Langit Untuk Bintang

Langit Untuk Bintang
LUB. 13


__ADS_3

Mereka membaringkan tubuh varel yg sudah tak sadarkan diri itu di kasur hotel dengan hati-hati


Terlihat jelas sekali raut frustasi di wajah tampan itu.


Perasaan bersalah,perasaan menyesal,perasaan cinta,dan perasaan rindu nya akan starla juga bercampur jadi satu di wajah itu


Bahkan sebelum dia pingsan tadi dirinya bertubi-tubi menyebut nama sang kekasih yg entah dimana,dirinya pun sampai saat ini tak mengetahui nya


"Lo nungguin siapa mal"  tanya hendy tak mengerti melihat kemal mondar-mandir di samping tubuh varel


"Ah ntar juga lo tahu" jawab kemal


"Duduk kek pala gue ikut mondar-mandir lihat lo gitu" sela raka


 


Setelah puas mondar-mandir dan mendapat kecaman dari kedua teman nya akhir nya kemal mendudukan dirinya tepat di samping varel


Namun belum lama kemal duduk seseorang tanpa permisi menerobos kamar mereka,membuat ketiga nya terperanjat kaget


Seorang wanita dengan peluh yg membanjiri wajah serta tubuh nya


Seorang wanita yg terlihat dengan jelas ke khawatiran di wajah nya setelah melihat lelaki yg bernama varel itu terbujur lemah tak berdaya di atas kasur


Perlahan wanita itu mendekat ke ranjang tempat berbaring varel,membuat ketiga orang teman lelaki nya berdiri dari tempat duduk nya masing-masing


Tangan wanita itu terulur menyentuh jidat varel membelai pipi nya,perlahan tangan wanita itu naik ke atas kepala nya mengusap lembut rambut hitam lelaki itu


♥♥♥♥♥


Dengan sedikit berlari starla masuk kedalam hotel itu,kemudian bertanya kepada receptionist yg berada di lobi hotel itu kamar orang yg di cari nya


Setelah mendapat informasi dari receptionist,starla kembali berlari menuju kamar yg dicari nya dengan peluh yg membanjiri wajah nya karna tergesa-gesa


Setelah sampai di depan kamar yg dituju tanpa permisi starla membuka pintu itu,mata starla langsung saja bersirobok dengan seseorang yg membuat nya harus berlarian sampai kesana


♥♥♥♥♥

__ADS_1


"Starla" ucap varel setengah sadar dengan mengengam erat sebelah tangan wanita itu


Wanita itu seketika menghentikan usapan lembut nya menatap lelaki yg berbaring lemah itu dengan tatapan sendu,setitik air mata mengalir lembut dan mengenai tangan varel


Tiga orang teman varel yg menjadi penonton adegan dramatis itu menghela nafas kasar,menatap dua orang itu dengan tatapan prihatin


Segitu cinta nya kah kamu dengan starla rel


Kembali wanita itu menitikan air mata namun seketika dia juga menghapus nya dengan kasar


"Maaf ya mel gue ngerepotin lo" ucap kemal mencoba mencairkan suasana yg menegang itu


Mely menatap ketiga teman varel itu bergantian,kemudian mengeleng pelan


"Ngak apa-apa mal,aku ngak repot" ucap nya tersenyum kecut


♥♥♥♥♥


"Kamu ngak apa-apa star"


Lelaki itu langsung saja menghampiri starla yg sudah hampir kehilangan nafas nya itu kemudian merengkuh pundak dan membawa wanita itu duduk di atas kasur


"Nih" starla memberikan sebuah map berwana hijau yg di keluarkan nya dari tas gendong nya kepada langit


"Gue ngak telat kan lang" lanjut nya lagi


Langit menatap lekat wajah starla,kemudian sebelah tangan nya mengusap lembut keringat yg membanjiri wajah imut itu


"Harus nya kamu ngak usah lari star" ucap nya lembut


Deg !


Jantung starla berdebar cepat dengan perlakuan manis langit,wanita mana juga yg tidak deg degan mendapat perlakuan manis seperti itu.


"Maaf ya saya ngerepotin kamu"


"A-apaan sih lo engak kok,ngak ngerepotin gue" jawab starla gugup

__ADS_1


"Tapi selesai urusan lo traktir gue makan ya,gue laper banget belum makan hehe" cengir starla


Ah selalu saja seperti itu,ada timbal balik nya


Mana mau wanita itu rugi sedikitpun !


"Iya" ucap langit terkekeh mengacak pelan rambut starla,dirinya sudah terbiasa mendapat perlakuan begitu dari starla


"Yaudah kamu tunggu disini sampai aku selesai rapat"


"Siap bos"


♥♥♥♥♥


"Starla" gumam varel lagi


Mely membuang nafas kasar


Sakit hati ? Pasti, wanita mana yg tidak terluka jika seseorang yg dicintainya menyebut nama wanita lain dari mulut nya


"Sabar ya mel" ucap hendy prihatin


"Ngak apa-apa,aku ngerti kok" ucap mely yg mencoba untuk baik-baik saja. Padahal jauh dihatinya itu sangat menyakitkan


"Mel gue minta tolong,lo urusin varel disini sebentar ya kita lagi ada kerjaan yg emang ngak bisa ditinggalin. Lo bisa kan" pinta kemal hati-hati


Kening wanita itu berkerut,yg benar saja harus berdua sama varel. Gimana kalau tiba-tiba varel sadar dan memarahi nya


Ah tapi kasihan juga


Mely menatap tubuh yg sudah hilang tenaga itu,lelaki yg dicintainya begitu kusut tak berwibawa seperti biasa nya


"Plis mel,gue janji deh udah urusan kita kelar secepat nya kita balik kesini" sambung nya lagi,seakan mengerti ke was-was an mely


"Yaudah iya" anguk mely dengan tersenyum


"tapi jangan lama-lama ya mal" lanjut nya

__ADS_1


"gue usahain buat cepat" jawab kemal yg langsung bergegas pergi dari kamar itu,meninggalkan dua insan yg saling menyakiti tersebut


semoga lo berdua ngak hilaf !


__ADS_2