Pelangi Senja

Pelangi Senja
cerita tante arum


__ADS_3

di ruangan dokter kevin


"seperti yang kalian lihat dan dengar ...dicky mengalami amnesia ....syukur lah ini bukan geger otak yang dapat menyebab kan ia hilang ingatan selamanya .....ini hanya amnesia yang bisa dikembalikan ingatannya secara perlahan "ucap dokter kevin


aretha rosy dan dias berdiri sejajar di belakang bu arum yang sedang duduk berhadapan dengan dokter kevin yang sedang menjelaskan


"ibu saya mau bertanya ....apa sekitar tahun yang disebut dicky tadi itu pernah terjadi kejadian seperti yang diceritakannya "ucap doktet kevin memandang bu arum


"ya memang pada tahun itu terjadi kejadian yang diceritakannya, bersama tania ,sahabatnya juga seperti mereka "ucap bu arum menoleh kebelakang


"owh. .....apa kita bisa bertemu tania tersebut untuk proses pemulihan ingatan dicky"ucap dokter kevin


"maaf dok.....sepertinya tidak ...karna tania sudah tiada saat terjadi kecelakaan itu ...iya mengalami pendarahan yang sangat banyak dan nyawanya tak tertolong "ucap bu arum


"lalu kalian ...apa kalian tau dengan tania "ucap dokter kevin memandang tiga gadis di belakang bu arum


sontak ketiganya menggeleng


"hmm. ....begini saja ....kita ingat kan saja secara perlahan ingatannya yang sudah terhapus setelah kecelakaan ....kalian bisa bantu dengan membawa ketempat dimana kalian menghabiskan waktu bersama atau bahkan obrolan yang membuatnya mengingat sesuatu ......bagaimana apa kalian bisa "ucap dokter kevin


"kami akan berusaha ....terimakasih dok "ucap bu arum dan mengajak ke tiga gadis itu keluar


diluar ruangan dokter kevin


"tante tania itu siapa "tanya rosy


"nanti tante cerita....sebelumnya tante ada permintaan .....kalian mau kan membantu tante untuk memulihkan keadaan dicky "tanya bu arum


"tentu saja .....kami kan sahabatnya ....sebentar aku akan menghubungi dimas"ucap rosy mengambil ponselnya dan segera menelpon dimas


\* \* \*


dicky sudah pindah ke kamar rawat inap


di sana aretha,dias,rosy dan dimas yang baru datang berada dikamar tersebut melihat keadaan dicky


"ros dia bener hilang ingatan "bisik dimas


"ih...iya lah ....liat aja pandangnya ke kita kayak liat orang asing gitu"balas rosy berbisik


"aretha sini sebentar"ucap tante arum ,aretha langsung berjalan mendekati nya


"ada apa tante ..."


"eh ...yang lain juga sini dong hehe.... lupa tante manggilnya"ucap bu arum


yangvlain mendekat


"nah dicky ....ini teman teman kamu ...kamu mungkin ngga ingat mereka tapi mereka selalu jagain kamu loh...coba disapa temennya "ucap bu arum


"hai ...."ucap dicky datar masing memandang bingung


"oh hai dicky ...kamu ingat nggak aku rosy ,ini dimas ,yang disana aretha dan dias "ucap rosy menunjuk sahabatnya


dicky menggeleng


"oh ngga papa kita coba ingat sama sama ya"ucap bu arum lembut


"tania mana maa..."tanya dicky

__ADS_1


bu arum menghela nafas


"nak...sekarang jangan mikir tania lagi ya ...dia udah tenang ...."ucap bu arum


"tenang ....maksud mama tania udah ngga ada gitu ....tania udah meninggal ....nggak mungkin kan maa. ...mama pasti bohong. ...."ucap dicky tak percaya


"tenang dicky....mama bisa jelasin"ucap bu arum ia menghela nafas berat


"dicky sekarang ini sudah tahun 20xx ....ingatan kamu mundur saat kejadian kecelakaan bersama tania. ...mungkin kamu ngga bakal percaya tapi ini kenyataannya nak....kita bakal bantu kamu buat ingat kembali ya"jelas bu arum ia berusaha sangat lembut agar putranya bisa menerima semua ini


" mama ngga bercanda kan maa....."ucap dicky tak yakin


"nggak sayang ....buktinya sekarang kamu udah kelas 11 dan ini sahabat sahabat kamu mereka juga bakal bantu buat bikin kamu ingat"ucap bu arum


"ahhgghhh.....kepalaku ....sakit....aagghhh...."erang dicky memegangi kepalanya


seorang suster masuk karna di panggil oleh dias


"maaf bu anaknya saya beribobat penenang dan penghilang rasa sakit ia akan tidur sementara ....bisa tinggalkan ruangan ini sementara"ucap perawat tersebut dan mereka keluar meninggalkan dicky yang tertidur di atas ranjang


\* \* \*


di kantin rumah sakit


"tante sudah berjanji akan menceritakan tania bukan"ucap dias


"tante akan cerita"ucap bu arum


ia pun bercerita setelah menyeruput teh hangat nya


mereka ber lima duduk di salah satu meja paling pojok di kantin


"kenapa tante mengizin kan bukannya dia belum punya sim "ucap dias


"dia terus memohon dan mogok makan sebelum mendapatkan apa yang ia mau ,dia itu sangat keras kepala sama seperti papanya"ucap bu arum


"lanjut ceritanya tan"ucap dimas


aretha hanya menyimak


"jadi hari itu tante ijin in juga karna kasian liat dia ,pas udah sore tante khawatir .....perasaan tante ngga enak ....tante terus hubungin nomer mereka berdua .....papa dicky juga udah nyari ,trus akhirnya tante dapet telpon dari papa dicky bilang katanya lagi di rumah sakit ,tante langsung panik dan langsung ke rumah sakit....."bu arum terus bercerita


yang lain menyimak dengan serius


" setelah tania meninggal dicky jadi banyak murung ,nggak lama ada guru bk yang datang kerumah, katanya dicky berantem sama temen sekelasnya "ucap bu arum ia melihat 4 remaja didepannya menatap serius


"hahahaha ......kalian ini jangan serius banget kenapa "ucap bu arum


"yah ....tante orang lagi serius nyimak. ....malah ketawa "ucap rosy mendengus


"trus tan ....lanjut aja "ucap dimas dias dan aretha bersamaan


bu arum tersenyum dan melanjutkan ceritanya


"setelah pulang dari sekolah dicky tante tanya baik baik ....kenapa dia sampai berantem sama temannya dan saat itu dia kena skors "ucap bu arum


"apa ....skors .....trus gimana lagi tan "ucap dias


"haduh.....jangan motong cerita dong di ..."ucap aretha

__ADS_1


"hahahaha.....kalain kaya di dongeng in ya "ucap bu arum ia tertawa melihat sahabat anak nya ini begitu antusias mendengar masa lalu anak ya


"lah si tante ngga tau ....emang lagi dongeng kan judulnya ' kisah silam dicky 'hahahaha......"tawa dimas pecah


krik. ....krik....krik....krik....


"lah nggak ada yang ketawa "ucap dimas


dan seketika yang lainnya tertawa


"lanjut ngga nih"ucap bu arum


"lanjut....."ucap mereka bersamaan


"ternyata penyebab dicky berantem dan di skor gara gara temen temennya bilang dia pembunuh tania "ucap tante arum


###flashback###


"dicky ......kemari..... duduk ....."ucap pak rama tegas


dicky mengikuti perintah papanya itu


"jelaskan kenapa kamu bisa diskor seperti ini .....kamu mau membuat papa malu ....hah......"suara pak rama meninggi


dicky hanya diam menatap papanya


"pah .....pelankan suara papa,kita bisa bicarakan dengan tenang kan .....malu sama tetangga"ucap bu arum menenangkan suaminya


"bagaimana bisa tenang .....anak yang selama ini papa banggakan ....sekarang di skors. .....bagai mana reaksi orang terdekat papa ..."ucap pak rama emosi


"tapi ....papa kan bisa bicara kan dengan dicky tenang kan .....dicky satu satunya anak kita pah ......dia penerus papa .....kalau terjadi suatu yang tak diingin kan karna tertekan bagaimana ....."ucap bu arum yang melihat suaminya sangat emosi


pak rama menghela nafas panjang sebelum membuka mulut


"dicky jawab papa ......ini pertama kalinya kamu di skor apa penyebab nya .....apa karna hanya berantem sama temen mu itu .......tapi kenapa kau bisa berantem sama mereka ......kemana anak papa yang sangat hati hati dalam kekerasan ini .....papa memasukkan mu ke klub karate untuk melindungi diri .....bukan berkelahi"ucap pak rama mencoba tenang


"aku sedang melindungi diri pah"ucap dicky sedikit meninggi


bu arum mengisyaratkan agar menekankan suaranya


dia sangat paham keluarganya


"tapi kau melindungi diri untuk apa....apa penyebab ya "ucap pak rama mulai tak tenang


"papa nggak akan ngerti gimana rasanya kehilangan sahabat yang sangat berharga ....dan di katai pembunuh" ucap dicky pelan kepalanya menunduk


"kenapa kau dikatakan pembunuh .....apa yang salah "ucap pak rama kurang mengerti


"sudah lah pah....aku jelaskan juga papa ngga akan ngerti gimana rasanya "dicky berdiri dan berjalan menuju kamarnya tanpa menghiraukan teriakan papanya


"dicky....papa belum selesai bicara.....kembali kesini. ....dicky...."pak rama terus berteriak


"sudah lah pah ....biar mama yang tanya nanti ya ...sekarang papa bersih bersih dulu .....mama buatkan makan malam"ucap bu arum


suaminya itu pun berdiri dan berjalan menuju kamar mandi setelah ia melirik kamar dicky yang tertutup rapat


sebenarnya dia sangat khawatir dengan putranya itu .....tapi putranya sama saja dengannya ....keras kepala


/// makasih buat yabg udah baca ....jangan lupa like babnya 😊.....votenya😁.......kasih koin juga boleh hehehe😅........komentarnya ditunggu loh .....oh iya kalau ada yang mau Q & A boleh kok .....nanti bakal aku jawab .....pasti......see you😇////

__ADS_1


__ADS_2