Langit Untuk Bintang

Langit Untuk Bintang
LUB. 12


__ADS_3

Matahari kini mulai redup terbenam di ufuk barat berganti sinar kemayu bulan yg mulai terbentang membelah kelam nya kehidupan malam


Saat ini lelaki itu terduduk dengan tampilan yg sangat tak karuan,lelaki yg sebelum nya tampil rapi penuh pesona, kini tampilan itu berubah menjadi kusut masai penuh leram


Terduduk di sebuah bar dengan hentakan musik remix yg cukup memekakan telinga,berteman dengan sebotol alkohol yg setia menjadi penenang dikala hati dan emosi meradang


Lelaki itu menatap datar setiap pengunjung yg datang di sana,sambil menyesap secawan alkohol di tangan nya.


Bahkan liukan tubuh wanita pun engan untuk membangkitkan hawa nafsu nya,ah dirinya terlalu setres untuk memikirkan nafsu saat ini


Bahkan karna hawa nafsu nya lah hidup nya jadi berantakan seperti saat ini.


Lelaki itu tidak sendirian,melainkan bersama ketiga teman nya Hendy,Raka,Kemal. Yg juga sama-sama menyesap minuman.


♥♥♥♥♥


Kesadaran lelaki itu sudah 60 persen dikuras oleh alkohol,umpatan dan racauan juga sudah keluar dari mulut nya membuat tiga orang teman nya menatap miris dirinya


Tadi nya memang lelaki itu tak menginginkan ketiga teman nya untuk ikut dengan nya,tapi mereka masih memaksa untuk ikut. Yah bukan nya mereka tak tahu hal apa yg sudah menimpa varel,takut saja jika varel melakukan hal diluar nalar karna frustasi...


Varel kembali meneguk minuman nya dengan sekali tegukan,hancur sudah image nya. Mana pernah varel minum seperti orang kerasukan begitu


"Bro udah" ucap hendy lelaki dengan perawakan hitam manis dan berginsul itu menghentikan nya yg langsung mendapat tatapan tajam dari mata varel


"Rel udah ******" sambung kemal,manusia paling kocak diantara ketiga nya


"Udah la lo pada diam aja jangan bacot,biarin gue tenang" jawab varel


"Tenang pala lo ntar lo mati disini gimana,kita kita juga yg susah" sambung kemal lagi yg langsung mendapat pukulan keras dari kedua teman nya


"Haha lo betiga tu gak pernah ngalamin yg nama nya patahati sih"


"Makan nya jangan jomblo mulu"

__ADS_1


"Cari pacar sana"


"Eh tapi jangan deh"


"Ntar lok kek gue lagi,galau mulu"


Racau varel membuat ketiga teman nya menatap kasihan padanya


Persetan dengan kesalahan dirinya,saat ini varel adalah sahabat mereka tugas mereka adalah melindungi varel.


Masalah varel itu hal pribadi yg memang harus varel selesaikan,sama sekali tak berimbas pada persahabatan mereka.


Awal-awal nya memang mereka sudah memaki varel habis-habisan namun nasi sudah menjadi bubur semua sudah terjadi tinggal otak varel saja yg harus memikirkan cara menyelesaikan nya.


♥♥♥♥♥


Tubuh varel semakin limbung dan kesadaran nya sudah hampir terkikis habis oleh alkohol dan hentakan musik club malam itu.


Dengan paksa ketiga teman nya merampas gelas berisi alkohol yg akan kembali di teguk varel, menjauhkan nya dari hadapan sang sahabat,varel mendelik sebal ingin brontak tapi sia-sia tubuh nya sudah seperti tak punya kemampuan bergerak


"Starla sayang kamu dimana" racau varel yg membuat ketiga teman nya menoleh ke arah dirinya


"Antar gue kerumah starla ****,gue kangen sama pacar gue" sambung nya lagi


"Lo udah mabok masih aja nyusahin" cecar kemal yg juga memegangi tubuh varel


"Apa kita ikutin aja kemauan dia,maksud gue kita bawa kerumah starla kali aja starla udah balik kan" ucap raka yg sedari tadi hanya diam dirinya juga terlalu kasihan dengan nasib varel


"Wah mabok juga ni anak,lo mau di kapak sama bapak nya starla bawa orang mabok kerumah dia"  ucap kemal tak habis pikir dengan otak sahabat nya satu itu


"Lalu"  tanya hendy bingung


Mereka tak mungkin membawa varel dengan keadaan mabok seperti itu balik kerumah nya,mengingat juga hubungan varel dan orang tua nya sedikit renggang karna masalah perselingkuhan varel

__ADS_1


Orang tua nya terlalu malu kepada keluarga starla karna kelakuan sang anak sulung.


"Oh gue tau" ucap kemal spontan,membuat kedua temanya menatap kearah nya


Kemal merogoh kantung celana nya,mencari sesuatu dari sana


"Hah dapat" sergah kemal mengeluarkan benda pipih dari kantong celana nya


Dengan tergesa-gesa tangan nya mengeser layar smartphone itu sambil satu tangan nya juga memegangi varel.


"Lo ngapain" tanya raka mengerinyitkan kening nya tak mengerti


"Udah lo diam aja" sarkas kemal dengan menempelkan benda pipih itu ketelinga nya


"Halo"


"___"


"Lo dimana"


"___"


"Varel mabok,lo bisa tolongin dia gk"


"___"


"Oke ntar gue sharelock"


Trup !


Kemal menutup sambungan telvon nya


"Si__" tanya hendy mengantung,karna langsung di sela kemal kembali

__ADS_1


"Kita bawa dia kehotel" ucap nya yg langsung membawa varel dan diikuti oleh dua teman nya tanpa babibu lagi


__ADS_2