
Mulai sejak hari pertama bertemu dengan keponakannya, Yura tampak semakin akrab dengan bocah Putra Mahkota itu. Tentu saja, keduanya terus berada di dekat Ratu untuk senantiasa menemaninya serta sesekali Raja datang untuk melengkapi suasana kebersamaan.
Pada pagi hari, Yura akan makan sarapan dan mengobrol bersama sang kakak dan keponakannya. Siang hari, Yura akan menemani keponakannya berlatih. Sore hari, Yura akan menemani keponakannya belajar. Serta terkadang akan menemani keponakannya tidur saat malam hari.
Yura hanya akan menginap di kediaman Ratu saat Raja tidak menginap di sana pada malam hari. Karena meski Yura bisa menginap di kamar yang disediakan untuk anak Raja dan Ratu, gadis yang suka mengembara itu tidak ingin mengganggu kebersamaan keluarga kecil itu. Namun, tetap ... sebelum malam tiba, Yura akan berada di kediaman Ratu dari pagi hingga sore hari atau hingga sebelum waktunya tidur pada malam hari.
Kediaman Ratu adalah bangunan yang tampak seperti mansion megah nan besar dari luar. Mansion tersebut berisi ruangan berupa ruang tamu besar, ruang makan besar, serta kediaman Raja, dan kediaman Ratu. Sebenarnya baik kediaman Raja atau Ratu hanya berupa kamar. Namun, disebut sebagai kediaman tentu saja karena ukurannya tak tak biasa, maksudnya besar luar biasa.
Di dalam kediaman Raja, terdiri dari ruang istirahat besar, ruang kerja besar, kamar tidur besar, dan kamar mandi besar yang semuanya khusus digunakan untuk Raja. Ratu diperbolehkan menginap di sana sesuai keinginan dan sesekali Raja akan mengundang Selir untuk menemani tidur saat Raja tidak ingin meninggalkan mansion untuk pergi ke kediaman atau mansion Selir.
Sedangkan, di dalam kediaman Ratu, terdiri dari ruang istirahat besar, 1 kamar tidur besar, 2 kamar tidur yang berukuran lebih kecil yang diperuntukkan Putra dan Putri Mahkota jika anak Raja dan Ratu ingin menginap di sana, ruang belajar untuk Putra dan Putri Mahkota, 1 kamar mandi besar untuk Ratu, dan 1 kamar mandi yang berukuran lebih kecil untuk Putra dan Putri Mahkota.
Namun, untuk saat ini Raja dan Ratu baru memiliki seorang anak yang merupakan Putra Mahkota. Hingga hanya satu kamar anak yang sesekali terpakai oleh Putra Mahkota yang menginap di kediaman Ratu.
Sementara istana kerajaan sendiri adalah bangunan megah utama yang digunakan untuk pekerjaan diplomatik atau pemerintahan kerajaan. Yang bagian-bagian ruangan di dalamnya berfungsi sebagai tempat rapat, perjamuan, pesta, dan lain-lain, serta halaman yang digunakan upacara kerjaan, dan banyak taman, rumah kaca, dan tempat indah lainnya yang berukuran ekstra.
Letak mansion utama (Raja dan Ratu) berada di bagian dalam istana. Mansion kanan istana adalah kediaman para anak Raja (dari Ratu atau pun para Selir), mansion kiri istana adalah kediaman para selir, dan masih banyak lagi mansion bawahan untuk para pekerja istana seperti kediaman para prajurit dan para pelayan istana. Serta mansion sampingan untuk pekerja istana seperti penasehat kerajaan yang berada dekat dengan perpustakaan kerajaan, dan sebagainya. Lalu, ada mansion tamu untuk tempat menginap para tamu kerajaan dan ada juga tempat yang paling tak disukai, yaitu mansion buangan sebagai tempat pengasingan atau disebut juga istana dingin bagi Selir yang tak diinginkan.
Suatu malam saat waktu makan malam tiba, berkumpullah, Raja, Ratu, Putra Mahkota Arsha, Yura, dan Penasehat Arvan yang baru saja usai memeriksa kondisi Ratu. Mereka sedang makan malam bersama.
"Arsha, bagaimana dengan hari ini? Pelajaran berpedang dengan Bibi Yura, apa masih terasa menyenangkan?" tanya Raja
__ADS_1
"Hari ini berjalan dengan baik, Ayahanda. Pelajaran berpedang pun selalu terasa menyenangkan. Aku tidak pernah bosan berlatih," ungkap Arsha
"Tapi, kau tidak lupa untuk belajar pelajaran umum kerajaan, kan?" tanya Raja
"Tidak kok, Ayahanda. Aku masih terus belajar bahkan Bibi Yura juga menemaniku belajar. Bibi Yura itu serba bisa. Sangat hebat," jawab Arsha
"Itu karena Bibi adalah adik dari Ibu Ratu-mu. Ibunda Ratu-mu juga hebat," kata Yura
"Yura, bagaimana dengan pengajaran latihan berpedang yang dilakukan Arsha? Seperti apa kemampuannya?" tanya Raja
"Putra Mahkota belum lama ini baru mulai berlatih. Masih terlalu dini untuk bicara soal kemampuan seperti apa yang dimilikinya, tapi dia selalu bersemangat dan berjuang untuk melakukan yang terbaik selama latihan. Kekuatannya pun sudah mulai terbentuk," jelas Yura
"Bagus, teruslah berlatih dengan giat dan rajin agar kau bisa melindungi Ibunda Ratu-mu dan seluruh kerajaan ini dan kau juga bisa bergabung berlatih bersama pasukan ksatria kerajaan nantinya," ujar Raja
"Karena kita semua sudah berkumpul di sini, aku memiliki suatu rencana. Bagaimana kalau kita berlibur bersama-sama mulai besok?" tanya Raja
"Liburan pasti terasa menyenangkan. Aku mau dan setuju," jawab Arsha
"Kita tidak akan pergi terlalu jauh. Namun, akan lebih baik jika melihat suasana yang berbeda di luar istana. Kalian berdua ikutlah juga bersama kami, Yura, Arvan ... " ucap Raja
"Syukurlah, kalau rupanya saya diperbolehkan untuk ikut. Bagaimana pun juga saya ingin terus menemani Yang Mulia Ratu di sisinya," ujar Yura
__ADS_1
"Bahkan saya juga ikut? Kalau Baginda Raja dan saya juga pergi berlibur ke luar istana, maka siapa yang akan mengerjakan pekerjaan yang menumpuk di dalam istana?" tanya Arvan
"Sesekali jangan terlalu terpaut dan lepaskanlah beban dari pekerjaan sejenak. Kau juga perlu perubahan suasana baru sejenak, jangan terus menerus mengurus dan melihat tumpukan dokumen saja. Hanya kita yang akan pergi, jadi aku membutuhkanmu dan Yura untuk menjadi pengawal keamanan kami," jelas Raja
"Pada akhirnya, ini juga tentang pekerjaan lainnya," gumam Arvan
"Sudahlah, Arvan ... jangan terlalu kaku dan kolot. Benar, apa yang dikatakan oleh Baginda Raja, sesekali kau butuh suasana baru agar kau tidak merasa stress. Meski pun, kita hanya akan menjadi pengawal, dalam perjalanan liburan besok pasti akan lebih santai dari biasanya. Kau harus lebih menikmati hidup," ujar Yura
"Baiklah, aku akan ikut ... " kata Arvan
"Sepertinya Arvan jadi lebih sering menuruti perkataan Yura dari pada kata-kataku," ujar Raja
"Mana mungkin saya seperti itu? Saya tidak berani," sahut Arvan
"Orang dengan gaya hidup yang kaku sepertimu memang sesekali harus dijejali dengan gaya hidup bebas sepertiku agar tidak stress dan cepat tua," kata Yura
"Bagaimana pendapatmu, Ratu? Kenapa sedari tadi kau hanya diam?" tanya Raja
"Aku setuju dan ikut saja. Memangnya kita akan pergi berlibur ke mana?" tanya balik Ratu
"Kita hanya akan pergi berlibur ke Vila Kerajaan," jawab Raja
__ADS_1
Usai makan malam, mereka pun mulai bersiap untuk tidur. Yura dan Arvan pun beranjak pergi meninggalkan kediaman Raja dan Ratu tersebut. Dan di pagi keesokan harinya, mereka mulai bersiap untuk pergi berlibur.