GADIS BERCADAR Bermata Hijau V DUDA BERANAK Kembar Empat.

GADIS BERCADAR Bermata Hijau V DUDA BERANAK Kembar Empat.
DASI MEMBAWA BERKAH.


__ADS_3

•⊶⊷❉্᭄͜͡💚 Mutiara hikmah 💚❉্᭄͜͡⊶⊷•


Gunung memiliki ketinggian masing². Sungai memiliki kedalaman masing², tidaklah perlu saling membandingkan, karena semuanya sangat berbeda. Seperti Angin memiliki sifat yang bebas. Awan memiliki kelembutan.


Seperti halnya manusia pasti memiliki sifat yang berbeda-beda. Dan setiap orang juga punya kelebihan masing². Tidaklah perlu kita menirunya. Karena setiap orang juga memiliki sifat masing².


Maka Raihlah apa yang kita harap bisa membawa kebahagiaan. Jagalah apa yang kita anggap pantas. Hargailah apa yang kita anggap suatu keberuntungan. Ikuti kata hati, agar tidak ada penyesalan dalam hidup ini.


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


•⊷⊶⊷⊶⊶⊷⊶•❉্᭄͜͡💚❉্᭄͜͡•⊶⊷⊶⊶⊷⊶⊷•


"Naazwa?!" sentak Rio. Dan seketika ia bangkit dari kursi kebesarannya, dan langsung menghampiri Naazwa. Karena ia tak mau Naazwa salah paham dengan apa yang telah dilihatnya. Apalagi saat ini Bella dan kedua scurity itu masih belum keluar. Karena masih terhalang oleh Naazwa, yang memang ia berdiri tepat di depan pintu ruangnya Rio.


"Sayang masuklah! Bibei akan jelaskan semuanya," kata Rio, seraya ia mengulurkan tangannya ke Naazwa. Namun belum lagi, tangan Naazwa, menyambut tangan Rio, tiba-tiba saja Bella langsung bersimpuh didepan Naazwa.


"Nyonya, hiks..hiks.. tolong saya Nyonya hiks..saya minta keadilan atas perbuatan Suami Anda Nyonya, hiks.. hiks! Lihatlah yang telah suami Anda lakukan, saya benar-benar malu Nyonya! Hiks..hiks.. huhuhu" keluh Bella, terlihat begitu menyedihkan. Ia sengaja mengeluarkan suara tangisannya, berharap Naazwa menjadi iba padanya. Dan akan meminta suaminya untuk bertanggung jawab. Itulah yang dipikirkan oleh Bella.


"Apakah Anda yakin, kalau ini perbuatan suami saya Nona?" tanya Naazwa, dengan tatapan matanya terlihai datar.


"Siapa lagi yang ada diruangan ini? Bukankah ini ruangan suami Andakan Nyonya? Hiks..hiks..Anda masih berpikir, kalau suami Anda orang baikkah Nyonya? Setelah apa yang dia lakukan pada saya, hiks..hiks.." balas Bella, yang terlihat masih terisak-isak.


"Memangnya apa yang Suami saya lakukan Nona?" tanya Naazwa lagi masih terdengar datar.


"Apakah Anda tidak lihat kondisi saya Nyonya? Suami Anda telah memperkosa saya! Hiks..dia sudah merenggut kesucian saya! Hiks..hiks.." teriak Bella, yang akhirnya ia menjadi pusat perhatian bagi para karyawannya Rio. Karena memang posisi mereka sedang didepan pintu ruangannya Rio.


"Apakah kalian percaya, kalau Pak Rio memperkosa wanita ini?" tanya Naazwa, pada para karyawan dan karyawati Rio. Dan seketika mereka pun langsung menjawab,

__ADS_1


"Tidak Bu! Kami tidak percaya!" ujar mereka secara bersamaan. Membuat Bella menjadi kesal.


"Bolehkah saya tahu apa alasannya? Dina, kamu yang jawab," kata Naazwa lagi, yang kali ini ia meminta sekertaris Rio, untuk menjawabnya.


"Karena selain Ibu Naazwa. Pak Rio tidak akan pernah sekalipun melirik wanita lain, Bu. Dan pak Rio, juga orangnya dingin jadi nggak mungkin Dia bisa tergoda dengan Nona Bella," balas Dina, yang paling tahu tabiat Rio, ketika berada di kantor.


"Anda dengarkan Nona? Jadi berhentilah berkata omong kosong pada Saya! Karena saya paling tahu gimana sifat suami saya!" ujar Naazwa, terlihat santai.


"Omong kosong kata Anda? Lihat saya sudah seperti ini! Anda masih bilang saya omong kosong Nyonya?!" seru Bella, yang terlihat ia masih belum mau menyerah.


"Iya benar! Saya akan terus mengatakan kalau perkataan Anda hanya omong kosong belaka! Karena hanya melihat simpulan dasinya saja, saya langsung tahu, kalau suami ku tidak mungkin melakukan perbuatan yang tercela itu! Jadi berhentilah berkata-kata, yang akan membuat Anda menjadi rugi sendiri Nona!" ujar Naazwa seraya ia berjalan menghampiri Suaminya, yang sejak tadi hanya berdiri sambil melibatkan kedua tangannya ke bawah dadanya.


Melihat Naazwa menghampiri dirinya Rio pun langsung memeluk istrinya itu, "Terima kasih sayang, terima kasih atas kepercayaan kamu pada Bibei," ucapnya sambil memberi kecupan pada dahi Naazwa dengan penuh kasih sayang.


"Sama-sama Bei," balas Naazwa, seraya membalas pelukannya Rio.


"Kalian berdua, bawa wanita ular ini ke pihak yang berwajib! Dan sekalian bawakan rekaman CCTV yang ada diruanganku, sebagai buktinya kalau dia telah mencemarkan nama baikku!" ujar Rio, pada kedua scurity yang sejak tadi, hanya menonton drama yang dimainkan oleh Bella.


"Brengsek kalian berdua! Lihat saja akan membalas perlakuan kalian berdua pada gue!" teriak Bella, yang ditujukan kepada Rio dan Naazwa. "Lepasin gue!" sentaknya, yang terlihat sekali, ia sedang berusaha untuk melepaskan diri dari cengkeraman kedua security tersebut. Namun usahanya sia-sia saja karena tenaga kedua security itu lebih besar darinya. Hingga pada akhirnya ia pun pasrah dan mengikuti langkah security tersebut.


Setelah Bella dan Scurit tak terlihat lagi, Rio pun langsung menutup pintu ruangannya dan juga menguncinya.


"Eh, loh kok dikunci sih Bei?" tanya Naazwa heran.


"Biar kejadian tadi tidak terulang lagi, Sayang," balas Rio, yang kini ia pun kembali mendekati Naazwa. Bahkan ia langsung membuka cadar Istrinya, "Tahu nggak Sayang? Bibei tuh senang banget, saat melihat kamu, yang membela Bibei. Dan Bibei bersyukur sekali, karena dasi yang kamu pakaikan tadi pagi, telah menyelamatkan Bibei dari fitnah. Ternyata dasi ini membawa berkah, untuk Bibei, sekali lagi terimakasih ya Sayang," kata Rio lagi, penuh rasa syukur.


"Sama-sama Bei. Alhamdulillah Allah memberikan perlindungannya pada keluarga kita, makanya kita terhindar dari segala macam fitnah," balas Naazwa, yang terlihat juga ia begitu bersyukur, "Nah, berati mulai besok Bibei harus memakai dasi ya? Jangan memakai dasi kalau ada pertemuan penting saja dong," lanjutnya Naazwa, seraya a kembali merapikan dasi suaminya.

__ADS_1


"Baiklah Nyonya Brian, sesuai perkataan Anda saja," balas Rio, yang kemudian ia kembali mengecup lembut dahi istrinya, "Oh iya, hari ini jadwalnya kamu periksa kandungankan?" tanyanya Rio lagi.


"Iya Bei, makanya Zwa kesini, biar Bibei yang mengantarkan Zwa ke rumah sakit,"


"Ooh ya sudah, kalau begitu, Ayo Bibei antar Sayang," ajak Rio, yang kemudian ia pun merangkul pundak istrinya.


"Alhamdulillah, ayo.. ayo," balas Naazwa terlihat bersemangat. Dan akhirnya mereka pun beranjak meninggalkan ruangan Rio. Keduanya berjalan terlihat begitu mesra, membuat para karyawannya Rio ikut tersenyum melihat kemesraan bos mereka.


...⊶⊶⊷⊶•❉্᭄͜͡💚❉্᭄͜͡•⊶⊷⊶⊶...


Jangan lupa Dukung author ya 😉 Berikan VOTE, LIKE, HADIAH, & KOMNTAR. Biar Author semangat UP Oke😉


Oh iyaa selagi menunggu Ramanda update kembali. Yuk kunjungi karyanya, Kakaknya Ramanda, in shaa Allah ceritanya tak kalah seru deh cus Akh mampir. Nah biar tambah penasaran Ramanda kasih cuplikan sinopsisnya deh cekidot 😉👇


...♥️ ISTRI SIRIH TITIPAN ♥️...


Cinta tidak harus memiliki, itu yang Dokter Alan tanamkan di hati, agar tidak merusak persahabatan antara dirinya dengan Radit.


Alan dan Radit, mempunyai kegemaran dan cita-cita yang sama, bahkan dalam hal memilih wanita.


Namun, Alan lebih memilih mengubur cintanya, saat tahu Radit juga mencintai Keysha. Padahal, yang Keysha cintai sebenarnya adalah Alan.


Radit berhasil menikahi Keysha, tapi sayang konflik rumah tangga membuat Radit menjatuhkan talak, hingga jatuh talak 3.


Cinta dan kesungguhan Radit berhasil membuat hati Keysha luluh hingga bersedia kembali menikah. Tapi, tentunya harus lebih dulu mengikuti syariat tentang pernikahan setelah talak 3.


Radit meminta tolong kepada Alan yang sudah beristri tapi rumah tangganya juga tidak bahagia, agar mau menikahi Keysha sebagai istri siri. Dengan harapan, Alan nantinya mau menceraikan Keysha. Dan Keysha bisa kembali menikah dengannya.

__ADS_1



Penasarankan? Cus Akh kepoin, dan jangan lupa juga berikan dukungannya oke. Dan sampaikan juga salam Ramanda ya, sama Author Julia fajar, ya guys. Syukron 🥰🙏.


__ADS_2