
Bukan nya menyambut uluran tangan starla,lelaki itu malah memandang starla dari atas sampai ke bawah dengan tatapan mengintimidasi yg kental dia benar-benar kesal dengan starla,bagaimana bisa dia berakhir dengan wanita singa itu.
"Saya tidak bertanya nama anda nona"
Ucap ketus lelaki itu,lalu beranjak pergi meninggalkan starla sendirian sambil terus memegangi perut nya yg sakit karna ulah starla
"Eh tunggu" ucap starla yg juga beranjak mengejar nya
Tidak lelaki itu sama sekali tak memperdulikan starla yg berlari di belakang nya
Dengan langkah terseok-seok starla mengejar lelaki malang itu,hingga langkah nya terhenti di depan sebuah mobil sport
Ferrari F12 Berlineta
Yg lumayan jauh dari tempat nya tidur tadi,nafas starla memburu dengan keringat yg sudah membanjiri wajah nya karna mengejar lelaki itu
"Heyy tunggu" ucap starla menahan pintu mobil lelaki itu dengan nafas tersengal-sengal
"Apa lagi nona saya capek,dan perut saya masih sakit karna ulah anda" jawab nya penuh penekanan
"Apa kamu tega ngebiarin saya sendiri disini,ini masih dini hari loh dan saya sendirian disini gapunya kendaraan
saya cewek loh gimana kalau disini ada hantu atau orang jahat" ucap starla mengiba
Lelaki itu terlihat memikirkan ulang ucapan starla tadi,bagaimana pun starla seorang wanita yg butuh perlindungan terlepas sikap nya yg seperti harimau itu
Apa saya tega ninggalin dia sendiri disini,seperti nya tadi sebelum saya pingsan dia kelihatan nangis dan seperti nya tertekan banget
Jiwa lelaki yg selalu ingin melindungi wanita terpatri di wajah lelaki itu,bagaimana pun juga dia adalah seorang lelaki yg bertanggung jawab
Tapi sikap starla tadi sudah benar-benar melampaui batas normal kesabaran nya
"Saya tidak perduli" ketus lelaki itu
Hati nurani lelaki itu sepertinya sudah di kuasai oleh amarah yg luar biasa,dia seolah tak memperdulikan bahwa starla adalah seorang wanita yg butuh perlindungan
"Melihat anda menghajar saya tadi seperti nya anda sudah berpengalaman menumpas kejahatan,jadi saya rasa anda bisa melindungi diri anda sendiri" Lanjut lelaki itu tanpa belas kasih
"Semua nya aja pergi,semua nya aja ninggalin gue"
gumam starla yg masih terdengar jelas di telinga lelaki itu, perlahan langkah starla mundur ke belakang dengan derai air mata di pipi nya
Dia berlari dengan sisa tenaga yg di miliki nya meninggalkan lelaki itu yg mematung melihat diri nya pergi
Kaki starla terus berlari dengan sekuat tenaga menyusuri pantai itu kembali dengan isak tangis
langkah nya tertatih menuju tebing yg lumayan tinggi letak nya tak jauh dari pantai itu
Starla berteriak sekencang yg dia bisa,menumpahkan semua keluh kesah nya di sana
"Kapan sih ada orang yg benar-benar gak mau kehilangan gue,apa bersama gue adalah sebuah kesalahan"
Pekik starla dengan lantang,tubuh nya terduduk lemas dengan linangan air mata di pipi nya
sekelebat bayang-bayang menyakitkan itu kembali menghampiri otak nya
__ADS_1
Dia hancur starla hancur !
"Bantu starla tuhan"
Air mata itu lancar menyembur keluar di sudut mata nya,apa dunia sekejam ini ?
Apa tak ada seorang saja yg mau menerima kehadiran nya?
Tidak menyia-nyiakan hadir nya?
Hey dia seorang wanita yg juga ingin di hargai kehadiran nya !
Dianggap ada dan di perlakukan dengan penuh cinta
Apa starla salah berharap ingin di perlakukan seperti ratu ?
Bukankah wanita adalah pemegang tahta tertingi di banding pria ?
♥♥♥♥♥
"Lepasin gue" sentak starla saat merasakan tangan kekar seseorang memegang pergelangan tangan nya, menarik nya menjauh dari terjal nya tebing itu dengan sedikit paksaan
"Ikut saya"
Ucap datar pria itu
Dengan terus menarik paksa starla menjauh dari tebing tinggi itu menuju tempat dia memarkirkan mobil nya tadi
"Lepasss"
"Ngapain lagi lo kesini,pulang sana dasar pemaksa gausah sok-sok perduli lo sama gue"
starla emosi,dia memukul tangan lelaki yg digunakan untuk menarik tangan nya
namun tetap saja lelaki itu tak bergeming barang sedikit pun
Dasar pemaksa menyebalkan sekali dia,bukan nya lelaki ini tak mau melihat starla tadi dan kenapa bisa tiba-tiba menarik tangan starla tanpa permisi
Sopan sekali kelakuan nya
Dan apa-apaan ini,kenapa dia bisa kuat seperti ini bukan nya tadi dia masih terlihat lemah ya ?
Lelaki itu membuka kan pintu mobil nya untuk starla,memaksa starla untuk masuk di dalam sana tapi tidak starla tak bergeming dari tempat nya berdiri
Mau di kemanakan harga diri nya,lelaki tadi sudah dengan amat sangat jelas mengusir nya
"Telinga kamu tidak tuli kan saya bilang masuk" bentak lelaki itu kembali
Starla meradang,berani sekali lelaki sialan itu membentak nya
Enak saja dia mentang-mentang seorang lelaki se enak jidat nya saja memperlakukan wanita
"Emang telinga gue ngak tuli tapi lo juga ngak amnesia kan,pala lo ngak kebentur batu kan
Lo udah ngusir gue tadi
__ADS_1
jadi gausah sok-sok perhatian sama gue eneg gue liat muka lo yg gak seberapa itu"
Cerocos starla,ingin sekali starla mencakar wajah lelaki itu dengan sepuluh jari-jari lentik nya
"Saya ngak perduli sama sekali dengan kamu,cuma disini hanya ada saya dan kamu
Saya ngak mau repot-repot berurusan dengan hukum dan jadi saksi di pengadilan kalau kamu mati bunuh diri disini"
"Sekarang masuk"
Lelaki itu mendorong paksa tubuh starla kedalam mobil nya
tentu saja starla membrontak memukul tubuh lelaki itu dengan sisa tenaga yg dimiliki nya,starla memukul bagian perut yg di bogem nya tadi
dan benar wajah lelaki itu terlihat sedikit meringis namun tak mengurungkan niat nya memaksa starla untuk masuk
Setelah sedikit memberontak starla berhasil di dudukan nya ke kursi mobil tepat di samping nya
Setelah itu diq memutar tubuh nya masuk kedalam mobil dan mengunci pintu mobil nya.
Starla terisak dalam diam menumpahkan airmata nya,menangis sejadi-jadi nya di dalam mobil lelaki itu
Lelaki itu sedikitpun tak bergeming melihat starla menangis,apa dia sejenis manusia yg tak punya hati?
Mobil itu terus melaju menerobos jalan sepi waktu dini hari,selama itu pula baik starla pun lelaki menyebalkan itu tak ada yg mau bersuara memecah hening di antara mereka
"Dimana rumah kamu"
Akhirnya lelaki membuka suara bertanya kepada starla, setelah dua puluh tujuh menit mematung..
Starla diam engan menjawab pertanyaan itu
"Dimana rumah kamu" tanya nya kembali dengan nada tinggi dan sial nya starla yg sudah lelah dengan perdebatan akhir nya mengalah dan menjawab pertanyaan lelaki gila di samping nya
"Turun disini aja" jawab starla
"Saya antar kamu sampai dirumah, saya ga mau kamu berbuat hal bodoh lagi" ketus lelaki itu
"Isshh gue gamau pulang udah disini aja,lagian hal bodoh apa maksud lo yg gue buat" tanya starla
"Saya gak mau kamu nekat bunuh diri kaya tadi lagi,jadi bisa kan kamu nurutin ucapan saya tunjukin jalan rumah kamu, tolong lah saya juga capek debat sama kamu badan saya pegel semua pengen tidur" jawab lelaki itu dengan sedikit lembut membujuk starla
"ha gue bunuh diri,ya kali dendam gue belum tuntas gue ga bakal mati secepat itu dan juga gue belum kawin belum ngerasain malam pertama rugi gue mati dalan keadaan masih polos begini__"
"Emm tapi beneran gue gamau pulang,emm gue ikut lo boleh ngak" ucap starla memelas
"Gak" sentak lelaki itu to the point
"Yasudah turunin gue disini kalau gitu" jawab starla ketus
Entah apa kemauan lelaki menyebalkan itu,meninggalkan starla tak mau membawa starla bersama nya pun juga tak mau
Lelaki itu mengacak rambut nya frustasi,dia benar-benar di posisi terkutuk saat ini dia tak bisa meninggalkan starla di tengah jalan karna di fikiran nya starla akan nekat dan jam juga masih dini hari,siapa yg tahu bahaya apa yg menimpa gadis ceroboh itu
Tapi tapi dia juga ogah membawa gadis itu kerumah nya,bisa bisa sakit jiwa dia jika setiap hari bersama wanita sangar itu
__ADS_1
shitt umpat nya dalam hati