
Happy Reading π
ππππππ
Belum selesai dari kekaguman bangunan luar rumah sekarang mama Rita kembali terkagum setelah memasuki dalam rumah dan melihat ini nya, sungguh sangat mengagumkan.
Kedatangan mereka sudah di tunggu oleh Laras dan di sambut hangat oleh semua anggota keluarga. Di ruang tamu Laras dan Gunawan sudah berdiri untuk menyambut Sisil. Dan dia antara mereka nampak sepasang lansia yang ikut menyambut.
Sepasang lansia itu terus saja melihat Sisil dengan mata berbinar. Setelah memutuskan pandang dari Sisil mereka melihat Laras dan Gunawan, kemudian mengangguk seperti membenarkan sesuatu.
" Selamat datang " Sambut Laras langsung memeluk Sisil
" Selamat sore tante, oya perkenalkan ini mama Rita dan ini Alif " Sisil memperkenalkan mama Rita dan Alif
" Halo nyonya Rita selamat datang " Laras menyalami mama Rita
" Ah ya,, halo nyonya Laras. Panggil saja Rita jangan ada embel-embel nyonya nya " Ucap mama Rita canggung
" Oh begitu,, baiklah seperti nya dengan menyebut nama akan lebih terdengar akrab " Seru Laras dan di angguki mama Rita
" Oh ini Alif,, lucu sekali. Halo Alif mau berteman sama oma? " Laras berjongkok menyamakan tinggi nya dengan badan Alif dan berbicara dengan nada anak anak.
" Mau oma " Alif menjawab tanpa keraguan, ia sangat suka dengan Laras.
" Anak pinter " Puji Laras mengelus kepala Alif
__ADS_1
" Oh iya perkenalkan ini suami saya Gunawan dan ini kedua orang tua saya, pak Alex dan ibu Diana " Ucap Laras memperkenalkan keluarga nya
" Rita " Ucap mama Rita memperkenalkan diri pada suami dan kedua orang tua Laras dan di sambut baik oleh mereka
" Alif " Alif ikut memperkenalkan dirinya juga seperti yang di lakukan mama Rita
" Halo saya Sisil " Ucap Sisil berkenalan dengan kedua lansia di depan nya
" Halo juga sayang, panggil saya oma dan dia opa " Oma Diana menyambut sapaan Sisil dengan suka cita, ia sampai memeluk Sisil begitu erat. Dan Sisil hanya tersenyum canggung.
" Ahh iya,, bukannya tante lagi ngadain arisan. Kok sepi tan? " Tanya Sisil pada Laras
" Sebentar lagi teman teman tante juga datang, acara nya akan di mulai setengah jam lagi " Ucap Laras
Ruang keluarga yang luas itu kini menjadi ramai, mereka berkumpul di sana. Mengobrol banyak hal. Dirga nampak sedang bermain bersama Alif dan Sisil. Oma Diana, opa Alex dan Gunawan mengobrol dengan mama Rita.
Sedang asik bermain dan bercerita tiba tiba seorang pria tampan berpakaian santai, dengan tubuh tinggi dan langkah kaki lebar nya berjalan ke arah mereka. Alif yang terlebih dulu melihat langsung berteriak.
" Daddy... " Teriak Alif melihat Bima yang sedang berjalan semakin mendekat
Teriakan Alif membuat semua orang melihat nya dan beralih melihat kemana arah pandang Alif. Alif beranjak dari duduknya dan langsung berlari menghampiri Bima.
Alif merentang kan kedua tangannya dan di sambut oleh Bima dengan menggendongnya. Dirga heran melihat Alif dan Bima yang sangat akrab.
" Kenapa Alif memanggil Bima dengan sebutan daddy? " Tanya Dirga pada Sisil yang duduk di sebelah nya.
__ADS_1
Pertanyaan nya tidak di jawab oleh Sisil, karena Sisil sedang menikmati keindahan makhluk ciptaan Tuhan yang bernama Bima.
" Aahhhh tampan sekali pacar gue " Ucapnya dengan mata berbinar tanpa menghiraukan orang di sekitar nya
Sungguh memalukan!!!!
Walaupun sudah sering melihat Bima berpakaian santai ala rumahan tetap saja membuat Sisil selalu meleleh jika melihat nya. ' Nikmat Tuhan mana lagi yang engkau Dustakan '.
Dirga menggelengkan kepalanya melihat tingkah Sisil. Ia tak terkejut mendengar ucapan Sisil. Karena ia yakin Bima dan Sisil pasti sudah jadian melihat dari kedekatan mereka beberapa waktu ini. Ia hanya akan bertanya kapan mereka jadian dan kenapa tidak memberi tahu.
" Air lliurmu menetes "
πΈ
πΈπΈ
πΈπΈπΈ
Terima kasih sudah mampir di novel author ya π
Terima kasih juga buat like nya ππ
Bantu vote juga ya ππ
Terima kasih untuk komentar positif nya, dengan adanya dukungan komentar yang positif membuat author semangat berimajinasi ππ
__ADS_1