
Langkah starla terhenti tapat di depan sebuah kamar yg tak begitu jauh dari kamar dirinya bertemu langit tadi,starla menajamkan indra pendengaran nya...mendengar suara yg cukup familiar ditelinga nya
Jantung starla berpacu dengan cepat,dia mengengenal suara itu dengan baik
Tidak... indra pendengaran starla tak pernah salah
Suara itu... suara ?
Ah... saat ini dewi fortuna cukup baik memihak dirinya,bagaimana tidak dirinya tak perlu repot-repot grasak-grusuk untuk menguping dan melihat kedalam kamar itu,karna pintu kamar itu sendiri sedikit terbuka dan itu mempermudah jalan nya untuk mengetahui benar atau tidak prasangka dia tadi
Dengan perlahan-lahan tangan starla memegang gagang pintu kamar itu,sedikit menekan dan menahan nya dari luar
Lo kenapa gugup gitu,udah mel santai aja kita tu udah pernah lebih dari ini
Udah lo remas-remasin rambut gue,kepala gue sakit banget
"Va-varel,ka-kak mel"
Starla menutup mulut nya yg sudah ingin berteriak saat itu juga,air mata starla menghambur dengan deras melihat adegan itu
Dimana varel berbaring dan bermanjaria di dalam pangkuan melly,kakak sepupu nya sendiri
Disaat hubungan mereka sudah berada di ujung tanduk,kenapa varel sama sekali tak pernah mencarinya
Apa ini alasan nya ?
Makasih ya
Makasih,lo masih perduli sama gue
Samar-samar starla masih bisa mendengar kalimat manis dari mulut sialan varel untuk kakak nya
Yatuhan...sakit sekali hati starla mendengar itu !
Tidak... starla sudah tidak kuat lagi menahan dirinya untuk tetap berada disana,dia nya sudah sangat panas melihat dan mendengar romansa dua pasangan menjijikan itu
__ADS_1
Dengan sekuat tenaga starla memaksa kaki nya untuk meninggalkan tempat itu,dan ah siall...kenapa kaki nya gemetar seperti ini sih
Tentu saja starla tidak menyerah,dia menyeret paksa kaki nya,starla berlari dengan sisa tenaga yg dimilikinya
♥♥♥♥♥
Bruk !
Tubuh starla menabrak seseorang yg berjalan berlawanan arah dengan nya
Starla tidak perduli siapapun yg ditabraknya tadi,yg penting saat ini adalah dia pergi sejauh-jauh nya dari tempat ini
"Starla" gumam orang yg tadi di tabraknya tadi dengan memicingkan mata
♥♥♥♥♥
Tepat di depan hotel itu terdapat sebuah restoran mewah, yg mana resto itulah yg digunakan langit untuk meeting malam ini bersama Kim Jino,perancang mesin dari negri ginseng korea
Selepas dari meeting tersebut,langit tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan nya
Dia langsung bersalaman dan memeluk partner bisnis nya tersebut mengucapkan banyak terimakasih untuk nya
"Jangan sungkan mr.langit,saya rasa kerja sama kita akan sama-sama menguntungkan satu sama lain" kata pria paruh baya itu terkekeh dan membalas senyuman hangat dari langit
Tanpa disengaja mata langit sekilas melihat seseorang yg sangat dikenal nya,wanita itu tak lain dan tak bukan adalah starla
Starla terlihat sanggat terburu-buru keluar dari dalam hotel,dan sesekali tangan wanita itu terlihat menyeka air mata yg jatuh mengenai pipi nya !
"Baiklah mr. Langit,mari" ucap mr.kim mengajak langit keluar dari restoran itu bersama nya
"Oh mari mr.kim" jawab langit sedikit gelagapan,mengalihkan pandangan nya dari starla kepada pria paruh baya di depan nya
♥♥♥♥♥
"Baiklah saya pamit mr.langit,senang bekerja sama dengan anda dan semoga kerja sama kita ini menyenangkan" ucap lelaki paruh baya itu sembari menyalami tangan langit dan menepuk kecil pundak langit,sebelum akhirnya masuk kedalam mobil nya
Langit tersenyum hangat menatap kepergian mobil yg membawa mr.kim,Ah ingatan nya kembali berpacu pada gadis itu,kenapa wanita itu terlihat sangat kacau sekali waktu keluar dari hotel
__ADS_1
apa lapar bisa membuat seseorang se frustasi itu
Dari pada diam dan terus menerka-nerka apa yg terjadi pada gadis itu,kenapa juga langit tak bertanya langsung pada nya
Langit sedikit berlari untuk mencari keberadaan starla,yg memang dia sudah kehilangan jejak wanita itu.
Entah sejak kapan lelaki itu terlihat begitu mengkhawatirkan starla ?
Ah mungkin dirinya merasa starla bersama dirinya saat ini,dan wanita itu sekarang menjadi tanggung jawabnya
Bisa bahaya dirinya, jika terjadi hal buruk terhadap wanita itu
♥♥♥♥♥
Puas mencari keberadaan starla di sekitar hotel itu,yg ternyata nihil... langit baru tersadar kenapa juga dirinya tak menelfon starla
"Argh" langit mengerang kasar,mendapati nomor starla di luar jangkauan
Langit berlari kecil menuju arah parkiran,yg dipikirkan nya saat ini starla... semoga saja gadis itu baik-baik saja,batin nya penuh harap
Tak jauh dari tempat parkir,terlihat seorang wanita berjalan gontai menyusuri tepian jalan raya
Starla,wanita itu berjalan dengan menundukan wajah nya,dan menendang apa pun yg menghalangi jalan nya
Langit memicingkan mata,memperhatikan dengan seksama wanita itu
Takut-takut jika dirinya salah orang
Setelah memastikan wanita itu benar-benar starla,barulah langit memacu mobil nya menyusul perempuan itu
Tinnn !
Langit membunyikan klakson mobil nya,setelah tepat berada di samping starla
Terlihat wanita itu berhenti sejenak,tanpa menoleh ke arah siapa pemilik klakson sialan itu !
Langit membuka pintu mobil nya,dan menghampiri starla yg masih mematung di samping mobil nya
__ADS_1
"Starla" ucap langit setelah berada tepat di depan wanita itu
"Langit" lirih starla yg refleks begitu saja menghamburkan dirinya,untuk memeluk tubuh lelaki itu