GADIS BERCADAR Bermata Hijau V DUDA BERANAK Kembar Empat.

GADIS BERCADAR Bermata Hijau V DUDA BERANAK Kembar Empat.
MAHLIGAI CINTA.


__ADS_3

•⊶⊷❉্᭄͜͡💚 Mutiara hikmah 💚❉্᭄͜͡⊶⊷•


Terkadang untuk meraih yang indah, tidak selalu dilalui dengan mudah. Ketika perjuanganmu mengejar sesuatu selalu ada saja rintangannya. Akan tetapi jangan pernah menyerah. Teruslah perjuangkan. Yakinlah, ketika sebuah kemenangan berada digenggaman, akan terasa lebih manis. Sehingga kita lupa pada rasa sakit yang telah kita lewati.


So, nikmatlah dan syukurilah. Karena hadirnya kebahagiaan adalah cara bagaimana kita bisa mensyukuri apa yang diberikan Allah kepada kita. Semakin banyak kita bersyukur, semakin banyak kebahagiaan yang kita dapat


Maka, jangan menunggu bahagia untuk bersyukur, namun bersyukurlah agar bahagia


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


•⊷⊶⊷⊶⊶⊷⊶•❉্᭄͜͡💚❉্᭄͜͡•⊶⊷⊶⊶⊷⊶⊷•


Hans benar-benar dikejutkan oleh perilaku Inayah, yang mulai berani menciumnya. Padahal selama ini Hans, selalu berusaha menahan hasratnya, dari ketika ia melihat istrinya yang ketakutan saat melihat kamar. Ditambah lagi ia baru mengalami keguguran. Jadi sudah cukup lama Hans menahan hasratnya. Makanya ketika melihat keberanian Inayah, Hans tak mampu lagi menahannya.


"Huh! Sepertinya Abang harus menghukum kamu ya?" katanya, ketika wajah sedang ditahan Inayah agar Hans, tak membuang pandangannya lagi.


"Abang mau menghukum Nayah dengan apa?" tanya Inayah, dengan wajah polosnya dan terlihat pasrah. Karena memang ia merasa telah berbuat salah. Mendengar pertanyaan istrinya Hans langsung tersenyum tipis.


"Yakin ingin tahu hukuman dari Abang?Emangnya kamu mau kalau Abang hukum hm?" tanya Hans, dengan pandangan selalu mengarah ke bibir Inayah, yang sejak tadi memang menjadi pusat perhatiannya, setelah bibir itu sempat menyentuh bibirnya.

__ADS_1


"Yaa mau bagaimana lagi, kan emang Nayah yang salah. Jadi wajar saja kalau Nayah dihukum," balas Inayah, masih terlihat pasrah.


"Baiklah kalau begitu Abang nggak akan sungkan lagi untuk menghukum kamu. Jadi apakah kamu sudah siap Sayang, mendapatkan hukuman dari Abang hm?" tanya Hans, seraya tersenyum seringai.


"Hmm..in shaa Allah.. tapi mukulnya jangan kuat-kuat ya Bang?" kata Inayah yang berpikir Hans akan memukulnya sebagai hukumannya. Mendengar perkataan Hans pun kembali tersenyum tipis.


"Baiklah, tapi dengan syarat kamu harus pejamkan mata dulu dong,"


"Baiklah," balas Inayah, dan ia pun langsung memejamkan matanya. Hans kembali tersenyum penuh kemenangan. Lalu ia pun langsung mendekati wajahnya ke wajahnya Inayah. Bahkan kini bibirnya telah menyatu dengan bibir Inayah. Membuat mata Inayah langy membulat.


"Uhmm..." protesnya, namun tak dihiraukan oleh Hans. Ia terlihat begitu menikmati bibir Inayah yang terasa begitu lembut. Inayah yang merasakan kelembutan yang diciptakan oleh suaminya itu, akhirnya ikut terhanyut. Hingga tanpa sadar tangannya telah melingkar sempurna dileher suaminya. Karena memang sebenarnya ia juga amat merindukan sentuhan-sentuhan dari suaminya tersebut.


Setibanya di tempat tidur dengan perlahan dan dengan posisi yang sama, Hans pun mulai membaringkan tubuh istrinya. Tetapi malah membuat Inayah langsung tersadar. Dan ia pun langsung melepaskan tautannya.


"Aakh..Abang mau apa? Ha..ha.. Inikan masih siang Bang," tanyanya dengan nafas memburu, selepas bertautan bibir.


"Ha..ha.. Abang sedang menginginkan itu Sayang, Abang sudah tidak bisa menahan diri lagi Sayang. Jadi please Izinkan Abang menyentuh kamu yaa? Abang janji akan melakukannya dengan lembut," balas Hans, dengan tatapan penuh pengharapan yang sudah di penuhi oleh hasratnya. Bahkan suaranya terdengar begitu berat seakan ia sedang menahan sesuatu yang amat menyiksa dirinya.


Melihat Suaminya yang terlihat begitu tersiksa, membuat Inayah tak sampai hati untuk menolaknya. Dan akhirnya ia pun mengangguk kepalanya dengan pasrah. Hans yang tampak begitu senang tatkala ia melihat anggukan dari istrinya, yang artinya ia telah mendapatkan lampu hijau dari Inayah.

__ADS_1


"Alhamdulillah terima kasih Sayang," ucapnya dan ia pun langsung mengecup lembut dahi istrinya, "Ya sudah Abang mulai ya? Tapi sebelum kita berdoa dulu yaa?" katanya lagi, dan membalasnya Inayah dengan anggukan kepalanya lagi.


Setelah mendapatkan persetujuan dari Istrinya. Hans pun langsung menengadahkan kedua tangannya dan ikuti oleh istrinya. Lalu ia pun memimpin doa tersebut. Yaitu doa bersihgama, agar mereka terhindar dari godaan Syaitan dan juga apabila mereka dianugerahi anak. Maka anak-anak akan menjadi anak yang Sholeh dan Sholehah. Berikut doa bersihgama.


بِسْمِ اللهِ العِلِيِّ العَظِيْمِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنْ قَدَّرْتَ أَنْ تَخْرُجَ مِنْ صُلْبِيْ، اَللَّهُمَّ جَنِّبْنِي الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنِيْ


Bismillahil 'aliyy al-azhim. Allahumma ij`alhaa dzurriyatan thayyibah, in kunta qaddarta an tukhrija dzaalika min shulbi. Allahumma jannibni asy-syaithaan wa jannib asy-syaithaan maa razaqtanaa.


Artinya: "Dengan nama Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. ya Allah, jadikanlah ia keturunan yang baik bila Kau takdirkan ia keluar dari tulang punggungku. Yaa Allah jauhkan aku dari setan, dan jauhkan setan dari benih janin yang Kau anugerahkan padaku."


Setelah melakukan ritual doanya, Hans, pun langsung memulai Sunnah keduanya yaitu mencumbui Istrinya dengan yang diawali dengan kecupan lembut pada dahi Inayah, lalu turun ke kedua matanya, turun kembali menuju ke dua pipinya, dan tak lupa juga ke pucuk hidungnya. Lalu yang terakhir ketempat yang paling ia favoritkan sekali, yaitu kebibir Inayah yang mungil nan merah itu. Untuk sesaat ia begitu menikmatinya bibir lembutnya Inayah. Yang terasa begitu manis baginya. Sehingga menimbulkan suara kecapannya, berkali-kali.


Setelah merasa puas bermain di area wajah. Kini Hans mulai menelusuri jalan setapak sebelum area perbukitan. Untuk sesaat ia bermain disana, dan meninggalkan jejak-jejak hak kepemilikannya. Sehingga menimbulkan suara-suara yang terdengar Aneh dari mulut Inayah. Namun terdengar indah ditelinganya Hans, sehingga memicu hasratnya yang ingin menjejakkan ketempat yang lainnya.


Hans terlihat begitu bersemangat, menelusuri area-area, yang menjadi favoritnya. Sambil tangannya membuka satu persatu kain yang melekat ditubuh istrinya. Setelah itu ia juga membuka satu persatu kain yang melekat di dirinya. Sehingga tak ada lagi penghalang bagi pedangnya yang terlihat sudah amat siap untuk tenggelam kelautan mahligai cinta yang membara Hans dan Inayah.


Setelah itu.. dari pada membayangkan percintaan Hans dan Inayah. Sebaiknya bagi para Readers yang sudah memiliki pasangan halal. lebih baik cara pahala juga. inikan malam wajib 😉 cus Akh cari pahala 🤭


...⊶⊶⊷⊶•❉্᭄͜͡💚❉্᭄͜͡•⊶⊷⊶⊶...

__ADS_1


Jangan lupa Dukung author ya 😉 Berikan VOTE, LIKE, HADIAH, & KOMNTAR. Biar Author semangat UP Oke😉


__ADS_2