GADIS BERCADAR Bermata Hijau V DUDA BERANAK Kembar Empat.

GADIS BERCADAR Bermata Hijau V DUDA BERANAK Kembar Empat.
BANG HANS YANG NGIDAM?


__ADS_3

•⊷⊶⊷❉্᭄͜͡💚 Mutiara hikmah 💚❉্᭄͜͡⊶⊷⊷•


Bersyukur juga disebut sebagai kunci kesuksesan. Sebagaimana firman Allah SWT:


وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ


Artinya: Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhan kalian memaklumatkan, "Sesungguh­nya jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepada kalian; dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS Ibrahim ayat:7)


Menjadi bahagia itu mudah, kuncinya adalah banyak bersyukur. Yang menjadikan manusia itu slalu rumit dan tak bahagia dalam menjalani hidup. Itu datangnya dari diri manusia itu sendiri


Jadi ingat bukan karena takdir ataupun ujian Allah, yang membuatmu tak Bahagia. Tapi karena rasa syukur kita yang masih sangat minim. Untuk itu Bila ingin merasakan kebahagiaan, maka bersyukurlah!!.


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


•⊷⊷⊶⊷⊶⊶⊷⊶•❉্᭄͜͡💚❉্᭄͜͡•⊶⊷⊶⊶⊷⊶⊷⊷•


"Wah, Maa shaa Allah, ternyata perkiraan Anda benar, Ustadzah. Iyaa Inayah positif hamil," ujar Dokter Inne, dan dengan spontan Anisah langsung mengucapkan rasa syukurnya.


"Alhamdulillah.. selamat ya Sayang, akhirnya sebentar lagi Anti akan menjadi seorang ibu," ucap Anisah, pada Inayah, seraya ia mengecup lembut dahinya Inayah, yang terlihat masih berbaring di tempat tidur khusus untuk tempat periksa kandungan.


Mendengar perkataan Anisah, Inayah tak langsung menjawabnya. Karena ia masih belum mengerti apa yang telah terjadi. Sehingga ia hanya bisa menatap wajah Anisah, dengan tatapan yang masih diselimuti oleh kebingungannya. Dan dari tatapan itu juga seakan ia meminta penjelasan padanya. Anisah yang seakan paham, ia langsung tersenyum lembut padanya.


"Hmm.. Kamu masih bingung ya? Nayah, saat ini Bang Diyan berada di kota Aceh dan tadi Bang Diyan juga menelpon Ana, dari sana. Dan beliau mengatakan, kalau saat ini Suami Anti sedang mengalami hal yang Aneh, dan dia selalu muntah-muntah, dan itu persis dengan apa yang dialami Bang Diyan. Makanya itu Bang Diyan menyuruh Ana membawa Anti kerumah sakit, karena beliau curiga kalau Anti saat ini sedang hamil. Dan ternyata kecurigaannya. Alhamdulillah Anti ternyata benar-benar sedang hamil," jelas Anisah, yang akhirnya ia pun menceritakan semuanya pada Inayah.


"Jadi ini benaran Ana hamil lagi Ustadzah?" tanya Inayah, yang tampaknya ia masih belum percaya dengan apa yang telah ia dengar.

__ADS_1


"Benaran Inayah," sambung Inne, seraya ia menghidupkan alat USGnya, "Baiklah supaya kamu lebih percaya lagi, kita lakukan USG Transvaginal ya, biar kita mengetahui apa kamu benar-benar hamil apa tidak," lanjut Inne seraya ia mengambil jelly pelicin perut. Setelah itu ia pun mengangkat bajunya Inaya kemudian ia pun mengoleskan jelly pelicin keperutnya Inayah, setelah itu ia pun mulai meletakkan alat USGnya pada perutnya Inayah. Dan tak berapa lama muncullah sesuatu dilayar monitornya.



"Maa shaa Allah, sepertinya murid Ustadzah juga akan memiliki Baby twins juga deh. Lihatlah terlihat jelas ada dua kantung yang masing-masing berisikan satu janin. Dan suara jantung juga normal, ini menandakan si janin sehat," jelas Dokter Inne, membuat Inayah maupun Anisah begitu terharu mendengarnya. Terutama Inayah, perasaannya bercampur aduk. Sehingga ia tak tahu harus berkata apa, hanya rasa syukur yang tergambar jelas di raut wajahnya.


"Sekarang Anti sudah percayakan? Kalau Anti memang benar-benar sedang mengandungkan?" tanya Anisah, yang terlihat juga kalau ia ikut bahagia, melihat kebahagiaan adik angkatnya itu. Pada awalnya Inayah membalas dengan anggukan saja. Namun karena ia ingin mengungkapkan rasa Syukurnya akhirnya, ia pun mengeluarkan kata-katanya juga.


"Na'am Ustadzah, Alhamdulilah Ana percaya. Ya Allah terimakasih atas anugerah terindah ini, Ana benar-benar sangat bersyukur karena Allah masih memberikan ana kepercayaan ini," balas Inayah, seraya ia mengelus perutnya yang terlihat masih datar. Ia begitu terharu sehingga ia tak mampu membendung air matanya lagi.


"Oke Inayah hari ini sudah cukup pemeriksaannya. Sebagai pengingat saja, karena belum Anda, habis keguguran jadi, saya sarankan Anda jangan melakukan hal-hal yang berat dulu. Dan perbanyak istirahat, karena di trimester pertama bagi orang yang pernah keguguran sangat rentan, untuk itu berhati-hati ya Inayah," jelas Inne, ketika mereka semua kembali duduk, di depan meja kerjanya Dokter Inne.


"Iya Dok, In shaa Allah," balas Inayah, dan tiba-tiba saja ia teringat, kalau tadi ia sempat melakukan sesuatu hal yang lumayan berat, karena ia sempat. mencangkul tanah saat ia hendak menanam sayuran, "Maaf Dok, saya ingin bertanya, apakah tadi janin saya benar-benar baik-baik saja Dok? Soalnya sebelum Ustadzah datang, saya sempat mencangkul tanah, dan menanam sayuran, apakah itu tidak apa-apa Dok?" tanya Inayah, dengan wajah yang terliputi rasa cemas.


Inne pun tersenyum, mendengar pengakuannya Inayah, "Alhamdulilah, janin Anda sehat kok. Untung Ustadzah Anda langsung membawa Anda kesini, jadi saya masih bisa langsung menangannya. Tapi setelah ini jangan melakukan hal itu lagi ya?" balas Inne, seraya ia mengambil kertas resep, setelah itu ia pun mencatat sesuatu dikertas tersebut.


"Baiklah Dok, In shaa Allah," balas Inayah, sambil ia menarik kereta resep tersebut.


"Baiklah sekali lagi selamat ya, ingat harus banyak istirahat oke," kata Inne, kembali mengingatkan Inayah.


"In shaa Allah Dok, terima kasih Dokter," balas Inayah, seraya menyalami tangan Inne, begitu juga dengan Anisah. Setelah itu mereka pun berpamitan dan kemudian keduanya langsung beranjak dari ruang spesialis kandungan tersebut.


"Syukron ya ukhti, Ana sangat berterima kasih sekali, karena Anti telah membawa Ana kerumah sakit, sehingga menjadi tahu kalau Ana sedang hamil," ucap Inayah ketika mereka sudah kembali berada di dalam mobilnya Anisah.


"Sama-sama Nayah. Kitakan bersaudara, jadi sudah sewajarnyakan saling bantu dan mengingatkan?" balas Anisah, seraya ia meraih tangan Inayah dan meletakkannya di atas pangkuannya.

__ADS_1


"Oh Iya ukhty, Ana mau bertanya, apakah yang ukhti rasakan ketika hamil? Soalnya Ana tidak merasakan hal yang aneh sedikitpun. Sehingga Ana tidak tahu kalau Ana sedang hamil Ukhty. Begitu juga waktu itu, Ana tidak merasakan hal yang aneh apapun atau menandakan bahwa Ana sedang hamil. Makanya Ana begitu sedih dan terpukul sekali, ketika Ana tahu kalau sudah keguguran. Rasanya Ana adalah seorang ibu yang bodoh, karena tidak mengetahui tentang kehamilan Ana," ujar Inayah, yang seketika wajahnya berubah sedih, saat ia kembali teringat pasca kegugurannya.


"Sssth.. jangan di ingat lagi, semuanya sudah berlalu. Dan bukankah sekarang Allah sudah menggantinya? Jadi jangan bersedih lagi, ingat loh kamu sudah tidak sendirian lagi, karena ada Baby Twins diperut kamu. Karena bila kamu bersedih, mereka juga dapat merasakan. Jadi jangan bersedih lagi oke?" balas Anisah dengan lembut.


"Aah begitu ya? Kalau begitu in shaa Allah ana tidak akan bersedih lagi kok, maafkan umi ya Nak?" kata Inayah seraya ia mengelus perutnya yang masih datar itu.


"Oh iya, kamu mau tahu nggak? Kenapa kamu tidak merasakan hal yang Aneh dalam kehamilan kamu ini?" tanya Anisah. Dan seketika rasa penasaran Inayah pun langsung muncul.


"Iya Ukhty! Emangnya kenapa ukhti?" tanya Inayah begitu penasaran.


"Itu karena, Suami kamu yang sedang merasakan hal aneh-anehnya, Nayah. Dan saat ini suami kamu sedang dalam perawatan dirumah Sakit dikota A," jelas Anisah, membuat Inayah terkejut mendengarnya.


"Apa! Astaghfirullah.. apa itu artinya Bang Hans yang ngidam?"


...⊶⊶⊶•❉্᭄͜͡💚❉্᭄͜͡•⊶⊷⊶...


Dear Readers Fillahku ♥️


Ramanda ingin minta tolong pada Readers semua. Kemarin ada seseorang yang iseng memberikan Bintang satu pada novel ini. Dan seketika retensinya langsung anjlok. pada Awalnya Author nggak tahu, dan Nggak mengerti maksud orang itu. Kenapa semua Novel Author dikasih Bintang satu. Dan saat itu Author nggak perduliin sih tapi setelah ada yg kasih tahu akhirnya Author tahu kalau itu bermaksud ingin menghancurkan Karya itu Astaghfirullah..kok tega banget ya? lihatlah memang langsung anjlok banget loh👇👇



Untuk itu Author minta bantuannya pada Readers semua, tolong berikan bintang 5 pada Novel ini agar ia kembali naik lagi, please tolong ya guys 🙏 Syukron 🙏


Bagi yang nggak tahu kasih bintang ini author kasih pengunjuknya ya👇 klik yang Author tandai warna merah pada bintang Ok

__ADS_1



__ADS_2