My Poor Secretary

My Poor Secretary
Part 112


__ADS_3

Mommy Megan membawa Gwen ke sebuah hotel bintang lima. Mereka berdua bersama Chimera saat ini sedang duduk di ruang santai yang ada di lobby. Ketiganya sengaja memilih tempat yang ada di balik pilar sehingga saat ada orang berlalu lalang tak terlalu terlihat.


“Aunty, kenapa kita seperti sedang mengintai orang?” tanya Gwen. Dia bingung dengan orang tua Danzel sebab tak memberitahukan alasan sedikit pun padanya saat mengajak ke tempat itu. Dan kini Mommy Megan justru menutupi wajah dengan sebuah majalah dewasa.


“Nanti kau juga akan tahu, Gwen. Aku ingin menunjukkan sesuatu padamu,” terang Mommy Megan. Dia tak mau menyampaikan maksudnya sekarang, lebih baik melihat contoh nyatanya secara langsung daripada hanya sebuah omongan yang terlontar dari mulutnya.


Gwen semakin dibuat bingung. Menunjukkan apa di hotel yang sunyi saat malam hari seperti ini. Tapi jika dilihat dari raut Mommy Megan, sepertinya sangat penting.


Sepuluh menit berlalu, mereka hanya berdiam diri di sana. Hingga bosan mulai melanda ketiganya.

__ADS_1


“Gwen, apa kau sungguh sudah tak memiliki suami lagi?” tanya Mommy Megan. Dia ingin mendengar dari bibir calon menantunya secara langsung. Sekaligus menghilangkan rasa jenuhnya karena orang yang dia tunggu belum memperlihatkan batang hidung sampai saat ini.


Gwen mengangguk sebagai jawaban, dia tak mengeluarkan suara sedikit pun. Sekali berbohong, maka hanya akan ada kebohongan terus menerus untuk menutupi. Sampai tak terasa dia berdusta dengan diri sendiri hanya demi keegoisan hati untuk memiliki seorang Danzel Pattinson.


Mommy Megan menarik sebelah sudut bibirnya. Dia bisa melihat raut wajah Gwen yang nampak tak yakin saat mengangguk. “Tak perlu berbohong, Gwen. Aku sudah tahu kau adalah menantu keluarga Eisten, suamimu saat ini sedang dipenjara dan tak akan pernah keluar dari sana karena mendapatkan vonis hukuman seumur hidup,” ujarnya.


Gwen menunduk dengan perasaan malu bercampur menyesal karena sudah berbohong. “Maaf, aku tak bermaksud menutupi kenyataan ini dari kalian.”


Gwen mengangguk yakin. “Sangat, aku bahagia saat bersamanya dan entah kenapa aku tak bisa mengungkap identias asliku saat bersamanya.”

__ADS_1


Mommy Megan memeluk tubuh Gwen. Menepuk pundak yang terlihat naik turun karena menangis. “Tenang, Gwen, aku tak akan memintamu meninggalkan putraku. Walaupun sudah mengetahui semua tentang kehidupanmu, termasuk anak laki-lakimu adalah hasil perselingkuhan dengan Alcie Glee.”


Selama satu bulan ini Mommy Megan mencoba mencari banyak informasi tentang Gwen. Dia tak ingin sembarangan memberikan restu pada anaknya jika calonnya adalah wanita berkelakuan buruk. Tapi beruntungnya, dia tak memandang Gwen seperti wanita murahan yang memanfaatkan harta keluarganya saja karena dari sorot mata pun Nyonya Pattinson sudah bisa menilai mana yang baik dan buruk untuk pendamping anaknya.


“Tapi aku sudah berbohong dengan Danzel.” Gwen membalas pelukan Mommy Megan, menumpahkan segala kerisauan hatinya yang takut jika ditinggalkan CEO Patt Group saat mengetahui identias aslinya. “Danzel tak suka dengan perceraian dan dia pasti akan meninggalkanku ketika semua kenyataan ini terungkap,” adunya.


“Aku tahu apa yang kau rasakan, Gwen. Sesungguhnya kau tak ingin berbohong. Aku bisa melihat saat makan malam kau ingin mengatakan semuanya, tapi anakku sudah memotong terus,” ungkap Mommy Megan. Dia bukan orang tua bodoh yang percaya begitu saja dengan ucapan seseorang.


...*****...

__ADS_1


...Lah pinteran emaknya daripada anaknya wkwkwk. Emaknya cari tau sampe ke akarnya, anaknya mah udah buta akan cinta....


__ADS_2