
Happy Reading 😘
🦩🦩🦩🦩🦩🦩
Nampak begitu banyak karangan bunga yang berjejer rapih di sepanjang jalan depan hotel bintang lima itu. Di sepanjang lobi juga ada karangan bunga yang menguasai jalan untuk masuk ke dalam ruangan dimana di sana akan berlangsung nya acara pernikahan sepasang kekasih yang saling mencintai.
Halaman parkir hotel nampak di penuhi oleh mobil mewah yang terparkir rapih.Semua mobil mewah itu milik para tamu undangan. Mulai dari lingkungan mansion mama Rita maupun Gunawan, sanak saudara, para rekan bisnis dan sahabat semua tak luput datang untuk memberikan selamat dan doa untuk ke dua mempelai hari ini.
Acar ijab qabul akan di mulai pada pukul sembilan pagi. Walaupun masih pagi tapi sudah banyak yang berdatangan, mereka ingin menyaksikan acar sakral itu dimana Bima akan mengucap ijab di hadapan penghulu dan para saksi.
Ruangan itu napak mewah dan elegan. Banyak bunga bunga menghiasi setiap sudut ruangan. Di depan ruangan sudah di sediakan wedding photo booth yang sangat cantik.
Berbagai macam makanan tersedia di meja prasmanan. Mulai dari makanan ringan sampai makanan berat. Dan makanan itu juga merupakan makanan khas yang berasal dari beberapa macam daerah yang ada di Indonesia.
Sisil masih duduk di depan cermin, ia baru selesai di rias oleh make up artis. Terlihat pantulan wajah Sisil dari cermin, wajah nya semakin cantik. Bahkan ia sendiri tak menyangka kalau gadis yang sedang ia tatap dari balik cermin itu adalah ia sendiri.
Pintu kamar di ketuk dari luar, kemudian nampak Dita dan Ega berjalan beriringan untuk masuk ke dalam kamar itu. Mereka pangling melihat pantulan wajah Sisil dari cermin.
" Astaga... Ini bener mbak Sisil kan? " Tanya Ega menutup mulut nya tak percaya, bola matanya melebar. Ia sebagai seorang perempuan juga terpesona melihat Sisil yang sangat cantik.
" Ga,, kita gk salah masuk kamar kan? " Tanya Dita pada Ega, ia juga sama seperti Ega. Ia mendekat ke dua tangannya memegang pundak Sisil dan melihat nya dengan seksama, membolak-balikan tubuh Sisil membuat Sisil terkekeh geli.
__ADS_1
" Memang ada berapa pengantin yang akan menikah di sini? " Tanya Sisil masih terkekeh kecil
" Fix kita gk salah mbak, suara ini memang milik mbak Sisil " Ucap Ega pada Dita
" Ya ampun lo cantik sekali, gue sampai pangling. Kalau gue cowok, gue pasti akan jatuh cinta ama lo " Ucap Dita jujur
" Sayang nya gue gk suka ama lo, hari ini gue mau nikah " Ucap Sisil membuat Dita melengos malas
" Sudah ayo kita keluar, mama udah kirim pesan untuk kita keluar sekarang karena acara akan segera di mulai " Ucap Ega menunjukkan isi pesan pada ponsel nya
Dan akhirnya mereka keluar dan berjalan bersama dengan Ega dan Sisil berada di sisi kakan dan kiri Sisil.
Semua mata tertentu pada mereka, tapi lebih tepatnya mereka melihat calon pengganti yang sangat cantik. Berjalan sangat anggun, baju kebaya putih pas body dengan ekor panjang menjuntai menyapu lantai, baju kebaya pengantin itu melekat indah di tubuh langsing milik sisil.
Bima yang sudah menunggu kedatangan calon mempelai wanita nya duduk di kursi ijab qabul. Ia melihat Sisil yang berjalan semakin mendekat terpesona, matanya tak berkedip seakan sayang untuk melewatkan pemandangan indah itu.
Sisil sudah duduk di samping Bima, namun Bima masih memandang wajah cantik Sisil, ia bahkan tak mendengar pak penghulu yang sedang memanggil nya. Hal itu membuat semua menertawakan nya. Pipi Sisil merona karena malu sedangkan Bima tak perduli seakan tak ada orang di sekelilingnya, di tempat itu hanya ada mereka berdua.
Proses ijab qabul pun dimulai sangat hikmat. Setelah kata SAH terdengar memenuhi ruangan itu, serangkaian acara pun di mulai. Mulai dari doa, sungkem-an dan ada tarian yang ikut memeriahkan acara itu.
Dan kini kedua insan yang sudah menyandang gelar istri dan suami itu duduk di kursi pelaminan untuk menerima ucapan dan doa dari para tamu undangan. Senyum mekar selalu mereka terbit kan, kaki yang sudah penat karena terus berdiri untuk menyalami para tamu yang tak habis habis pun mereka tahan.
__ADS_1
Sisil yang memakai high heels sudah tak tahan dan akhirnya ia melepaskan nya dan sekarang bertelanjang kaki. Bima melihat Sisil yang melepaskan heels nya, membawa Sisil untuk duduk. Kemudian ia berjongkok dan meraih kaki putih Sisil untuk memijat nya.
Sisil merasa tak enak akan perlakuan Bima, seharusnya ia sebagai istri yang harus melayani suaminya tapi ini malah sebaliknya. Sisil ingin menarik kakinya tapi di tahan oleh Bima.
Semua memperhatikan mereka, hal itu membuat Sisil semakin tak enak, namun Bima tak perduli akan semua itu. Banyak gadis yang iri melihat perlakuan manis Bima pada Sisil. Sisil sungguh sangat beruntung bisa memiliki pria seperti Bima yang lembut dan perhatian. Bima memperlakukan Sisil layak nya seperti seorang ratu.
Di pesta yang meriah itu nampak seorang gadis yang sedang tidak baik baik saja. Wajah cantik nya sedikit masam tak bersahabat. Ia hanya tersenyum saat ada yang melihat atau berpapasan dengan nya. Ia harus menjaga imagenya di hadapan banyak orang. Ia sadar sebagai publik figur ia harus berprilaku baik.
Wanita itu berjalan menuju pelaminan seorang diri, ketika ia sampai di atas pelaminan ia memberi selamat pada ratu dan raja sehari itu. Ia memberikan doa yang tulus dan tak lupa ia memberikan kado pernikahan.
" Selamat atas pernikahan kalinya, semoga menjadi keluarga yang samawa dan semoga cepet mendapatkan momongan " Ucap nya tersenyum memberikan doa pada pasangan itu
" Terima kasih atas doa nya, oya Tery,,kekasih mu mana? " Tanya Sisil saat pelukan mereka terlepas.
Sisil tak melihat adanya kekasih temannya itu yang waktu itu sempat bertemu. Tery yang mendapat pertanyaan dari Sisil merenggut kan wajahnya. Dan menoleh ke arah belakangnya dimana di sana ada sorang pria tampa sedang berdiri di belakang Tery sedang menunggu giliran udah memberi selamat.
" Ada apa? " Tanya Sisil binggung akan teman aneh nya itu. Kenapa wajah Tery terlihat kesal dan kenapa pula ia malah melihat pria tampan itu dengan sinis. Sisil tak melihat ada pria culun yang berstatus kekasih Tery hadir menemani Tery.
Bima yang tahu siapa kekasih Tery, teman istri nya itu menunjuk pria tampan di belakang Tery dan memberi tahu Sisil bahwa pria itu adalah Bara kekasih Tery. Sisil terkejut mendengar nya kenapa pria culun waktu itu bisa berubah menjadi tampan, pikir Sisil.
****
__ADS_1
di tunggu kelanjutannya ya...