Langit Untuk Bintang

Langit Untuk Bintang
LUB. 17


__ADS_3

"Enak" tanya langit,setelah starla menelan steak sapi panggang dengan saus keju kesukaan nya itu


"Hu,um" starla mengangukan kepala nya,kemudian memasukan kembali daging yg telah di potong nya kedalam mulut nya


Daging itu memenuhi rongga mulut starla,membuat kedua pipi nya mengembang penuh dengan kunyahan daging sapi tersebut


Kedua sudut bibir langit terangkat ke atas melihat starla dengan pipi kembang seperti itu,rasa nya mengemaskan sekali melihat kelakuan absurd gadis di hadapan nya itu


Langit kembali menyeruput minuman soda berwarna merah pesanan nya,dirinya memang tak memesan makanan hanya minum saja


♥♥♥♥♥


Starla menghentikan sejenak aktifitas makan nya,setelah barusan menelan steak sapi itu kedalam perut nya


Dia memperhatikan langit yg kini menatap nya tanpa berkedip,membuat wanita itu mengerutkan kening heran


Starla kembali memotong daging sapi panggang itu mengunakan pisau,lalu menusuk nya dengan garpu


Menyadari langit yg masih saja menatap nya,membuat dia salah tingkah juga


"Lang"


Langit membuyarkan pandangan nya,yg sedari tadi tanpa disadari nya menatap starla


"Lo kenapa,mau ?" tanya starla,memperlihatkan potongan daging itu kepada langit


Lelaki itu mengeleng pelan,setelah itu starla memasukan kembali steak itu kedalam mulut nya


"Ngak,kamu makan aja" jawab langit seada nya,salah tingkah juga dia tadi setelah starla menegur nya,saat sedang asik-asik nya melihat wajah mengemaskan itu


Starla,heran saja kenapa langit hanya melihat diri nya makan,kenapa dia juga tak makan


Bukan apa-apa hanya saja starla merasa tak enak hati terhadap lelaki itu


"Em... lo ngak lapar"


"Engak,saya udah makan tadi sama clien" jawab langit,kembali menyeruput minuman nya


Starla membulat kan bibir nya membentuk huruf "o" sebelum kembali melahap makanan nya


Bodo amat dengan rasa tak enak hati,toh langit juga tak masalah


Dirinya harus banyak makan untuk menambah asupan nutrisi,karna sakit hati juga butuh tenaga


Deg !


Jantung starla berpacu tidak santai,saat tangan langit tiba-tiba menangkup kedua pipi nya


Wanita itu terpaku di tempat,tak berkutik menatap langit dengan pipi memerah


"Pelan-pelan makan nya,ngak ada yg mau ngambil makanan kamu"

__ADS_1


Ibu jari lelaki itu mengelap perlahan noda saus di ujung bibir starla,tersenyum lembut menatap wanita itu,mata starla mencoba melihat wajah lelaki tampan di depan nya dan pandangan mereka menyatu membentuk sebuah senyum di bibir kedua nya


Sebelum akhir nya starla sendiri yg mengakhiri perang mata tersebut


"Dah,lanjutin lagi"


Langit menjauhkan wajah nya dari hadapan starla,menormalkan kembali posisi mereka seperti semula


"Gue... gue udah kenyang"


"Beneran"


Sialan... kenapa jantung starla murahan sekali sih,baru saja di perhatikan begitu sudah berdebar kencang


Membuat malu saja !


"Iya"


"Mau pulang"  tanya langit


Wanita itu menyedot jus digelas nya dengan gemetar "hem... iya terserah lo aja"


♥♥♥♥


Tak ada yg salah dalam mencintai seseorang,karna perihal hati ia tak bisa memilih akan terpaut pada siapa saja.


Cinta memang kadang seringkali membingungkan,jatuh pada siapa sedangkan pemilik nya siapa ?


Hati terkadang bertentangan dengan kehendak semesta,semesta merestui namun terkadang hati tak menerima kehadiran nya


Seperti dua insan pasangan manusia yg masih betah dikamar hotel ini,ya Melly dan Varel


Entah sejak kapan, mereka tidur dalam keadaan saling memeluk seperti itu


Berpelukan yg dimaksud bukan lah,seperti pelukan tanpa helaian benang. Tidak seperti itu


Melainkan pelukan yg sama-sama masih mempertahan kan kewarasan mereka,kedua nya masih menggunakan pakaian lengkap


Perlu diketahui,merekapun pun tadi tertidur dalam keadaan sedikit berjauhan


Lalu entah bagaimana cara nya tubuh mereka mendekat,dan saling mendekap tanpa sadar


Entah kenapa semesta selalu saja merestui kedekatan dua anak manusia itu,meskipun kedua nya bersatu dengan cara yg salah ?


♥♥♥♥


Tanpa mereka sadari seseorang masuk tanpa permisi di kamar mereka,dia adalah hendy sahabat varel yg tadi nya akan menjemput varel disana


Hendy terpaku di depan pintu,melihat kedua anak manusia itu tertidur saling memeluk


Hendy menimbang-nimbang,apakah dia harus menganggu kedua orang itu dengan membangun kan mereka,ataukah membiarkan saja mereka tidur besok nya baru dia jemput kembali

__ADS_1


Tapi bisa kena amukan varel,dirinya nanti !


Sibuk dengan kekalutan nya sendiri,membuat hendy tak menyadari tubuh varel mengeliat di atas ranjang


Mata lelaki itu perlahan terbuka dan langsung melihat ke arah berdiri nya hendy dengan kerutan di kening nya


Namun tak lama lelaki itu mengalihkan mata nya melihat kesamping,dilihat nya mely tertidur di pelukan nya


Tak kaget,namun sedikit heran dengan posisi mereka bukan nya tadi mereka berjauhan tapi kenapa ?


♥♥♥♥


Merasakan pergerakan di atas ranjang sana,hendy mengangkat kepala nya yg sedari tadi tertunduk


Benar saja,varel sudah bangun


Syukurlah,monolog nya dalam hati


"Udah bangun lo,em... lo mau disini atau pulang" tanya hendy tanpa basa-basi lagi,dirinya juga lelah dan mengantuk


Varel tak langsung menjawab,dirinya terlihat mengangkat kepala melly dari bahu nya,meletakan kepala wanita itu ke atas bantal di samping nya dengan perlahan seakan tak ingin tidur wanita itu terusik


Namun mely yg sensitif dengan pergerakan dan suara apapun saat tidur,langsung tersadar


Hal yg pertama dilihat nya adalah hendy,lalu mengalihkan pandangan nya ke arah varel


Astagaa !!


Menyadari kedekatan mereka refleks mely menjauhkan tubuh nya,tak tau saja dia bagaimana posisi mereka sebelum nya


"Udah bangun" tanya varel basa-basi


Kedua lelaki itu hanya menatap nya datar seakan pemandangan tadi bukan apa-apa


Melly menganguk dan berdehem,untuk menenangkan diri


Dirinya sanggat malu dilihat oleh hendy sedekat itu dengan varel


"Lo mau kesini,atau kita anter pulang" tanya varel lagi


"Pulang aja" jawab melly


Tanpa menunggu lama varel dan melly bergegas turun dari kasur


Saat mereka ingin melangkah keluar kamar, langkah mereka terhenti saat tiba-tiba hendy memanggil varel dengan nada serius


"Apa" tanya varel berbalik badan


*Duhh...g*ue bilang gak ya yg tadi,aishh tapi kan lagi ada melly ?


"Gak...gak jadi" jawab hendy,melirik ke arah melly

__ADS_1


"Apaan sih"  sunggut varel


huh... ntar aja lah,timeing nya belum pas ! batin hendy mengaruk tengkuk nya yg sama sekali tak gatal,lalu keluar dari kamar itu mengikuti varel dan melly di belakang


__ADS_2