Pelangi Senja

Pelangi Senja
Bab 33


__ADS_3

Rey dan Cleo telah sampai dirumah, bibi menitikkan air matanya, ia sangat bahagia Cleo sudah kembali.


"syukurlah kamu sudah sehat nak, bibi tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan si kembar dan suami mu kalau kamu sampai kenapa-napa


"alhamdulillah bi, terimakasih sudah menjaga mereka, maaf kalau merepotkan bibi" ucap Cleo


"tidak apa-apa nak, yang terpenting kalian bahagia" jawab bibi tulus dibalas senyum manis Cleo


"sayang istirahat dulu ya, Rev dan Clowy juga sedang tidur" ajak Rey lalu menuntun Cleo kekamar


"Rey" panggil seseorang di depan pintu kamar nya


"mama, gimana keadaan mama & papa" tanta Rey


"kami baik sayang, Cleo bagai mana" ucap mama


"sudah mendingan ma, masuk lah ma bila mama ingin melihatnya, Cleo sedang istirahat" kata Rey


"tidak sayang, biarkan dia istirahat dulu" ucap mama


"ayo ma Rey antar kekamar, sekalian Rey mau lihat papa" kata Rey seraya menuntun sang mama kembali kekamarnya


Di salah satu apartemen mewah, seorang wanita mengamuk kesal, membanting semua hal yang ada di hadapannya. Karir yang dibangunnya hancur, laki-laki yang bisa menjadi tambang emas nya tak bisa lagi ia temui dan ditambah dirinya hamil entah anak siapa. Bella frustasi dengan keadaannya saat ini, laki-laki yang tidur dengannya tak satu pun mau bertanggung jawab akan kehamilannya.


"sial, kenapa semua jadi seperti ini. Rey, ini pasti ulah mu, aku akan buat perhitungan dengan mu. akan ku bongkar kepada media tentang penyakit mu itu. hahahahahaha" gumam Bella bertingkah seperti orang tidak waras, ia pun berjalan menuju kamarnya mengambil ponsel lalu mulai melancarkan aksinya, Bella menghubungi seseorang untuk membantunya menyebarkan berita tersebut. Sedangkan di tempat berbeda Qinan sedang di jenguk oleh kedua orang tuanya yang sudah beberapa hari bolak-balik untuk melihatnya.


"gimana kabar kamu nak" tanya sang mama


"seperti yang mama lihat" jawab Qinan


"sampai hari ini papa belum bisa menemui tuan Rey" ungkap Qian


"Qinan berkali-kali mama tanya sebenarnya ada apa, kenapa kamu sampai melakukan hal seperti itu, seminggu ini mama tunggu tapi kamu tidak pernah mau menjawabnya" ucap sang mama marah, namun lagi-lagi Qinan hanya diam seribu bahasa


"ya, papa juga bingung kenapa kamu mengganggu Rey, keluarganya bisa membuat kita hancur Qinan" ucap papanya emosi namun lagi-lagi Qinan hanya diam seribu bahasa


"kalau kalian hanya ingin marah-marah, kalian pulang saja" ungkap Qinan kesal


"Qinan kami harus tau alasannya agar pengacara kita bisa memberikan pembelaan terhadap mu" tegas Qian Namun tetap tak mendapatkan jawaban apa pun dari sang anak

__ADS_1


"pulang lah, tidak usah pikirkan aku" jawab Qinan lalu berlalu meninggalkan kedua orang tuanya yang masih terpaku di ruang tempat mereka bertemu


"ada apa sebenarnya pa, kenapa semua menjadi seperti ini" tanya nya


"aku juga belum tahu ma, tapi akan ku cari tahu kenapa Rey bisa melaporkan anak kita dan polisi pun tidak ada yg membuka mulut untuk memberitahu ku masalah ini" jawab papa


"ya sudah sekarang kita pulang saja dulu nanti akan ku pikirkan kembali" kata Qian akhirnya mereka pun pulang dan akan memikirkan cara nya.


Pagi yang cerah membangunkan makhluk bumi untuk memulai aktifitasnya hari ini. Rey masih berada di bawah selimutnya memeluk erat sang istri yang sangat dicintainya. Rey memandang sang istri yang msh terlelap, ia merasa sangat betah memandang dan memeluk sang istri, hatinya sangat sangat berada di sisi sang istri.


"Rey, Rey" panggil seseorang dari luar kamar Rey


"hhhuuusss. ada apa Boy, kenapa berteriak" tanya Rey


"Rey, gawat ada berita tentang penyakit mu di semua berita kota" jawab Boy


"berita apa" tanya Rey


"ini lihat lah" ucap Boy memberikan ponselnya pada Rey


"Rey, Boy" sapa Nathan yang baru saja datang untuk menyampaikan hal yang sama pada Rey


"sayang, aku pergi dulu ya. istirahat lah setelah semua selesai aku janji akan langsung kembali" ucap Rey pelan agar tidak membangunkan sang istri


"kakak mau kekantor" ucap Cleo yang baru saja membuka matanya karna terganggu dengan kecupan sang suami


"kamu sudah bangun sayang, iya sayang, ada sedikit masalah tapi aku usahakan cepat kembali" kata Rey


"iya kak, hati-hati ya" ucap Cleo


"iya sayang, aku pergi ya" jawab Rey lalu mencium dahi aang istri


ketiga laki-laki tampan itu pun berangkat menuju kantornya dan mencari solusi tentang berita yang sudah tersebar, Boy sedang mencari sumber pertama yang menyebarkannya sedangkan Nathan sibuk menjawab telpon dan pesan yang ditanyakan padanya terkait berita tersebut. Rey memijat kepalanya karna merasa sakit, pikirannya melayang jauh kepada sang istri, ia takut berita ini berdampak buruk pada sang istri dan anak-anaknya


"Rey, sudah sampai" tegur Nathan yang melihat Rey melamun


"ok" jawab Rey singkat bergegas keluar dari mobilnya lalu menuju ruangannya


"aku tahu siapa yang melakukan ini" ucap Rey

__ADS_1


"siapa" jawab Boy dan Nathan berbarengan


" Bella" jawab Rey


"ooo. Ternyata tidak kapok juga wanita ini" kata Boy


"apa rencana mu sekarang Rey" tanya Nathan


"Boy, bikin dia mendekam dipenjara dengan pasal berlapis, lalu Nathan sebarkan foto dan video ini kepada media setelah wanita sialan itu tertangkap. ucap Rey


"dari mana kamu mendapatkan ini Rey" tanya nathan


"saat ia mengkhianati ku" jawab Rey singkat


"wah, wanita ini benar-benar pemain yang handal ya" kata Boy


"aku ingin dia merasakan hancur dan jatuh" ucap Rey


"ok, tapi kamu harus keluar memberikan klarifikasi perihal masalah ini" ucap Boy


"pasti, tapi tidak hari ini. aku akan bicara dahulu pada Cleo" jawabnya


"ya, ajak serta Cleo untuk mematahkan tuduhan itu" saran Nathan


"kamu benar Nathan, karna hanya Cleo yang bisa membangkitkannya" ucap Rey


"Rey apa kamu pernah mencoba melakukannya bersama Bella" tanya Boy


"dulu saat pacaran ia selalu menggoda ku dan ingin membawa ku melakukannya, namun milik aku tidak bereaksi. mungkin itu yang dia simpulkan mengenai penyakit ku ini" jawab Rey


"sebelum melakukan klarifikasi kamu harus periksa ke dokter terlebih dahulu agar bisa menunjukkan pada awak media sebagai bukti" saran Boy


"kamu benar Boy, setelah ini aku akan pulang dan menceritakan pada Cleo lalu mengajaknya untuk melakukan pemeriksaan" jawab Rey


"baik lah kalau begitu aku akan melakukan tugas yang pertama dengan melaporkan wanita gila itu kepada polisi" ucap Boy


"terimakasih kalian selalu ada di samping ku" kata Rey tulus


"apa sih Rey, kamu telah membuat kami sampai sesukses ini dan tidak ada alasan untuk kami tidak berada disisi mu" jawab Nathan

__ADS_1


"Rey, kamu bukan hanya sekedar bos buat aku, namun juga kakak dan berkat orang tua kamu aku bisa merasakan kasih sayang orang tua yang tak pernah ku punya. Apa pun yang terjadi aku akan selalu ada disisi mu" jawab Boy dibalas senyum manis oleh Rey


__ADS_2