
•⊶⊷❉্᭄͜͡💚 Mutiara hikmah 💚❉্᭄͜͡⊶⊷•
Rendah hati adalah dimana seseorang tidak merasa lebih baik dari orang lain. Tidak merasa lebih pintar dari orang lain, tidak merasa lebih dan lebih dari orang lain, senantiasa merasa buruk dan merasa perlu perbaikan. Senantiasa merasa diri banyak kekurangan dan selalu ingin memperbaiki diri dari hari ke hari
Dan jadilah pribadi yang pandai bersyukur. Karena sesungguhnya bagi seorang muslim Setiap kondisi itu baik dan perlu disyukuri
Jangan menangisi apapun yang tiada tapi bersyukurlah atas apa yang ada
Jangan menghitung apa yang hilang tapi hitunglah yang tersisa
Jangan mengeluh atas apa yang tidak Allah berikan tapi bersyukurlah atas segala nikmat yang telah Allah berikan
__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__
•⊷⊶⊷⊶⊶⊷⊶•❉্᭄͜͡💚❉্᭄͜͡•⊶⊷⊶⊶⊷⊶⊷•
Waktu bergulir begitu cepat, kini keluarga Rio, juga sudah kembali ke M. Bahkan mereka juga sudah menjalani aktivitasnya masing-masing. Seperti halnya Rio, yang juga sudah disibukan kembali dengan urusan kantornya. Seperti saat ini ia terlihat begitu fokus pada layar laptopnya. Sehingga ia tak menyadari ketika seorang wanita cantik nan seksi telah memasuki ruangannya.
"Permisi Pak Rio..Pak..?" sapa Wanita tersebut, namun nampaknya Rio, tak mendengarnya. Sehingga ia pun memberanikan dirinya untuk mendekati Rio lebih dekat lagi.
"Permisi Pak, selamat siang!" katanya lagi, setelah jarak mereka sudah semakin dekat. Dan otomatis Rio pun tersentak, tatkala mendengar sapaan Wanita tersebut. Ditambah lagi jarak mereka amatlah dekat.
__ADS_1
"Eh! Kamu? Kenapa kamu ada didalam ruangan saya? Siapa yang mengizinkan kamu masuk hah?" tanya Rio, dengan tatapan begitu dingin. Terlihat sekali ia begitu tak menyukai kehadiran wanita tersebut.
"Kebetulan tadi sekretaris anda tidak ada di tempat Pak! Dan saya juga tadi sudah mengetuk-ngetuk pintu ruangan Anda. Tetapi Anda tidak mendengar Pak. Sampai saya berdiri di sini, baru deh Anda dengar," jelas Wanita itu, tanpa ada rasa canggung sedikit pun.
"Saya tidak ingin mendengar alasan apapun dari Anda Nona Bella! Jadi sebaiknya Anda tinggal tempat ini! Atau apakah Anda ingin saya memanggil scurity disini, untuk Anda yang tidak tahu malu ini, hah?!" ujar Rio, dengan tatapan yang masih terlihat begitu dingin pada wanita yang dipanggil Bella tersebut.
"Tenanglah Pak Rio! Saya datang kesini, bukan karena Anda sudah menolak proposal perusahaan kami. Tetapi saya datang memang khusus untuk Anda! Karena saya ingin mengenal Anda lebih jauh lagi," balas Bella seraya ia berjalan semakin mendekati Rio yang saat ini sedang duduk di kursi kebesarannya.
Bahkan Wanita itu terlihat tak punya rasa malu. sedikitpun. Sehingga ia begitu berani mendekati Rio, dalam keadaan baju yang sengaja ia buka kancing bagian atasnya, sehingga terlihatlah sembulan bukit kembarnya yang tampak begitu bohay. Ia juga terlihat begitu percaya diri, dan yakin bahwa Rio, akan tergoda olehnya.
"Tampaknya Anda sangat kelelahan Pak Rio. Bolehkah Saya memijat Anda?" tanya Wanita, itu dan tanpa menunggu jawaban dari Rio. Ia bahkan sudah memulaikan aksi memijatnya, dengan sensasi-sensasi yang berbeda. Tampak sekali ia ingin membangkitkan gairahnya Rio.
Namun usahanya sia-sia karena Rio langsung bangkit dari duduknya dan langsung mendorong tubuh Bella dengan sekuat tenaganya, "Dasar wanita j*l*Ng! Lo pikir bisa menjebak guea hah? Enyahlah kau dari sini!" serunya, sambil mendorongnya. Sehingga tubuh Bella langsung terhempas jauh ke lantai dengan sekuatnya.
Rio yang melihat itu, hanya diam saja. Bahkan ia terlihat begitu tenang dan santai menyaksikan aksi jebakannya Bella. Dan ketika telah menghentikan aksinya. Rio langsung menepukkan tangannya, sambil tersenyum sinis, "Apakah sudah selesai aksi kotor Anda? Kalau sudah selesai silahkan tinggalkan tempat ini!" katanya dengan wajah datarnya.
Tetapi bukannya keluar Bella, malah menjerit-jerit histeris, "Aaaakh! Brengsek Lo Rio! Lepaskan gue! Kyaaaak..toloooong..! Toloooong sayaaa!!" teriaknya, berharap para karyawan Rio dapat mendengar jeritannya Bella. Namun sepertinya ia tidak tahu, kalau ruangan Rio memiliki kedap suara. Dan tentu saja usahanya menjadi sia-sia karena tak satupun karyawan Rio yang muncul diruangan tersebut.
"Cih! Dasar wanita ular! Seperti Lo tidak bisa diusir secara baik-baik ya? Oke kalau begitu!" kata Rio, sambil ia menekan tombol pada tablephonenya yaitu telepon yang diletakkan di atas meja. Seraya ia berkata, "Kalian datanglah ke ruangan saya!" katanya dan tak berapa lama terdengar suara ketukan pintu.
"Masuk!" seru Rio. Dan tak berapa lama masuklah dua pria berpakaian seragam scurity.
__ADS_1
"Permisi Pak!" kata salah satu scurity tersebut.
"Bawalah wanita itu! Dan ingatlah oleh kalian. Kalau wanita itu muncul lagi di hadapanku, maka hari itu juga saya akan memecatnya kalian! Kalian mengerti!?" kata Rio, sedikit mengancam pada para security-nya.
"Mengerti Pak!" balas mereka secara bersamaan.
"Bagus! Sekarang usir wanita ini cepat!" kata Rio lagi terdengar tegas.
"Baik Pak!" balas kedua scurity itu. Dan mereka pun langsung menarik tangannya Bella.
"Lepaskan gue! Ingat Rio, gue akan menuntut Lo! Dan akan gue pastikan Lo akan hancur!" teriak Bella sambil meranta-rontakan tangannya agar ia bisa terlepas dari kedua scurity tersebut. Namun kedua Pria itu seperti tak menghiraukannya. Dan mereka terus menarik tangan Bella menuju pintu keluar. Dan tampak salah satu dari scurity itu langsung membuka pintu ruangannya Rio
Dan ketika pintu ruangan itu terbuka, keduanya tampak terkejut, begitu juga dengan Bella. Karena ternyata didepan pintu ruangannya Rio, telah berdiri seorang wanita yang sedang memakai cadar. Dengan wajah yang terlihat kaget karena melihat kondisi tubuhnya Bella.
"By Naazwa!" sentak Scurity tersebut.
Mendengar nama istrinya disebut, seketika mata Rio, yang tadi sempat kembali fokus ke layar laptopnya. Kini langsung beralih ke pintu ruangannya. Dan tampaklah Naazwa yang sedang menatap wajah Bella.
"Naazwa?!" sentak Rio.
⊶⊶⊷⊶•❉্᭄͜͡💚❉্᭄͜͡•⊶⊷⊶⊶
__ADS_1
Jangan lupa Dukung author ya 😉 Berikan VOTE, LIKE, HADIAH, & KOMNTAR. Biar Author semangat UP Oke😉