
Starla mulai menceritakan semua kejadian malam itu kepada chika,mulai dari mencari varel yg menghilang setelah tiup lilin kesana kemari hingga tak sengaja menginjakan kaki di gudang tak terpakai, dan tak sengaja memergoki mereka selingkuh di dalam gudang
Starla hanya bilang memergoki mereka tengah berpelukan dan saling mencium bibir masing-masing,tidak menceritakan persetubuhan mereka kemarin yg dilihat nya dengan mata kepala dia sendiri..
Bagi starla hal itu tetap lah sebuah aib seseorang yg tak berhak dia umbar,bagaimana pun melly adalah sepupu nya sendiri
Cukup lah chika hanya tau inti dari semua nya,sebagai sahabat starla chika berhak tahu itu !
♥♥♥♥♥
Bohong jika chika tak tahu apa yg terjadi dengan starla,bahkan malam itu dia melihat dengan jelas starla lari dari arah gudang menuju ke luar rumah dengan derai air mata
Di saat dirinya ingin mengejar starla,langkah kaki nya terhenti setelah melihat dua orang yg dikenal nya juga mengejar starla dengan penampilan yg acak-acakan yg juga keluar dari gudang rumah starla.
Dengan tak sengaja pendengaran nya menangkap obrolan mereka tentang hubungan terlarang yg mereka jalani selama ini
Catat. Hanya sebatas selinguh yg mereka lakukan dan tidak sampai hubungan tubuh diantara mereka
Chika hanya mendengar varel dan mely mengakui perselingkuhan mereka tak sampai hubungan badan yg dilihat starla saat itu.
Dia saja shok bagaimana starla yg melihat mereka berselingkuh secara langsung
"Jadi lo tau" tanya starla yg dari tadi mendengarkan penjelasan cika
"Menurut lo"
"Lagian ya star lo tu ngak pernah percaya omongan gue,gue udah pernah bilang berapa kali sama lo ati-ati dengan mereka. Sekarang kebukti kan"
Chika tak salah dia memang sudah mewanti-wanti starla dari awal untuk memantau mereka,namun starla tetaplah starla. yg lebih mempercayai melly dan varrel melebihi siapapun bahkan sahabat nya sendiri.
"Udah la cik mungkin varel bukan takdir gue kali" starla terkekeh namun tetap saja hati nya menangis
"Lo dimana,apa perlu gue kerahin intel buat nyari keberadaan lo sekarang" sarkas chika
"Gue gak bisa ngasi tau posisi gue sekarang,besok aja kita ketemu ntar gue kabarin dimana" ucap starla
"Yaudah tapi lo baik-baik aja kan disana" tanya chika
"Gue baik-baik aja bunda ratu,yaudah gue tutup ya"
Dan trupp... panggilan di tutup oleh chika setelah mengetahui kabar starla baik-baik saja,dia legah ternyata fikiran sahabat nya tak sedangkal yg dia fikir
Tadi nya chika menduga starla akan nekat mencelakai diri nya sendiri...
♥♥♥♥♥
Di tempat lain di sebuah restoran pagi ini
"Rel kamu udah tahu dimana starla" tanya melly yg sedang bersama dirinya di dalam sebuah restoran
"Gue belum tahu mel,starla ngeblock semua sosial media gue"
"jadi kamu juga di block" kaget melly
"Iya. Jangan bilang lo" melly menganguk
Melly menghela nafas panjang,meraup udara sebanyak banyak nya dari sana. Dia tahu starla pasti tak akan bisa memaafkan nya
Dia tahu ini pasti lama kelamaan akan terjadi namun dirinya juga tak menyangka hal itu terjadi secepat ini di 7 bulan usia hubungan gelap dirinya dan varel
Bagaimana ?
Bagaimana dia menghadapi starla nanti nya,apakah dia harus memutuskan hubungan nya dengan varel?
__ADS_1
Boleh kah dia jujur jika dia benar-benar menyayangi varel !
Boleh kah juga kali ini saja dia egois untuk perasaan cinta nya,untuk hati nya ?
Melly tahu diri nya salah !
Tapi apakah hati nya juga salah dalam mencintai varel ?
Apakah dia tak boleh jatuh cinta ?
Jika bisa memilih,dia juga tak akan mau jika hati nya jatuh cinta pada varel. Tapi rasa itu datang dengan sendiri nya tanpa permisi
"Mel"
Panggil varel yg melihat tatapan kosong di mata melly,varel mengkerutkan kening nya.
karna tak mendapat jawaban dari melly. Sekali lagi dia memanggil melly dengan nada yg sedikit tinggi
"Melly"
"Hahh" ucap melly gelagapan
"A-apa ver" lanjut nya
"Lo ngelamun ? Mikirin starla lagi"
"Ya menurut kamu aja" jawab melly datar sambil menyedot jus jambu yg sedari tadi dipesan nya
"Maaf ya" ucap varel menggengam tangan melly yg berada di atas meja dengan satu tangan nya
"Kita sama sama salah rel" jawab melly melepaskan salah satu tangan nya yg di gengam varel dan meletakan kembali tangan itu di atas tangan varel
Mereka saling mengengam,saling menyalurkan kekuatan disana
"Rel apa kita akhiri aja semua ini" lanjut nya
"Makanya itu__"
"Apa semua akan berubah hah" potong varel sarkas
"Sekarang kita cari starla,lo mau ikut apa ngak"
Varel sungguh malas akan perdebatan itu pikiran nya sudah di penuhi dengan starla,dan sekarang melly berkata hal bodoh yg tak dapat di terima akal nya. Dan Mely yg juga malas berdebat dengan nya hanya bisa menganguk setuju akan ucapan varel dan keluar dari resto itu untuk mencari starla yg mereka pun tak tahu tapak nya dimana...
♥♥♥♥♥
Starla duduk termenung di pojok tempat tidur nya,menimbang nimbang apa dia harus pulang ataukah tidak ?
Tapi jika dia memilih pulang hati nya belum siap,dia belum ingin ketemu dua orang menyebalkan itu
Tapi jika tidak. akan kemana dia? kerumah chika kah ?
Jika di rumah chika mereka pasti akan gampang menemui dirinya disana ?
Arghh starla pusing,dia belum ingin kembali. Dengan kata lain masih betah di apartemen milik langit itu !
Apa dia minta izin lagi sama langit buat tinggal disana?
Tapi apa langit mengizinkan nya ?
Syukur di izinkan,hm jika tidak......
Argh starla terlalu menerka-nerka,belum di coba kan belum tahu. Tapi gimana cara nya starla nemuin lelaki itu. Ah iya Charger nya kan masih ada sama starla
__ADS_1
ya Charger !
♥♥♥♥♥
Akhirnya setelah menarik nafas dalam dalam starla memaksakan diri nya untuk bertemu langit,dengan dalih mengembalikan charger yg tadi di pinjam nya.
Starla mengetuk pintu kamar langit
1x tak ada jawaban
2x masih tak ada jawaban
Oke sepertinya sedikit berteriak tak masalah,entah la apa lelaki tampan itu congean. Rese sekali dia !
"Langittt" ucap starla mengetuk pintu kamar nya kembali dan kali ini dengan nada sedikit tinggi
"Saya ngak tuli starla,apa kamu ngak bisa sabar sedikit saya sedang mandi" ucap nya saat membuka pintu,dan mendapati tangan starla tengah berancang ancang akan mengetuk pintu itu lagi
eh astaga hampir pala nya gue getok
Perlahan starla menurunkan kepalan tangan nya dan bersikap senormal mungkin
"Ada apa" tanya langit datar
"Eh-em ini gue mau ngembaliin charger elo" starla menunjukan sebuah charger di tangan nya
"Oh oke"
Langit mengambil charger itu dari tangan starla
"Ada lagi" tanya nya setelah melihat starla tak kunjung pergi dari hadapan nya
Sebuah angin segar untuk starla setelah mendengar ucapan itu,dirinya di kasih kesempatan bicara juga sama si manusia datar
"Gue boleh masuk"
Tanpa menunggu jawaban langit starla langsung menerobos masuk kedalam kamar nya
eh ngapain dia,dia ngak berfikiran macam macam kan sama saya
"Sejak kapan saya meng iyakan ucapan kamu tadi" sarkas langit.
Sumpah starla tak perduli ucapan langit,dia mulai mendudukan tubuh nya di atas ranjang langit salah satu tangan nya menepuk nepuk tempat di sebelah nya
Menyuruh langit untuk duduk disana
astaga apalagi mau wanita ini
Dengan terpaksa langit akhirnya duduk disana,starla terkekeh kecil melihat langit menekuk wajah nya kesal
"Sudah sekarang apa lagi" sarkas langit
"Hehe gue boleh ngak nginap disini lebih lama"
"Hahh" ......
♥♥♥♥♥
Mobil alphard putih itu berhenti tepat di depan rumah bernuansa pink di sebuah komplek perumahan mewah di jakarta selatan
Dengan terburu-buru dua orang lelaki dan wanita pemilik mobil itu turun dari mobil nya,menyambangi rumah itu
Berkali-kali mereka menekan bel rumah itu namun tak ada jawaban,dan setelah mereka memutuskan untuk pulang barulah nonggol wajah sang pemilik rumah
__ADS_1
Wanita cantik berambut panjang itu cukup terkejut saat melihat siapa tamu yg menyambangi kediaman nya
"Varel mely,ngapain lo berdua" ucap nya dengan nada tidak santai