
"Kamu tidur di sini,kamar saya di samping,kalau butuh apa apa panggil saya" ucap lelaki itu yg hanya di anguki kepala oleh starla
starla tersenyum geli setelah sepeninggalan lelaki itu,bagimana tidak
walaupun bersungut-sungut dan engan dengan kehadiran starla di dekat nya
tapi rasa ketidak tegaan nya membuat dia membawa starla di apartemen nya
♥♥♥♥♥
Bola mata starla bergerak menyapu kamar yg ditempati nya,perlahan kepingan kepingan kejadian yg membawa nya seperti ini berhasil mengusik bola mata nya untuk menghamburkan lahar panas disana,starla terisak mengingat hal itu
Sakit.. sangat sakit !
Ingatan itu membawa nya memutar waktu kebelakang, tepat nya beberapa jam yg lalu saat pesta ulang tahun dirinya
Bahagia ?
Ya starla bahagia saat itu,di kelilingi orang-orang yg di sayangi nya, dunia nya, cinta nya
Manusia-manusia paling berharga di hidup nya,Ayah ibu nya,Varrel kekasih nya,dan melly sepupu tersayang nya.
Waktu ini...
Ya waktu yg paling di tunggu-tunggu starla
Adalah saat perayaan ulang tahun nya,saat orang orang itu memeluk nya,saat dunia nya menyayangi nya
Apa lagi yg lebih berharga dari itu?
Tidak,tidak ada !
Starla tak perduli sebanyak apa tamu yg hadir di sana,yg dia inginkan hanya ayah ibu kekasih serta sepupu nya.
Sudah cukup itu saja yg paling berharga untuk nya
Masih terpatri dengan jelas di telinga starla nyanyian semua orang di pesta itu,nyanyian selamat ulang tahun untuk dia
Dengan rasa bahagia yg luar biasa bibir mungil starla meniup lilin yg menunjukkan angka 23 di cake itu,angka yg menunjukkan usia starla saat ini, angka kebahagiaan dirinya
Perlahan starla memotong sedikit kue ulang tahun nya,memberikan potongan pertama itu untuk kedua orang tua nya lalu kekasih nya setelah itu sepupu nya
Ah manis sekali
Perlahan mereka menghujani kecupan untuk starla,ah starla bahagia wajah nya merona merah
terlebih kecupan yg dilayangkan oleh varrel di jidat nya
Masih hanggat,masih terasa kecupan itu di jidat starla
Masih sangat nyata...
Starla merebahkan tubuh nya mengusap air mata nya kembali,dia benci menginggat hal sialan itu !
Terutama saat berakhir nya pesta tiup lilin itu,dimana varel absen dari penglihatan mata nya
Varel menghilang dari pesta itu,entah sejak kapan ?
__ADS_1
Starla baru sadar akan hal itu,baru saja dia ingin berdua bermanja ria bersama varel disana,menikmati momen-momen manis berdua tapi yg di tunggu tak nampak batang hidung nya
Insting seorang wanita itu sanggat kuat !
Ya tepat sekali,starla memang merasakan tak nyaman saat hilang nya varel dari selesai pesta tiup lilin.
Itu sebab nya dia mencari varel kesana kemari,namun zonk jejak varel tak bisa dia temukan
Dan sial nya starla sengaja meninggalkan handphone nya di kamar tidur,dengan tergesa starla menaiki tangga menuju kamar tidur nya entah perasaan khawatir apa yg starla rasakan saat itu
Smartphone itu berada di dalam mini bag tergeletak di atas kasur nya,setelah menemukan kedua benda itu starla kembali menuruni tangga kamar nya dengan pandangan masih menatap layar handphone nyq
Entah berapa kali starla menghubungi nomor varel
Berkali-kali itu juga nomor nya itu diluar jangkauan
Dimana varrel ?
Kaki starla terus melangkah hingga tanpa sadar membawa nya di suatu gudang lusuh di dekat kamar mandi lama nya.
Dia binggung sendiri kenapa dia bisa sampai disana
Bukan kah tadi dia ingin mencari givarrel ?
Tak jauh dari arah gudang itu,starla mendengar suara yg membuat panas telinga nya
Bukan dia tak tau suara apa itu,ya itu suara desahan tapi siapa ?
Siapa yg dengan tak tahu malu nya melakukan hal menjijikan itu di dalam rumah nya ?
Starla memutar tubuh nya hendak pergi dari sana,namun rasa penasaran sudah merengkuh nya sampai ke ubun-ubun
Perlahan tapi pasti starla mendekat sedikit demi sedikit,melupakan niat awal nya mencari varel toh varel juga tak tahu arah tapak nya dimana
Dengan berhati-hati starla memutar knop pintu gudang itu,tak terkunci
Ah dasar bodoh kenapa juga mereka tak mengunci pintu nya mentang-mentang gudang tak terpakai bukan berarti tak ada manusia yg bisa memergoki tingkah menjijikan mereka kan ?
Starla membelalakan mata,dan berkali kali mengerjap seolah tak percaya setelah melihat siapa yg bercinta disana berharap itu hanya halusinasi nya semata
Bodoh nya starla berfikir itu tak nyata
Tubuh starla terhuyung hampir tumbang,air mata nya meremabas dengan cepat membasahi kedua pipi nya
"K-kak mel, v-varel"
Pintu itu terbuka dengan lebar menampilkan sosok lelaki dan wanita yg masih dengan baju yg acak acakan
Si lelaki kancing baju atas nya terbuka menampakan dada bidang nya,sedangkan si wanita kancing kemeja yg di pakai nya juga terbuka menampakan kedua bukit kembar nya yg masih terbungkus bra..
Jangan lupakan posisi mereka yg berdiri membelakangi meja tak terpakai dan saling memasuki satu dengan lain nya
"S-starla"
Dengan sekuat tenaga starla menjauh dari sana dari dua orang manusia menjijikan macam mereka,starla benar-benar memaksakan tubuh nya untuk pergi meinggalkan mereka dan tamu yg masih tersisa di pestanya
Sedangkan dua manusia sialan itu buru buru mereka menghentikan aktifitas mengelikan itu,memakai kembali pakaian mereka dan mengejar starla sebisa mereka namun mereka tak menemukan jejak starla
__ADS_1
Kembali starla menghapus air mata nya,kepingan-kepingan bayang mengelikan itu selalu menghantui starla
Penghianat sialan !
apa salah starla sampai mereka sekejam itu terhadap diri nya selama ini starla selalu mengalah terutama kepada sepupu nya,tapi inikah balasan rasa sayang starla terhadap nya ?
Jangan lupakan varel,starla bahkan hampir kehilangan nyawa demi lelaki itu namun inikah rasa terimakasih nya ?
Kenapa juga tuhan tak membuat starla amnesia saja tadi !
Sungguh dia ingin melupakan semua kemalangan yg menimpa diri nya kini
Perlahan kantuk mengerayangi mata starla,biar lah biarkan dia tidur sebentar setidak nya hanya tidur lah yg bisa membuat nya amnesia sementara
♥♥♥♥♥
Sementara itu di kediaman starla
Ayah starla Ridwan Handoko dan sang bunda Marwah ningrum tengah menyidang dua orang yg menjadi tersangka utama atas kasus kabur nya sang putri Kanaya Starla Nandini
"Om tante,meli minta maaf om"
"Varel juga bunda ayah,varel salah varel nyesel yah bun"
Varel dan mely bertekuk lutut menghadap handoko dan marwah,ya semua nya sudah terungkap melly dan varel mau tak mau harus jujur kepada kedua orang tua starla sebelum starla yg menceritakan semua dan membuat masalah semakin rumit
Marah kesal kecewa semua menjadi satu di wajah kedua orang tua starla,belum lagi takut karna starla benar-benar hilang tanpa jejak
Namun mereka bukan pula manusia kejam yg tak punya perasaan untuk menghakimi sesama manusia lain nya.
"Berdiri rel mel"
Handoko mengangkat pelan tubuh kedua orang yg tengah berlutut di bawah kaki nya
"Om kecewa om marah sama kalian,kenapa kalian bisa setega ini sama anak om
Kalian tau,setengah mati rasa nya om berusaha membuat starla bahagia"
Melly terisak,bagaimana pun starla adalah orang yg paling menyayangi nya dia tahu starla slalu mempercayai nya dan dengan tak tahu diri nya dia menghianati kepercayaan itu
Sementara varel tertunduk bisu,dialah biang dari masalah ini jika ada yg harus disalahkan maka dia lah orang nya
Varel mengakui itu !
Handoko benar-benar tak mampu melihat wajah calon menantu dan ponakan nya,dia memilih pergi setelah menyampaikan rasa kecewa nya
Ayah mana yg sangup melihat wajah orang-orang yg menyakiti dan menghianati anak nya di depan mata nya sendiri ?
"Selesaikan masalah yg sudah kalian ciptakan" ucap marwah tegas kepada dua orang yg diam mematung itu sebelum pergi menyusul suami nya
Tergambar jelas penyesalan di wajah kedua nya,mau bagaimana lagi semua sudah terjadi
Andai saja saat itu mereka lebih bijak mungkin mereka tak akan menanggung rasa bersalah sebesar ini.
"Rel besok kita cari starla lagi ya,pliss bantu aku
aku takut rel takut banget" ucap mely yg di angukan kepala oleh varel sebelum meninggalkan ruang tamu itu
__ADS_1
Takut ?
Bukan kah perasaan itu hanya ada pada jiwa-jiwa manusia yg bersalah ya