapkan selamat atas pernikahan Sisil dan Bima. Ia mendoakan pernikahan Sisil agar menjadi keluarga yang samawa dengan tulus.
Setelah keluarga besar Tiwi, kakak angkat Sisil turun dari panggung Bima kembali melanjutkan aksi cemburu nya tadi yang sempat tertunda karena kedatangan tamu terhormat nya. Wajah Bima di tekuk sangat jelek, tak ada senyuman yang keluar dari bibir nya membuat Sisil bertanya.
" Ada apa? Apa kamu sudah lelah? " Tanya nya perhatian tapi Bima mengacuhkan nya, Sisil menaikkan sebelah alisnya. Kenapa Bima tiba-tiba berubah, pikir Sisil.
__ADS_1
" Apa kamu marah? Apa yang membuat mu marah? " Tanya nya lagi, tapi Bima masih sama
" Sayang... Ayo katakan ada apa. Jika aku ada salah tolong katakan di mana salah ku agar aku bisa memperbaiki nya jika kamu tak memberi tahu bagaimana aku bisa tahu kalau aku sudah berbuat salah. Maaf jika aku membuat mu marah " Ucap Sisil dengan sabar
Sisil harus sabar karena mereka baru saja resmi menjadi sepasang suami-istri bahkan belum genap satu hari. Jadi biar ia yang mengalah.
" Kamu sudah membuat aku terluka. Di sini " Ucap Bima menunjukkan hatinya. Sangat lebay sekali pemirsa.
" Berani beraninya kamu memperhatikan pria lain di depan mata suami mu ini. Apa ia lebih tampan dari ku? " Ucap Bima ia sangat cemburu tak terima Sisil melihat pria lain
Astaga pengakuan jujur Bima yang menyatakan bahwa ia cemburu membuat Sisil menghela napas panjang. Sungguh sangat kekanak-kanakan sekali suaminya ini.
Sisil menggelengkan kepalanya tak percaya. Padahal dari apa yang Sisil lihat Bara dan Bima saling kenal, mereka berteman. Lagi pula mereka baru saja resmi menikah mana mungkin Sisil akan berpaling hati dari nya. Sisil juga sangat mencintai Bima. Tak ada pria lain yang bisa menggeser posisi Bima di hatinya.
" Sayang " Sisil mengusap tangan Bima lembut
Bima melihat Sisil memastikan ucapan Sisil. Sisil memasang wajah yakin dan menggelayut di lengan tangan Bima dengan wajah imut dan manjanya berusaha untuk meluluhkan suaminya yang sedang cemburu.
" Astaga ternyata suami gue sangat pencemburu sekali " Gumam Sisil dalam
" Kalau tidak dalam keadaan darurat seperti ini ogah banget gue berprilaku seperti ini " Dalam benak nya ia sangat geli melihat tingkahnya sendiri yang pasti nya sangat memalukan.
Bima yang melihat kelakuan Sisil merasa gemas. Untung saja ia masih ingat kalau mereka masih berada di atas panggung kalau tidak sudah pasti ia akan menerkam Sisil saat itu juga.
Bima tersenyum meleyotkan tubuhnya di sandaran kursi, ingin sekali rasanya ia menarik Sisil meninggalkan acara resepsi ini. Sungguh ia merasa waktu berjalan sangat lambat mengalahkan siput. Ia sudah tak sabar untuk membawa Sisil pergi dari sana.
*
*
__ADS_1
Di bawah panggung pelaminan Dita berbaur dengan para tamu. Ke dua orang tua nya bergabung satu meja dengan mama Rita dan yang lainnya.
Dita dengan wajah bule nya sangat cantik mengenakan kebaya modern itu. Banyak pria yang curi pandang pada nya. Salah satu pria di sana yang selalu memperhatikan Dita memberanikan diri menghampiri Dita.
" Halo nona " Sapa nya ramah
Dita yang mendapat sapaan dari orang yang tak di kenal menaikkan salah satu alisnya seolah bertanya siapa anda?
" Boleh kah kita berkenalan? Nama ku Bramantyo, panggil saja Bram " Ucapnya ramah sambil menyodorkan tangannya
Dita memperhatikan pria itu, jika di lihat pria itu cukup tampan dan sopan. Dita yang tak enak terlalu lama membiarkan tangan pria itu menggantung di udara akhirnya menerima uluran tangan pria itu dan berjabat tangan.
" Dita " Ucap nya singkat
Pria yang bernama Bram itu selalu memperhatikan wajah Dita yang cantik. Ia tersenyum melihat makhluk ciptaan Tuhan yang berwujud wanita di depan nya.
Sungguh ia sudah jatuh cinta pada pesona Dita secepat itu. Mereka mengobrol santai sambil menikmati hidangan yang di sediakan oleh tuan rumah.
Walaupun mereka baru berkenan tapi mereka sudah terlihat akrab. Karena pria yang bernama Bram itu sangat bisa membawa suasana.
Dari kejauhan Dirga mengeraskan rahangnya, matanya memerah memancar kilat kemarahan. Ia marah, ia cemburu melihat Dita di dekati oleh pria. Tapi ia juga tak bisa marah begitu saja karena di antara mereka belum ada ikatan.
Setelah melihat ini seperti nya Dirga harus segera mengikat Dita agar tak keduluan oleh orang lain. Ia akui Dita sangat cantik pantas saja jika banyak pria yang mengantri untuk mendapatkan hati Dita.
🐣🐣🐣🐣
karena banyak yang ingin kisah Dita Dirga dan Jery Ega di muat di satu tempat maka Author akan buat di sini aja ya...
jangan bosen ya baca novel author...
__ADS_1