
Sementara itu.
Pak Khoiron baru selesai dari tempat kerjanya, ia lalu bergegas pulang ke rumahnya, ia cemas memikirkan anak dan istrinya yang berada di rumah.
"Udah larut malam, aku harus segera sampai di rumah, ibu sama Mia pasti nyariin aku, hp aku malah mati lagi, aku gak bisa hubungi mereka kalau malam ini aku lembut" panik pak Khoiron yang takut terjadi apa-apa pada anak dan istrinya.
Pak Khoiron bergegas pulang, ia menancap gas, ia ingin segera sampai di rumah, ia ingin menemui istri dan anaknya, ia memastikan bahwa mereka berdua baik-baik saja.
Laju motor pak Khoiron begitu kencang, ia ingin segera sampai di rumah dalam waktu singkat.
Di malam yang sepi kendaraan yang berada di jalanan raya udah mulai berkurang, tidak pernah pak Khoiron melihat jalanan raya yang sesepi ini, bukan hanya di desa saja yang sepi, di jalanan raya juga ikutan sepi.
Pak Khoiron tidak merasa takut sama sekali, yang ada di pikirannya hanya ada anak dan istrinya saja yang ia tinggal malam ini.
Motor pak Khoiron masuk ke dalam jalanan desa yang sudah sangat-sangat sepi, bahkan tak ada satu orang pun yang terlihat, semua pintu-pintu rumah tertutup dengan rapat, mereka benar-benar tidak ada yang berani untuk keluaran rumah, mereka takut bahwa hantu mengganggu mereka di jalanan.
Motor yang pak Khoiron kendarai telah memasuki jalanan suram yang angker dan serem, pak Khoiron menahan nafas, ia takut sekali mencium bau yang bisa membangkitkan rasa takutnya.
Walaupun pak Khoiron sudah menahan nafas, ia masih saja di serang rasa merinding, bagaimana tidak, di sekelilingnya terdapat kuburan massal yang serem dan sepi, suara burung hantu juga datang dan membuat suasana semakin tambah mencekam, semua orang tau bahwa desa anggrek tengah angker seperti ini, sehingga tidak akan ada yang berani keluaran rumah.
"Kenapa aku merinding gini, biasanya saat aku lewat jalanan ini, aku gak pernah semerinding ini, walaupun orang-orang bilang jalanan ini angker" batin pak Khoiron merasa tak nyaman dengan suasana seperti ini.
__ADS_1
Gas terus di tancap, pak Khoiron tidak mau melepas gas sama sekali karena itu akan membuatnya sangat lama untuk sampai di rumah.
Di tengah ketakutan yang tiba-tiba mendatangi pak Khoiron, tiba-tiba pak Khoiron merasakan bahwa motornya sedikit berat.
"Kok berat ya, padahal tadi gak, kenapa motor ini bisa gini" batin pak Khoiron yang merasa takut secara tiba-tiba.
Pak Khoiron yang kehabisan nafas mengambil nafas, tak sengaja ia mencium bau kembang yang benar-benar nyengat dan membuat semua bulu kuduknya bangkit.
"Sial, apa yang akan takutkan terjadi, ku rasa di sekitar sini ada hantu, aku gak bisa berlama-lama berada di sini, aku harus segera sampai di rumah, hantu di desa ini makin lama semakin parah, walaupun aku gak macem-macem dia masih tetap gangguin aku" batin pak Khoiron yang gelisah di tengah kuburan.
Pak Khoiron mengendarai motornya dengan fokus walaupun ada bau kembang yang semakin lama membuat bulu kuduknya berdiri, ia tidak mungkin membanting setir karena itu akan membuatnya mengalami kecelakaan.
"Kok ada bau busuk kayak gini, bau apaan ini, kenapa kayak bau bangkai, tapi di mana asalnya, kenapa tadi gak ada dan sekarang malah ada"
Pak Khoiron mencari-cari di mana asal bau busuk yang mengganggunya, sebagai seorang warga yang mau melintasi jalanan angker itu ia merasa begitu takut.
"Ini udah mulai gak bener, aku harus segera keluar dari sini, firasat aku gak enak banget, kayaknya akan ada bahaya jika aku masih belum pergi juga"
Pak Khoiron menancap gas terus menerus, berada di tempat itu lama-lama membuatnya tak tenang, ia ingin segera sampai di rumah, ia sudah tidak tahan berada di tempat yang benar-benar angker dan seseram itu.
Pak Khoiron lama kelamaan merasa bahwa motornya berat, padahal posisinya dia lagi sendirian tidak lagi menggoncang orang, tapi entah kenapa terasa begitu berat.
__ADS_1
"Kenapa makin lama motor aku makin berat aja, apa yang udah terjadi ini, kenapa keanehan malah datang ke pada ku semua, aku mohon pada semua penghuni jalanan ini jangan ganggu aku, aku ingin melintasi jalanan ini dengan baik-baik, aku tidak akan ngapa-ngapain kok, aku mohon jangan ganggu aku, aku tidak akan ganggu kalian kok" batin pak Khoiron yang ketakutan di tengah jalanan sendirian.
Laju motor pak Khoiron sudah sangat kencang namun tak kunjung keluar juga dari jalanan itu, malahan ini jalanan itu terasa begitu lama sehingga sulit baginya untuk bisa keluar, pak Khoiron bingung mengapa jalanan ini yang awalnya tidak terlalu panjang bisa sepanjang itu.
"Kenapa gak selesain sih jalanan ini, aku ingin segera keluar dari sini, aku gak mau berada di sini, aku ingin ketemu sama anak istri ku, tolong penghuni jalanan ini jangan ganggu aku" batin pak Khoiron yang mulai ketakutan.
Pak Khoiron berdoa dan meminta agar penghuni jalanan itu tidak mengganggunya, ia berharap mereka bisa membiarkan dia lolos malam ini.
Pak Khoiron tak sengaja melirik ke arah spion, betapa kagetnya ia kala melihat sosok wanita berpakaian putih yang menebeng di motornya.
"Pantesan aja berat ternyata ada dia yang ikutin aku, bahaya ini, aku harus segera sampai di rumah, dia akan bahayain aku kalau seperti ini" batin pak Khoiron yang ketakutan berat
Pak Khoiron tak berani menoleh ke belakang ia terus menatap lurus ke depan, ia sekarang sadar mengapa tempat ini berubah 180 derajat seramnya ternyata sudah ada sosok hantu yang telah mengikutinya pulang.
Rasa merinding menghampiri pak Khoiron, pak Khoiron benar-benar takut, ia tidak berani mengusir hantu yang menebenh di belakangnya, ia tidak seberani itu, ia takut hantu itu malah mencelakainya dan akan membunuhnya.
"Pergilah, jangan ikut aku pulang, aku mohon pergilah, selama ini aku tidak pernah mengganggu mu, aku mohon pada mu jangan ganggu aku, biarkan aku pulang, aku ingin menemui anak dan istri ku, itu saja, aku mohon pada mu, aku mohon sekali" batin pak Khoiron yang terus memohon agar Sekar tidak mengganggu perjalanannya.
"Hihihihihihihi"
Tawa seram itu berhsil membuat pak Khoiron semakin ketakutan, tubuhnya bergetar karena takut, ia tak sanggup di ganggu habis-habisan oleh Sekar, namun ia berusaha mengendalikan dirinya, ia berusaha kuat agar tidak terjadi kecelakaan yang akan mulai dirinya terluka.
__ADS_1