
Mobil terus melaju membentang jalanan desa yang tidak padat, bahkan jarang ada orang yang lewat, tidak seperti di kota yang banyak sekali kendaran roda dua dan roda empat yang berlalu lalang di jalanan.
Kecanggungan terjadi di dalam mobil, pihak pak Anton maupun Sekar tidak ada yang mengeluarkan sepatah katapun, mereka lebih memilih untuk diam.
Pak Anton melirik ke arah Sekar yang terus menatap ke depan, terbesit dari tidak enak di hati pak Anton karena tadi di rumah bu Erna dia mengatakan hal yang membuat bumi terguncang.
"Maaf ya tadi saya bilang gitu karena saya tidak mau bu Erna curiga kalau kamu istri keduanya juragan Doni" pak Anton membuka suara agar kecanggungan itu tidak berlangsung terus menerus dan akan membuatnya menjauh dari Sekar.
"Iya pak, saya ngerti kok"
Hati pak Anton rasanya lega, dia tidak punya beban sama sekali setelah ini.
Pak Anton terus melajukan mobil dan pada akhirnya mobil sampai di rumah kembali, Sekar turun dari mobil dan masuk ke dalam kamar itu karena hari sudah mau gelap.
Pak Anton masuk ke dalam kamarnya ketika sudah selesai sholat isya', sudah waktunya dia istirahat, masalah perkebunan ada orang yang sudah di tugaskan untuk menjaganya.
Pak Anton merebahkan tubuhnya di kasur, dia sudah sangat lelah seharian beraktivitas tanpa ada waktunya untuknya beristirahat.
Drrt
Drrt
__ADS_1
Drrt
Belum apa-apa hp pak Anton tiba-tiba berbunyi, pak Anton mengangkat panggilan itu dengan malas, karena panggilan itu merusak segalanya.
"Anton kenapa Erna bisa tau kalau ada karyawan yang tidak di gaji di proyek, apa kamu yang sudah ngasih tau!" juragan Doni langsung marah-marah pada pak Anton ketika mendengar itu semua, dia yakin pak Anton yang sudah melaporkan itu semua sama bu Erna.
"Iya juragan, saya yang sudah lapor pada bu Erna, kata juragan bapak-bapak yang tadi datang ke sini itu cuman orang yang ngaku-ngaku, tapi saya rasa apa yang dia katakan benar, saya mendatangi bu Erna untuk memberi tau beliau, biar tidak ada karyawan yang benar-benar tidak di gaji saat bekerja di proyek ataupun di ladang"
Juragan Doni rasanya geram saat tau kalau pak Anton yang sudah melaporkan itu semua, namun dia tidak bisa berkutik, karena di sini yang kaya adalah istrinya bukan dirinya, seandainya dia yang kaya sudah dia hempaskan pak Anton dari sisinya.
"Bagus Anton, lain kali kamu harus lapor lagi sama Erna, biar tidak ada karyawan yang kerja tanpa di gaji seperti orang yang mengaku-ngaku itu, saya dukung kamu!"
Pak Anton rasanya tak bisa menahan tawa, dia tau juragan Doni marah namun dia tidak bisa meluapkannya karena juragan Doni terbukti tidak membayar gaji karyawan hanya saja dia masih terus berpura-pura.
"Sama-sama, saya tutup dulu, kamu jaga rumah baik-baik, bagaimana dengan Sekar, dia tidak melarikan diri kan dari rumah?" juragan Doni mengalihkan pembicaraan agar tidak fokus pada masalah bapak-bapak itu yang sudah membocorkan rahasianya sedikit.
"Tidak juragan, Sekar tidak ada niatan sama sekali buat kabur dari rumah ini, dia sekarang pasti sudah tidur di kamarnya, juragan tidak perlu khawatir prihal Sekar, ada saya di sini, saya tidak akan biarkan Sekar lari dari sini walau sedikitpun"
"Bagus, saya akan segera selesai masalah di sini secepatnya, baru saya akan kembali, tapi saya tidak bisa kembali dalam waktu 1 bulan, mungkin 2 bulan saya akan berada di sini, ingat selama saya pergi kamu harus jaga Sekar baik-baik, jangan biarkan dia lari dari rumah, kalau saya dengar Sekar lagi dari rumah, saya akan pecat kamu"
"Saya terima konsekuensinya juragan jika itu terjadi, tapi saya yakin Sekar tidak akan begitu, dia sudah menyesuaikan dirinya dengan lingkungan barunya, juragan tidak usah berpikir yang macem-macem, serahkan semuanya sama saya"
__ADS_1
"Kalau seperti itu saya tutup dulu, laporkan masalah ladang pada saya, jangan pada Erna lagi" juragan Doni tidak mau ada orang dalam yang tau kalau ada masalah dalam proyek yang ada di luar kota, apalagi berita itu sampai di dengar oleh istrinya, pasti itu akan membuatnya terkena masalah besar.
"Baik juragan"
Juragan Doni menutup sambungan telpon itu, pak Anton langsung tertawa senang saat juragan Doni tidak bisa apa-apa ketika dirinya melaporkan kebusukannya pada bu Erna yang merupakan atasannya dan salah satu orang yang terpengaruh di sini.
"Juragan-juragan, anda tidak akan bisa terus menerus menindas orang-orang lemah, saya tidak akan biarkan itu semua terjadi juragan, saya akan terus berusaha menjujung tinggi keadalian, tidak akan saya biarkan ada karyawan yang terzolimi seperti bapak-bapak itu"
Pak Anton tak henti-hentinya tertawa, dia teramat senang saat juragan Doni tidak bisa marah padanya meskipun dia sudah melaporkannya ke bu Erna yang merupakan adik bu Jamilah.
"Aduh lama-lama aku bisa sakit perut karena tertawa terus, aku had-is lakuin hal ini terus menerus, aku akan membuat juragan Doni tertekan dengan cara itu, dia kira dia bisa seenaknya melakukan hal yang membuat orang menderita, itu tidak akan terjadi lagi, aku akan berusaha melindungi mereka!"
Pak Anton tidak akan membiarkan karyawan di perlakukan tidak baik oleh juragan Doni, jika dia mendengar ada karyawan yang tidak di gaji meski sudah bekerja, dia yang akan langsung melaporkan semuanya pada bu Erna.
Pak Anton tiba-tiba teringat sesuatu."Bagaimana caranya aku bisa dapat uang, aku tidak punya uang sama sekali, gaji ku tidak besar meksipun jabatan ku tinggi, aku harus bisa lepasin Sekar dari mosnter itu, tidak akan aku biarkan dia terus menerus tertekan"
"Begini saja aku akan jual motor ku, aku akan gunakan uang itu untuk bayar hutang Sekar pada juragan Doni ketika juragan Doni sudah pulang kembali ke desa ini"
"Iya aku akan lakukan itu, hanya itu yang bisa aku lakukan saat ini, aku tidak bisa pinjam uang pada bank karena pastinya uang itu akan berbunga, lebih baik aku jual aset satu-satunya yang aku punya, nanti kalau aku punya uang aku akan beli yang lebih bagus lagi"
Pak Anton sudah memikirkan cara untuk melunasi hutang Sekar, dia akan melakukan apa saja agar gadis yang dia cintai bisa terbebas dari juragan Doni.
__ADS_1
Pak Anton yang sudah lelah bekerja memejamkan mata, tak butuh waktu lama bagi pak Anton untuk bisa masuk ke dalam alam mimpi.