Pelangi Senja

Pelangi Senja
di kamar aretha


__ADS_3

Aretha masuk ke kamarnya


Ia melihat ke arah jendela terbuka ,tirai berwarna biru muda itu berkibar di hembus angin


Aretha menutup jendelanya setelah berganti ia membuka jendela lagi


Terlihat Dicky memasuki kamarnya dan menatap Aretha datar ,dan menuju sisi kamar yang tak dapat dilihat Aretha


Aretha duduk di bingkai jendela sambil membaca buku yang baru dipinjamnya di perpustakaan bersama Rosy ,dan Dimas tadi sepulang sekolah


"Haaaah......sampai kapan kamu kayak gini ,nggak terbuka ,diem ,kalo liat aku pasti ngehindar"gumam Aretha


"Terserah aku dong " Dicky tiba tiba muncul


Dan duduk di jendela


"Di-dicky se-sejak kapan kamu di bawah sana"Aretha menatap Dicky


Dicky hanya menoleh sesaat dan membuang muka


"Ada satu .....bukan banyak hal yang ingin ditanyakan ,selama gue eh...aku dirumah kau selalu membuka jendela mu ,apa kau tak khawatir kalau sewaktu waktu seseorang masuk ke kamarmu"ucap Dicky tanpa menoleh


"Eng....a-aku nggak khawatir,lagipula ini lantai dua ,jikapun ada yang mau memanjat ,dindingnya nggak ada pijakan ,kalaupun bisa manjat lewat jendela juga langsung kelihatan kan "ucap Aretha


"Bisa saja gu...aku masuk ke kamar mu kan"ucap Dicky ,ia masih belum melihat Aretha


"Yah....aku juga nggak khawatir soal itu ,jika kamu masuk ke kamar ku ,kamu nggak akan bilang secara terang-terangan begini "Aretha tersenyum geli melihat Dicky menoleh dengan wajah memerah


"Kenapa "tanya Aretha


"Nggak "Dicky menoleh ke dalam kamarnya


Hening ,Aretha melanjutkan membacanya


"Hei ,gu...eh aku boleh tanya "ucap Dicky menatap Aretha yang sedang membaca


"Yq ,tanya saja "ucap nya tanpa mengalihkan pandangan


"Kata Mama ,kita sudah sahabatan lama ,itu benar"tanya Dicky


Aretha menekuk bagian halaman yang sedang ia baca dan menutup buku tersebut


"Apa yang kamu rasakan ketika Mama mu bilang begitu"ucap Aretha


Dicky diam


"Yah....aku tau kamu nggak ingat apa apa kecuali beberapa tahun lalu ,aku ,roay,dimas dan Dias itu sahabat kamu "ucap Aretha


"Hem......apa setelah keluar rumah sakit a-aku pernah bertemu mereka "tanya Dicky


"Ya ampun ,waktu kamu keluar RS , yang nganter kamu itu Rosy Dimas yang pulang duluan ,dan Dias yang gangguin kamu malam malam ,ingat"ucap Aretha


Dicky mengangguk


"Nad bicaramu beda ya "ucap Aretha tersenyum


"Beda gimana"tanya Dicky


"Waktu keluar RS kamu masih Lo-gue ,sekarang aku -kamu "Aretha menahan tawa


"Biar cepat akrab "ucap Dicky memalingkan wajah nya


BRAK...!!!!


pintu kamar Aretha terbanting sempurna karna Dias masuk dengan berlari


"Dias,ketuk dulu kaget nih"Aretha masuk ke kamarnya


Dicky memperhatikan dari kamarnya


"Hiks....hiks...tha...hiks....mey jahat .....hiks "Dias langsung memeluk Aretha


"Kenapa ,cerita cerita"ucap Aretha mengusap rambut Dias lembut


"Hiks.....nggak tau kenapa ....hiks.....mey temen sekelas aku hiks....bilang ....hiks aku hiks..... huwaaaaaa"Dias memeluk Aretha semakin erat


"Sesek di....nggak bisa nafas nih......"ucap Aretha mencoba melonggarkan pelukan Dias


Dias masih terisak


"Udah ....udah jangan nangis....mana Dias yang selama ini Aretha kenal....nggak cengeng ,selalu ceria "ucap Aretha mencoba menenangkan


"Aku nginap sini ya ,cerita nya nanti aja "ucap Dias mengusap pipinya yang basah


"Yah jangan bikin penasaran dong ,kenapa sih mey "ucap Aretha


"Nanti aja ,aku ngantuk hehehe "Dias keluar kamar


Aretha kembali ke jendela karna melihat Dicky yang melamun


"Hei.....masih ada orang "ucap Aretha


"Itu siapa ,Rosy atau Dias "ucap Dicky


"Kayaknya kamu penasaran ya ,sebentar "Aretha mengambil ponselnya dan mengetik sesuatu


Tak lama ia meletakkan ponsel kembali


" Ngapain "tanya Dicky


"Kamu sini ,kita tunggu bareng "ucap Aretha

__ADS_1


"Aku ....ke kamar mu "ucap Dicky


Aretha mengangguk


"Apa sebelum nya aku sudah pernah masuk ke kamar mu "ucap Dicky


Aretha mengangguk lagi


"Di kamar apa hanya kita berdua"


Aretha mengangguk


"Kau serius"


"Ya,untuk apa berbohong"ucap Aretha


Dicky diam


"Sudah ,cepat kesini ,nanti bilang aja cari Aretha , trus nanti ke lantai dua kamar yang pintu nya terbuka "ucap Aretha


Dicky mengangguk saja dan segera beranjak keluar kamar


\* \* \*


"Hai ....hai ..... Rosy datang dengan sejuta pesona nya"Rosy masuk ke kamar Aretha


"Hidih.....pesona konon "ucap Dimas di belakangnya


"Gue ikut masuk ya"ucap aldo di belakang Dimas


"Kenapa jadi rombongan gini,perasaan aku cuma chat Dimas sama Rosy,kok kamu ikut do"ucap Aretha


"Hehehehe....ya gitu jelasin Ros"ucap aldo


"Kok aku ,Dimas aja "ucap Rosy mendelik


"Oke ....oke....aku aja yang cerita ...jadi ...tadi aku. ..."


"Jiaaahahaha ....bahasanya aku ,bukan gue lagi "Rosy memotong


"Diem ..... Belum pernah di lempar lemari nih anak"ucap aldo melihat Rosy masih tertawa


"Jadi aku dan Dimas udah berteman ,trus tadi dia ngajak kesini ya aku ikut"ucap aldo


Dimas mendelik


"Bukannya kamu yang minta ikut "ucap Dimas


"E hehehehe iya ,iya ....liatnya jangan gitu serem tau"ucap aldo


"Hei....kamu apa kita pernah ada hubungan "ucap Dicky tiba tiba


"Siapa....aku"ucap aldo menunjuk dirinya


Dicky mengangguk


"Hmmmm.....mungkin kamu lupa ,dan si Dimas ini juga terlibat kok ,kapan kapan aku jelasin ada masalah apa kita"ucap aldo


Hening


Aretha dan Rosy menatap ketiga nya bingung


"Wah ....udah rame aja ..."ucap seseorang dari arah pintu


"Hai honey"ucap aldo tersenyum


"Dimas....kenapa kamu ngajak dia "ucap Dias


Ia meletakkan nampan berisi bolu dan susu hangat di tengah


"Bukan aku yang ajak ,dia yang ikut"ucap Dimas


"Hehehe....sini di ,duduk "ucap aldo menepuk sampingnya


"Hiiiii......ogah"Dias duduk di antara Rosy dan Dicky


"Nah Dicky ini temen kita ,disampingnya kamu Dias,sampingya Rosy,sampingnnya dimas,lalu aldo"ucap Aretha


Dicky menatap satu persatu


"Eh....udah orang sini toh ,kirain masih jadi kutub"ucap Dias


"Maksudnya apa di"ucap Rosy


"Waktu pertama pulang ,dua itu dingiiiiin banget tau,jawabnga nggak berkenan gitu "ucap Dias


"Aku nggak koh ,aku akan menjadi se ramah mungkin"ucap aldo tersenyum ke pada Dias


Dias hanya bergidik


"Eh iya dik,kamu kan dalam masa pemulihan,jadi kamu ikut ujian susulan ya "ucap Dimas


"Oh oke ....makasih.....emm...."


"Dimas.."ucap Dimas saat melihat wajah Dicky yang bingung


"Iya Dimas hehehe....makasih"ucap Dicky lagi


"Dicky kenapa kamu nggak dingin lagi ,kamu kayak balik lagi ke Dicky yang dulu "ucap Dias


"Emm..... sebenarnya Mama sudah cerita ,kalian semua teman ku ,kalian bantu Mama,gantian jaga aku ,jadi aku merasa kaliqn memang teman ku "ucap Dicky

__ADS_1


"Emmm.....kok gu ...aku nggak paham ya"ucap aldo yang masih membiasakan lidahnya dengan sebutan aku -kamu


"Yang dulu nggak berteman sejak awal tau apa"ucap Rosy


"Aku lagi berusaha jadi temen kalian tau"ucal aldo mencomot bolu dihadapannya


"Emm......mungkin lusa aku sekolah ,tapi aku bingung berangkat sama siapa,papa udah nggak pekerjakan sopir ,Mama juga nggak bolehin bawa motor ,ditambah ...hehehe....aku nggak tau lokasi sekolah dimana"ucap Dicky nyengir


Yang lain tepuk jidat


"Eh iya ....aku juga......"perkataan Dias menggantung


"Kenapa honey ....."ucap Aldo


"Panggil aku gitu lagi , siap siap nggak bisa pulang"ucap Dias


"Kita mau Kemana,mau jalan ya .....ayok aja ...asal sama kamu"ucap aldo


Dias mengacungkan tinjunya


"Bucin aja teros "ucal Rosy


"Yeeee......jomblo mah diem aja "ucap aldo


"Lu juga jomblo ****"Rosy tak mau kalah


"Siapa bilang ...be tar lagi gua jadian sama honey gue "aldo memandang Dias ,Dias mengacungkan jari tengah nya


"Nah Dicky....gimana kalo kamu berangkat sama Aretha aja , biasanya juga gitu kok"ucap Dimas


Keributan antara aldo dan Rosy masih berlanjut


"Kita berdua ?,naik apa"tanya Dicky


"Angkutan umum biasa kan"ucap Dimas yg dibalas anggukan Aretha


"Kalian bisa diem nggak sih .....emang gini ya kalo mantan ketemu mantan jadinya ribuuuut Mulu"oceh Dias


"Tenang honey,aku udah nggak ada minat sama tuh anak ,jangan cemburu gitu dong"ucap aldo tersenyum sangat manis


Pipi Dias memanas


"Udah dibilang jangan panggil gua kayak gitu ,lagian siapa yang cemburu "ucap Dias


Ia melahap bolh dengan ganasnya


"Udah diem ,jangan ribut ,yang ribut gue catet"ucap Dimas yang dibalas sorakan dari yang lain


Dicky memperhatikan dengan seksama teman temannya itu ,dan pandangan tak bisa lepas dari Aretha yang tertawa lepas


Rambutnya digerai ,mengenakan kaos biasa dengan celana training abu abu


Terlihat nyaman saat dipakai


"Honey ....kamu habis nangis ya "ucap aldo mendekat


"Mingggir lo ,gue mau duduk disini"ucap aldo


"Bahasanya balik lagi"ucal Rosy dan menggeser posisinya lebih mepet ke arah Dimas


"Ngapain sih ,sana ......nggak usah Deket Deket ya"ucal Dias memperingatkan


"Emm.....pasti ini udah keliatan"ucap aldo mendekat kan wajah nya ke wajah Dias


"Mundur ,atau mau di tampar"ucap Dias dengan ancang Acang akan menampar


"Kamu nangis kenapa ,tha .....kenapa "aldo memandang Aretha


"Tadi ...tiba tiba dia mas..."


"Nggak ada apa apa ,nggak usah kepo ,bukan urusan mu kan"ucap Dias memotong pembicaraan Aretha dengan ketus


Aldo mengkode Aretha agar mau bercerita,tapi Aretha menunjuk Dias ,menggetakkan tangannya dan menarik telunjuk di lehernya seolah berkata kalo dia cerita dia bakal habis sama Dias


"Itu privasi Dias kali "ucap Rosy


"Gue udah diem ya ....lu jangan mancing dong ....bikin emosi aja "aldo melotot ke arah Rosy


Rosy mencibir


"Lu kalo nggak cewek udah gue bogem lu "ucap aldo mengacungkan jari tengah nya


"Loh ....kok ngamok .....biasa aja dong "


"Kalian .....bisa diem nggak pusing nih ....yang mau didengerin mana "ucap Dimas


"Lah dari tadi kan cuma gue Ama nih satwa yang ngomong"ucap aldo menunjuk Rosy


"Do....lu bilang gua satwa .....keluar yok berantem "ucap Rosy


"Emang lu satwa kali .....kemaren gue liat berita ada lutung kabur ....tau taunya disini ....sana balik ke Bonbin"ucap aldo tertawa


Rosi berdiri dan menyeret aldo keluar kamar


"Horeeee ....gelud .... gelud..."Aretha keluar di ikuti Dicky


"Yuk sodara sodara kita saksikan bersama....hahaha....."Dimas ikut keluar


"Temen gue stress semua "Dias juga ikut keluar


////terimakasih buat yang udah baca ,jangan lupa like bab ,komen dan vote ya man teman .....see you///

__ADS_1


__ADS_2