Di Kejar Cinta CEO Tampan

Di Kejar Cinta CEO Tampan
gimana rasanya?


__ADS_3

Happy Reading 😘


🦩🦩🦩🦩🦩🦩


Jery duduk di sofa berhadapan dengan Bima.


" Ada apa? " Tanya Jery setelah bokongnya mendarat sempurna di atas sofa empuk ruangan Bima


" Aku ingin minta tolong. Tolong gantikan aku untuk menghadiri meeting dengan tuan Antoni " Ucap Bima ingin meminta Jery menggantikannya menghadiri meeting.


Jery memicing kan matanya pada Bima sebagai tanda protes. Ia kan juga mau cuti, kenapa malah di minta untuk menghadiri meeting?. Padahal Jery sudah memberi tahu pada Bima semalam akan rencana cuti nya.


" Ayo lah, kau kan tahu aku baru pulang. Aku masih terlalu letih untuk bepergian jauh. Tuan Antoni sedang sakit ia tak bisa datang ke sini sedangkan meeting ini sangat penting. Anak buahnya juga sedang ada halangan. Jadi aku memutuskan agar kamu saja yang ke sana " Jelas Bima yang tahu akan tatapan proses Jery


" Meeting itu cuma tiga hari, kau boleh libur sisa waktu dalam satu minggu itu tanpa harus ambil cuti " Tawar Bima karena tak ada jawaban dari Jery


Jery masih diam menimbang tawar Bima. Ada baiknya juga ia menerima tawaran Bima, setelah meeting itu selesai ia akan langsung terbang ke Singapura hari itu juga. Ia masih punya waktu empat hari bukan walaupun waktu empat hari itu tidak cukup tapi tak apa lah, setidaknya ia mendapat cuti gratis. Nanti ia akan ambil cuti di lain waktu, pikir nya.


" Baik lah, kapan aku harus pergi? " Tanya Jery pada akhirnya menerima tawaran Bima


" Dua hari lagi, tapi dia sekarang tidak sedang berada di Kuala Lumpur. Karena beliau sedang sakit jadi beliau tinggal bersama keluarga nya yang ada di Singapura, jadi kamu harus pergi ke Singapura " Jelas Bima mengenai keberadaan rekan bisnis nya itu


Mendengar kata Singapura, seketika raut wajah Jery berubah ceria. Bagaimana tidak tujuan nya cuti memang ingin pergi ke sana. Dan sekarang ia di suruh meeting ke sana dan mendapatkan libur secara gratis.


Jery seperti sedang mendapatkan jackpot. Tak perlu mencari alasan mengapa ia bisa ada di sana nanti nya jika ia bertemu dengan Ega dan Ega bertanya akan hal itu. Ini yang dinamakan sambil menyelam minum air.


Sisil keluar dari toilet dan langsung bergabung dengan Bima dan Jery. Sisil melihat wajah Jery yang tersenyum ceria tak seperti biasanya, kemudian Sisil beralih menatap Bima untuk mendapatkan jawaban. Namun Bima hanya mengangkat bahunya bertanda ia juga tak tahu.


" Apa ada yang lain lagi? " Tanya Jery


" Tidak ada, hanya itu saja " Jawab Bima


" Baiklah kalau begitu, aku kembali ke ruangan ku lagi, karena banyak pekerjaan yang harus aku bereskan sekarang " Ucap Jery bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan ruangan Bima dengan bersiul.

__ADS_1


Jery harus segera menyelesaikan pekerjaan nya paling tidak pekerjaan untuk satu minggu ke depan sudah selesai dan ia akan mengerjakan yang paling urgent terlebih dahulu. Jika harus lembur, maka ia akan lembur hari ini. Jadi tidak ada pekerjaan yang mengharuskan ia untuk pulang terburu-buru dan saat pulang tidak ada pekerjaan yang menumpuk.


Kembali pada Sisil dan Bima yang ada di dalam ruangan.


" Sayang,, kamu yakin tidak ikut? " Tanya Sisil pada Bima. Kini Bima sudah duduk di kursi kebesaran nya


" Tidak, kamu pergi saja sendiri. Aku memiliki banyak pekerjaan, nanti sore aku akan jemput kamu di rumah mama Laras " Ucap Bima sambil membuka lembaran berkas yang ada di atas mejanya


" Baik lah kalau begitu, nanti setelah pekerjaan ku selesai aku langsung pergi ke kantor kak Dirga "


Sisil keluar dari ruangan Bima dan kembali ke meja kerjanya untuk mengerjakan pekerjaan nya. Hari ini ia akan ke kantor Dirga, ada pekerjaan yang harus ia kerjakan di sana. Sekalian ia mau memberi oleh-oleh untuk Dita.


Karena Bima tak bisa ikut jadi Sisil akan ikut Dirga pulang ke rumah mama Laras. Setelah pekerjaan Sisil untuk hari ini selesai Sisil langsung ke kantor Dirga dengan di antar oleh supir perusahaan.


Kini Sisil sudah tiba di perusahaan Dirga, ia berjalan melewati resepsionis tak lupa ia melemparkan senyuman pada para resepsionis yang bertugas dan pada para karyawan yang tak sengaja berpapasan pada nya.


Tak ada lagi tanda tanya dari para karyawan karena semua karyawan sudah mengetahui siapa Sisil. Dan ia bisa bebas keluar masuk perusahaan tanpa harus meminta izin tau bertanya pada resepsionis.


" Hai bestie, apa kabar nya? " Tanya Dita seraya memeluk tubuh Sisil


" Ciye pengantin baru, yang baru pulang honeymoon. Cerah mulu wajahnya " Goda Dita lagi


" Apa sih lo. Nih oleh-oleh nya udah gue bawa ya " Ucap Sisil meletakkan dua paper bag ke atas meja Dita


" Gimana gimana " Tanya Dita mencolek lengan Sisil


" Gimana apa nya? " Sisil malah bertanya balik pada Dita


" Gimana rasanya? Enak? " Tanya Dita ambigu


" Makanya nikah, kalau mau tau rasanya seperti apa " Ucap Sisil


" Nikah nikah, enak aja lo bilang nikah. Mau nikah ama siapa gue, pasangan aja gk ada " Ucap Dita mencebikkan bibirnya

__ADS_1


" Cup cup cup aduh kasihan nya temen gue. Wajah aja cantik tapi sayang jomblo " Sisil tertawa kecil mengoda Dita


" Udah jagan sedih, ada kak Dirga yang bakal nikahin lo " Lanjut Sisil


" Maunya gitu " Ucap Dita pelan namun masih bisa di dengar oleh Sisil


" Oya gimana, apa ponakan gue udah ada di sini? " Tanya Dita mengelus perut rata Sisil


" Aish... Baru juga beberapa minggu ini di tanam dan di siram masa udah langsung berbuah sih " Ucap Sisil menepis tangan Dita


" Kan siapa tau aja Sil bibit tuan Bima bibit super. Apa lagi di siram nya setiap hari, pasti cepet tuh berbuah nya " Ucap Dita


" Bener juga ya, tau aja lo kalau si Bima tiap hari ngegarap nya " Ucap Sisil membenarkan perkataan Dita


" Tau lah, hal seperti ini sudah biasa buat pengantin baru. Gue doa in semoga cepet membuahkan hasil ya. Biar gk sia sia tuh kerja keras kalian berdua "


" Aamiin... Tau aja si jomblo masalah beginian. Hayo tau dari mana lo? " Goda Sisil pada Dita dan Sisil mendapatkan hadiah tepukan di jidatnya dari Dita


Bahas apa sih sebenarnya mereka berdua ini...


" Udah lah mending gue masuk nemuin kak Dirga. Ngomong ama lo gk berfaedah " Ucap Sisil membalikkan badan nya hendak ke ruangan Dirga


" Oya.. Kak Dirga ada kan di dalam ? " Tanya Sisil pada Dita sebelum ia benar-benar meninggal kan meja Dita


" Ada kok " Jawab Dita


" Ok gue masuk dulu "


" Thanks Sil buat oleh-oleh nya " Teriak Dita dan di acungi jempol oleh Sisil


Dita melihat dua paper bag di atas mejanya pemberian dari Sisil tadi. Dita membuka satu paper bag dan isinya beraneka makanan khas korea dan satu paper bag lagi isinya sebuah hanbok yang sangat cantik dengan perpaduan warna biru laut dan pink.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2