GADIS BERCADAR Bermata Hijau V DUDA BERANAK Kembar Empat.

GADIS BERCADAR Bermata Hijau V DUDA BERANAK Kembar Empat.
MALAM PENGANTIN.


__ADS_3

•⊷⊶⊷❉্᭄͜͡💚 Mutiara hikmah 💚❉্᭄͜͡⊶⊷⊷•


PAHALA NAFKAH KELUARGA


Terkadang, sebagian orang ketika bersedekah kepada fakir miskin, atau memberi kepada kawan yang butuh, ia menganggap sebagai amal mulia lagi sangat bermakna. Namun kala mengeluarkan harta berupa nafkah kepada keluarga, ia mengira biasa saja bahkan sia-sia..


Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ; "Satu dinar yang engkau nafkahkan kepada keluargamu adalah lebih besar pahalanya.. (HR. Muslim: 995)


Yakni lebih besar dari pahala jumlah uang serupa yang dikeluarkan fii sabilillah, untuk memerdekakan budak, maupun membantu orang miskin. Nafkah dalam bentuk apapun, termasuk makan keseharian.


Dan makanan yang engkau beri pada anakmu, bernilai sedekah untukmu. Pun makanan yang engkau bagi untuk istrimu, termasuk sedekah.. (Hasan, HR. Ahmad)


Untukmu para pencari nafkah. Jangan pelit berbagi kepada keluarga. Karena Ada ganjaran pahala yang menanti Anda.


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


••┈┈•┈┈••┈••✾•◆❀💚❀◆•✾••┈••┈┈•┈┈••


"Apa-apaan ini! Kamar begini jorok! Segala kelopak bunga berserakan lagi! Gimana mau istirahat kalau begini!"


Mendengar Omelan Suaminya, Inayah langsung menepuk lengan Suaminya, yang masih ia rangkul, "Iiikh..! Apaan sih Bang? Katro banget sih? Ini tuh kamar pengantin tau! Jadi wajarlah seperti itu, biar suasananya jadi romantis tau, Bang!" jelas Inayah, membuat mulut Hans langsung terperangah.


"Haaah? Iyakah?" tanyanya dengan tatapan masih melihat kesekeliling kamar tersebut.


"Ya iyalah Bang, lagiankan saat ini kita sedang menjadi pengantin. Jadi wajar dong mereka mempersiapkan hal perti ini," jelas Inayah, membuat Hans langsung tersenyum smirk Tatkala ia mendengar kata pengantin.

__ADS_1


"Aaah... benar juga yaa, Kitakan sekarang pengantin baru, berarti malam ini adalah pertama kita dong?" kata Hans seraya ia mengedipkan sebelah matanya pada Inayah, membuat mata Inayah langsung membulat sempurna.


"Hah..? Kok malam pertama sih Bang? Malam pertama apaan coba? Nggak ingat apa! Perut Nayah , sudah mulai membuncit nih?" protes, Inayah, seraya ia menunjukkan perutnya, yang memang mulai sedikit membuncit.


"Maksudnya, malam pertama kita, sebagai pengantin, loh Sayang. Lagian Kitakan tidak pernah mendapatkan hal seperti ini Sayang. Jadi wajar dong ini yang pertama kalinya untuk kita," jelas Hans. Seraya ia membuka cadarnya Inayah.


"Huumm.. iya juga sih?" balas Inayah, seraya ia kembali melihat sekeliling kamar hotel yang direkomendasikan sedemikan indahnya.


"Makanya itu kita, harus menjadikan hari ini menjadi momen terindah buat kita Sayang," kata Hans, seraya ia mengajak istrinya diduduk disebuah sofa, "Sini Abang bantu buka, mahkota dan hijab kamu Sayang," lanjut Hans lagi, seraya ia mulai membuka jarum pentul, yang terselip di mahkotanya Inayah. Setelah mahkota terbuka ia juga membantu membuka Hijab Inayah yang berlapis-lapis tersebut.


Sementara Inayah hanya Diam, sambil matanya menatap sekeliling kamar hotel tersebut. Ia terlihat mengagumi hiasan kamar tersebut. Dan disaat ia kembali terpesona melihat keindahan kamar, tiba-tiba saja tubuhnya langsung melayang membuatnya seketika menjerit.


"Kyaaaaa...!!" pekiknya. Dan dengan spontan ia pun menyadari kalau dirinya sedang digendong oleh suaminya itu. Dan seketika ia pun langsung melingkarkan tangannya ke lehernya Hans.


"Kok mau ngapain sih Sayang? Emangnya kamu lupa ya? Inikan malam pengantin kita, jadi wajar dong kalau kita... Ting!" balas Hans sambil ia mengedipkan sebelah matanya. Seraya kakinya mulai ia langkahkan menuju keranjang yang dipenuhi dengan kelopak bunga mawar merah tersebut.


Mendengar perkataan Hans, membuat jantung Inayah tiba-tiba, berdetak begitu kecang. Bahkan ia merasa seakan hari itu memang malam pertama mereka. Apalagi ketika Hans mulai membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur yang telah ditaburi kelopak bunga itu. Di tambah lagi, ia mendapatkan tatapan yang begitu lembut dari suaminya, membuat matanya ikut terkunci kedalamnya.


Untuk sesaat mereka saling bertatapan mata hingga akhirnya, mata Hans beralih kebibirnya Inayah. Dan tanpa basa-basi lagi, Hans langsung meraih bibir nan merah seperti cenil tersebut. Lalu menyesapnya dengan lembut, seakan-akan ia sedang memakan sebuah permen yang begitu manis, sehingga kecapannya terdengar begitu jelas.


Begitu juga dengan Inayah, yang terlihat ia juga begitu menikmatinya. Sehingga tanpa sadar tangannya kini sudah melingkar sempurna dileher suaminya. Hans yang mendapatkan respon dari Inayah membuat hasratnya yang selama ini tertahan karena kehamilan Inayah lagi dalam masa trimester pertama. Kini hasratnya itu seperti tak bisa ditahannya lagi. Dan bahkan hasratnya tersebut sudah mulai menuntutnya untuk melakukan hal yang lebih lagi.


"Ughmm....Sayaang..? Apakah Abang sudah boleh melakukan itu?" ucap Hans dengan suara yang terdengar begitu berat. Bahkan matanya kini sudah mulai memerah, serta urat-urat halus pada pelipisnya terlihat begitu jelas. Menandakan ia sedang menahan sesuatu yang begitu berat.


Inayah tak langsung menjawab pertanyaan suaminya. Bahkan diwajahnya tergambarkan ada rasa ragu dan perasaan takut, membuat Hans paham akan hal itu. Apalagi ia masih ingat ketika istrinya itu mengalami keguguran pada anak pertama mereka, jadi ia pun memaklumi. Namun tetap saja ia tidak bisa menundanya lagi.

__ADS_1


"Sayang, Abang janji akan melakukannya dengan pelan-pelan saja, agar tidak melukai anak kita, ya?" lanjut Hans, lagi, dengan suara yang masih terdengar begitu berat, membuat Inayah, tak tega melihatnya.


"Lakukanlah Bang, tapi janji pelan-pelan aja, soalnya Nayah takut, mengenai anak kita," balas Inayah dengan lembut.


"Iya Sayang, Abang janji akan perlahan-lahan saja. Kalau begitu apakah sudah boleh Abang mulai sekarang, Sayang?" tanya Hans, kembali menunggu persetujuan istrinya. Dan Inayah pun membalasnya dengan anggukan kepala saja.


"Alhamdulillah.. kalau begitu kita mulai ya? Abang janji akan melakukannya dengan lembut." kata Hans lagi, dan Inayah kembali membalas dengan anggukan kepalanya saja, "Ya sudah ayo kita berdo'a dulu ya" lanjut Hans, kembali Inayah mengangguk. Lalu keduanya pun menengadahkan kedua tangan mereka. Lalu mereka pun doa bersihgama.


بِسْمِ اللهِ العِلِيِّ العَظِيْمِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنْ قَدَّرْتَ أَنْ تَخْرُجَ مِنْ صُلْبِيْ، اَللَّهُمَّ جَنِّبْنِي الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنِيْ


Bismillahil 'aliyy al-azhim. Allahumma ij`alhaa dzurriyatan thayyibah, in kunta qaddarta an tukhrija dzaalika min shulbi. Allahumma jannibni asy-syaithaan wa jannib asy-syaithaan maa razaqtanaa.


Artinya: "Dengan nama Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. ya Allah, jadikanlah ia keturunan yang baik bila Kau takdirkan ia keluar dari tulang punggungku. Yaa Allah jauhkan aku dari setan, dan jauhkan setan dari benih janin yang Kau anugerahkan padaku."


Setelah melakukan ritual doanya, Hans, pun mulai menunaikan Sunnah keduanya ya itu mencumbui Istrinya dengan diawali kecupan lembut pada dahi Inayah, lalu turun ke kedua matanya, turun kembali menuju ke dua pipinya, lalu singgah ke pucuk hidungnya dan kini menuju ketempat favoritnya, yaitu kebibir mungilnya Inayah. Untuk sesaat ia begitu menikmatinya. Bak sedang memakan permen, sehingga suara kecapannya terdengar begitu jelas, Ia terlihat begitu bersemangat.


Apalagi Iagi, ketika mendapatkan respon dari Istrinya dan ditambah lagi, kini tangan Inayah, kembali melingkar di lehernya. Membuat hasrat semakin menggebu-gebu. Sehingga jiwa pertulangannya pun bangkit. Dan kini ia pun mulai menelusuri bagian leher Inayah, yang menimbulkan suara aneh muncul dari mulutnya mungilnya.


Hans yang mendengarnya semakin merasa tertantang ingin menelusuri daerah lainnya. Untuk itu tangannya pun mulai membuka satu persatu kain yang melekat ditubuhnya Inayah. Agar ia bisa secepatnya menenggelamkan dirinya ke dalam samudera percintaan malam pengantin mereka yang Hot, itu.


Setelah itu Authornya bobo akh 😴😴😴😴 nantuk😴😴


...┈••┈••✾•◆❀💚❀◆•✾••┈••...


Oh iya Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya guys 😉🙏 Serta jangan lupa berikan 👉" ⭐⭐⭐⭐⭐ serta ulasan Oke 😉 Dan tak lupa juga Vote serta Hadiahnya ya 🤭 biar memicu Author update kembali oke guys 😉 Syukron 🥰.

__ADS_1


__ADS_2