
"Arghh gue benci yg nama nya laki-laki"
Teriak suara itu suara prustasi seorang wanita bernama Kanaya Starla Nandini
suara yg tak ubah terdengar seperti makian benci dendam dan sakit hati
Ah entah la namun suara itu terdengar cukup menyat hati untuk siapa pun yg mendengar nya.
Byurr....
Lemparan seperti batu besar sukses membuat air di
pinggiran pantai malam itu terangkat keatas
Terlihat seorang wanita cantik terduduk frustasi di atas batu besar di depan pantai itu.
seorang gadis berbaju biru langit itu terlihat mengacak-acak rambut nya
Sesekali ia berteriak dengan sangat keras sambil tangan nya melempar dengan keras kerikil di pingir pantai itu,seolah kerikil itu adalah sebuah kesengsaraan hidup nya yg harus ia buang jauh-jauh ke dasar laut sana...
Entah sudah berapa jam wanita itu menanggis sendirian disana,sampai akhir nya ia bosan dan beranjak pergi dari batu besar itu setelah puas meluapkan perasaan nya...
Dia pergi dari pantai itu dengan menundukan kepala dan menyeka air mata yg jatuh membasahi pipi chubi nya
namun setelah beberapa langkah kaki nya meninggalkan pantai
Seorang lelaki dari arah belakang dengan tak sengaja menabrak nya membuat tubuh itu terhuyung namun bagus nya starla masih bisa menjaga keseimbangan tubuh nya
Dress biru cantik yg melekat indah di tubuh starla sekarang luntur terkena tumpahan kopi dari tangan sang penabrak
starla memicingkan mata nya,menatap nanar manusia sialan yg menumpahkan kopi di baju cantik nya
"Lo butak ya,gak punya mata"
Umpat starla kepada sang penabrak,dengan mengusap kasar dress cantik yg terkena tumpahan kopi susu tersebut,tak tahukah lelaki yg menabrak nya itu bahwa starla saat ini sedang dalam keadaan emosi jiwa yg luar biasa
"Maaf mbak saya ngak sengaja"
Bughh...
satu bogem mentah dari kepalan tangan starla mengenai tepat di perut lelaki itu,dia meringis kesakitan sambil memegangi perut nya dan kopi yg tadi di genggam nya otomatis tumpah merembes ke atas pasir putih pantai itu
"Anda gila ya" ucap lelaki itu dengan tatapan meringis menahan sakit
"Elo yg gila,lo liat baju gue sekarang kotor kena air murahan yg lo beli"
Seperti mendapat pelepasan untuk emosi nya starla mengumpat sejadi-jadi nya kepada lelaki yg telah menabrak nya itu
"Eh kamu kira saya samsak tinju maen asal pukul aja,kira-kira kalo gila"
"APA LO BILANG"
Dan Buggh lagi-lagi bogem mentah kembali melayang mengenai perut lelaki malang itu,kali ini melalui tempurung lutut starla
Tidak sekali namun berkali-kali,wanita itu benar benar meluapkan emosi nya kepada lelaki yg telah menabrak tubuh nya dan menyebabkan gaun indah milik nya terkena tumpahan kopi
Tubuh lelaki itu terhuyung kehilangan keseimbangan,dia benar benar tak siap dengan gerakan starla yg tiba tiba menyerang nya
Brukk.. tubuh nya terpental ke atas pasir putih pantai itu
__ADS_1
dia pingsan!
Starla panik,menyaksikan tubuh itu terjatuh di atas tanah,dia sungguh tak menyangka akan jadi seperti ini lelaki itu terbujur kaku di hadpan nya
Starla berjongkok mendekat ke arah lelaki yg telah berkali-kali di bogem nya itu,ia memegang pergelangan tangan lelaki itu untuk memastikan nadi nya masih berdenyut
kemudian pindah ke arah lubang hidung lelaki itu memeriksa pergerakan nafas nya
"Huhh"
Starla menarik nafas lega,syukurnya nadi lelaki itu masih berdenyut dan nafas nya masih berhembus
Entah apa jadi nya jika lelaki itu mati di tanggan nya
"Gimana ini,gue harus ngapain"
Gumam starla di samping tubuh lelaki yg sudah lemah tak berdaya itu,dia tak mungkin juga meninggalkan tubuh mengenaskan itu sendiri
dia tak setega itu untuk kabur dari sana
"Heyy sadar heyy"
starla menepuk pelan pipi lelaki itu
Sudah berkali-kali ia menepuk pipi lelaki itu untuk membuat nya sadar namun nihil,ia belum sadar juga
Kepala starla celingak-celinguk memperhatikan sekitar pantai,mencari bantuan seseorang agar bisa memindahkan tubuh lelaki di hadapan nya itu namun tak berhasil pantai itu terlalu sepi pengunjung
Bagaimana tidak waktu juga sudah menunjukan pukul 12 malam,manusia mana yg gila menempuh pantai semalam itu
Starla berinisiatif untuk menyeret pindah tubuh itu seorang diri namun nihil juga,tubuh lelaki itu terlalu berat untuk di bopong oleh tubuh kecil nya
Sanggat tak masuk akal rasa nya jika dia kuat mengotong lelaki itu sendirian
Argh shitt hp nya lowbat,sial sekali nasib starla hari ini
Akhir nya tak ada pilihan lain,tubuh starla juga sudah terlalu lelah terlebih tadi dia sudah menangis cukup lama tubuh nya sudah meronta ingin di istirahatkan
Dia pasrah merebahkan tubuh nya di atas pasir menghadap pantai di depan nya, berbaring menatap langit di samping tubuh lelaki asing itu,perlahan tapi pasti pelupuk mata nya mulai menutup di tarik oleh dunia mimpi...
♥♥♥♥♥
"Arghh"
Hampir 2 jam lelaki itu pingsan,akhir nya dia sadar dan merasakan tubuh nya benar-benar di hinggapi oleh hawa dingin yg menusuk
belum lagi bagian perut yg sakit akibat bogem yg di layangkan starla sebelum ia pingsan tadi
Kepala lelaki itu celingak-celinguk memperhatikan sekitar,mengingat kemana suasana asing tempat nya berbaring saat ini
"Ini kan__"
Kalimat nya terjeda menginggat sosok yg berbaring di samping nya itu
"Cewek setres yg mukul saya tadi,ngapain dia ada disini"
Gumam lelaki itu, setelah kedua mata nya menangkap tubuh seseorang yg ia kenal sangat sadis tadi berbaring di samping tubuh nya
Dia mengangkat sedikit kepala memperhatikan wajah starla,lelaki itu tersenyum penuh arti menatap tubuh yg berbaring di samping nya itu,kepala nya kian mendekat untuk menatap lebih dekat wajah itu,wajah cantik yg masih tertutupi rambut panjang nya
__ADS_1
"CANTIK" batin nya.
dengan perlahan tangan lelaki itu terulur menyentuh wajah starla,membersihkan anak rambut yg menutupi wajah cantik itu
Ah **** ngapain sih saya jadi muji dia,wanita yg tak berprikemanusiaan ini
"Ngapain lo"
Dua bola mata coklat starla terbuka begitu saja tanpa aba-aba,tubuh lelaki itu menegang tak bergerak di atas starla, tatapan mata mereka menyatu beradu terkunci..
Angin di pantai itu berhembus pelan seolah tak ingin tubuh dua insan itu terpisah
Mereka benar-benar larut di dalam kukungan malam
Sang bintang seolah bersorak riang menyaksikan bertemu nya dua insan tuhan itu
Sampai akhirnya deru sang ombak menyadarkan kehampaan mereka
Lelaki itu melepas pandangan mata nya,membaringkan kembali tubuh yg hampir hilang kendali itu di atas pasir
Hening membentang di antara mereka,baik starla maupun lelaki yg sudah kembali berbaring di samping nya kini tak ada yg membuka suara,larut dalam fikiran masing-masing
"Maaf"
Ketus lelaki itu dengan mata memandang ke arah langit dan satu tangan nya menempel di dahi
Starla yg tadi nya salah tingkah di samping lelaki itu berusaha untuk mengendalikan diri nya agar lebih terlihat santai,bagaimana tak grogi jika di hadapkan dengan pria tampan di tempat yg bisa dikatan romantis untuk lelaki dan perempuan yg tengah menjalin kasih
Apa ?
menjalin kasih,haha lucu sekali
mereka bahkan baru saja beberapa jam bertemu disana !
Bahkan pertemuan mereka jauh dari kata romantis,pertemuan itu adalah pertemuan tragis sepanjang sejarah peradaban mungkin ?
Pertemuan menyebalkan tentu saja untuk lelaki itu yg harus menanggung sakit nya bogeman starla
Starla memaksakan tubuh nya untuk terbangun di samping pria asing itu menjulurkan kedua kaki nya kedepan dengan kedua tanggan bertumpu kebelakang untuk menopang beban tubuh nya
tanpa sedikit pun mengalihkan pandangan nya dari arah lautan luas di hadapan nya,alih-alih grogi untuk menatap lelaki di samping nya
"Saya yg seharus nya minta maaf,karna saya kamu jadi berakhir tidur di sini"
Kalimat yg keluar dari mulut starla itu serius tidak di buat-buat sama sekali,dia benar-benar merasa bersalah dan ya starla cukup menyesali itu !
Lelaki itu mengangkat tubuh nya duduk samping starla memposisikan diri nya sama dengan apa yg starla lakukan,menjulurkan kaki kedepan dan menumpuhkan beban tubuh di kedua tanggan nya ke belakang
Dia memang cukup kesal dengan wanita sinting di samping nya itu,bagaimana tidak hanya karna masalah sepele dia harus semenderita ini
Sedikit starla menoleh ke arah lelaki itu,starla menyadari itu dia menyadari tatapan tak suka dari lelaki itu untuk nya,starla harus minta maaf
ya bagaimana pun itu salah nya juga walaupun tak sepenuh nya juga
mana mau starla mengakui sepenuh nya salah diri nya bisa mati gengsi dia !
Dengan berat hati starla berusaha mencoba mencari perhatian lelaki itu,coba mengulurkan tangan nya di hadapan wajah lelaki itu setenang mungkin
__ADS_1
"Starla emm__"
"Kanaya starla nandini" Ucap nya mencoba memperkenalkan dirinya sesantai yg ia bisa.