Pelangi Senja

Pelangi Senja
gagal


__ADS_3

aretha menanyakan keberadaan aldo pada salah satu siswa


"mana aldo"tanya nya


terlihat maureen melihat nya dan segera tersenyum tengil"


"do ada yang nyari tuh ,biasa fans kamu "kata maureen dan melirik aretha dengan tatapan kemenangan


(emang menangin apaan ya)


 aldo berjalan menuju aretha dan rosy


"ada apa,kenapa nyari nyari ,kangen ya kamu"kata aldo dan melirik rosy,ia bersandar dan melipat kedua tangan nya didada


 


"eh brengsek " kata aretha dan membuat aldo berdiri tegak dari posisi bersandarnya


"denger ya  ,sahabat gue bukan tukang  konter,seenaknya gitu lo nyuruh dia dan ngancam dia,


lo manfaatin sahabat gue ,lo tau rosy sayang banget sama lo dan lo manfaatin dia buat beliin  paket internet, jangan seenaknya gitu,


jadi cowo kok ngga ada pemikiran nya sama sekali,lo ngga tau gimana rasanya dimanfaatin hah? kalau mau nguras cari cewe yang lain aja jangan sahabat gue paham"jelas aretha dengan berapi api 


"eh asal lo tau ya ,gue ngga minta buat dibeliin ,dia sendiri yang beliin"kata aldo santai


"iya ,dia beliin karna mau lo online buat dia bukan game ,kemaren udah 2hari dia sengaja ngga online ,tapi lo cuek aja ,dan giliran lo ngga dibeliin sama dia ngapain lo marah dan ngancam dia"kata aretha


mereka sudah dikerumuni oleh siswa di kelas aldo


"eh ya terserah gua lah,dia pacar gua ngapa lu yang sewot sih"kata aldo dia mulai berlagak


"dia sahabat gue sebagai sahabat gue berhak melindungi dia"kata aretha


"owh bisa ngelinndungin ya,coba aja lo lindungi dia"kata aldo yang mulai mengacungkan tinju tiba tiba ada yang menepuk pundak aldo,aldo melihat dan tersenyum itu  temanya yang jago dalam berkelahi 2minggu lalu ia dan dua temannya habis dipukuli oleh temanya ini dengan tangan kosong


"ada masalah apa bro"katanya


"nih cewe cari gara gara sama gue ,harus dikasih pelajaran dia ini"kata aldo dan menatap aretha  tajam


"bentar bro ,kalo lo nyentuh tuh cewe


lo yang gue hajar"kata orang itu berbisik ke telinga aldo


"tapi ...loh emang dia siapa lo"kata aldo heran


"gue siapa nya itu ngga penting "kata orang itu


"owh gue kira lo pacarnya dia"kata aldo


"kalo iya kenapa masalah lo"kata orang itu


"sorry bro gue ngga tau ,gue minta maaf "kata aldo


"jangan ke gue , ke pacar lo sana buru"katanya


aldo pun meminta maaf ke rosy


kerumunan pun bubar


tanpa ada yang tau apa sebenarnya yang terjadi


orang itu mendekati aretha dan rosy


"ngapain kamu ikut campur ,kan aku udah bilang aku bakal mengubah sudut pandangmu tentang cewe ,dan ngga semua cewe itu lemah"kata aretha kesal


"maaf tha, aku bukan bermaksud...." orang itu ternyata dicky ,dicky tak melanjutkan kata katanya


"ah udah lah ,lagian udah berlalu juga ngga usah dipikirin dan sekarang kamu jangan ganggu aku dulu"kata aretha dan meninggalkan dicky dan dimas


"dia begitu ya kalo marah"tanya dicky ke dimas


"dia di sekolah jarang marah kaya gitu selalu nya sih ceria tapi kalau melihat sahabatnya tersakiti dia pasti bertindak"kata dimas

__ADS_1


"wah masih banyak yang belum aku ketahui tentangnya selama menjadi sahabatnya"gumam dicky


"tadi kamu ngomong apa sama aldo"tanya dimas


"ah ngga penting "kata dicky dan berjalan menuju kelas ,dimas mengikuti nya


                      *       *        *


di kelas aretha hanya terdiam sesekali dia menanggapi kata rosy dengan kesal


"udah dong tah marah nya ,jelek tau kalau marah"kata rosy


"biarin jelek sekalian ,yang penting kamu ngga sama aldo lagi"kata aretha ,dia masih kesal pada dicky karna dicky tak mau mendengarkannya


dicky dan dimas menghampiri meja aretha


"tha ,kamu marah ya sama aku"tanya dicky dan duduk di kursi depan meja aretha


"nggak "kata aretha singkat,rosy dan dimas hanya diam, mereka sudah tau kalau aretha sedang bad mood


"kalau ngga marah kenapa jawab nya singkat"kata dicky,dicky mau bertanya lagi tapi keburu di tarik dimas ke mejanya


"apaan sih dim"kata dicky


"udah duduk diem ,sekarang kamu duduk disebelah sini biar aku yang duduk diseberang aretha" ,kata dimas


dan ternyata aretha sudah pindah duduk disebelah kanan rosy jadi urutan dari kanan itu


aretha rosy jarak 2 kotak keramik


"emang kalau bad mood gitu ya"tanya dicky


"kalau aretha jawab nya singkat singkat itu artinya lagi bad mood "kata dimas


"kok kamu tau banyak "tanya dicky


"kami udah lama temenan kali ,ya tau lah"kata dimas


                       *       *      *


saat pulang aretha pulang dengan rosy


^diparkiran


"tha kok ngga bareng dicky "tanya rosy


"ngga ,aku masih kesel sama dia"katanya ,dia melihat dicky dan dimas mendekat


"yuk ros,buru"kata aretha,tapi dicky sudah berada di depan mereka


"tha ,kamu pulang sama rosy"kata dicky mencoba memperbaiki keadaan


"iya"jawabnya singkat


"singkat banget"kata dicky,rosy dan dimas hanya diam mereka sudah tau aretha sedang bete berat sama dicky


"ya biarin suka suka aku dong "katanya cuek


"tha jangan mar....."katanya terpotong karna aretha sudah naik ke motor rosy


"yuk ros,nanti keburu tutup "kata aretha ,rosy pun naik ,dia melihat dimas yang bertanya "kemana"tanpa mengeluarkan suara,rosy pun menjawab "toko buku"juga tanpa suara


rosy langsung tancap gas dan meninggalkan  dicky yang bengong dan dimas yang hanya diam


"dim ,emang aku salah apa "kata dicky ,pandangannya tetap lurus


"gini bre, aretha itu ngga mau dipandang lemah sebagai cewe"kata dimas dan merangkul pundak dicky


"trus dimana letak kesalahan ku"kata dicky dia masih menatap ke depan


"astaga nih bocah kagak ngerti  juga ya,salahnya lu itu waktu aretha labrak aldo tadi siang ,lu datang trus bisik bisik sama aldo trus aldo baikan deh sama rosy"kata dimas


"trus salah nya"katanya 

__ADS_1


"ya lu ngga biarin aretha membuktikan bahwa ia berhak melindungi sahabatnya sendiri"kata dimas


dicky langsung berjalan menuju motornya


"eh mau kemana"tanya dimas


"pulang ,mau ngomong sama aretha"kata dicky dia sudah berada di atas motornya


"dik,aretha lagi ke toko buku sama rosy ,tadi rosy bilang"kata dimas


"kapan kamu nanya"kata dicky


"tadi waktu mau pergi"kata dimas


"owh okh,ikut yuk biar aku ada alasannya"kata dicky,dimas mengangguk dan naik ke atas motor dicky mereka pun langsung meninggal di tempat eh eh salah maksudnya meninggalkan tempat


                      *       *         *


di toko buku aretha sedang memilih buku dibagian fiksi ,sementara rosy sudah menemukannya dan segera menunggu aretha diruang baca


disini tersedia buku yang dapat dibeli dan disewakan jika sudah menjadi anggota


(ini sih toko buku deket rumah author sekaligus langganan,ngga  papa lah ya dimasukin sini^-^)


dicky dan dimas sudah sampai di toko buku yang lumayan besar itu


mereka berdua pun masuk


dimas melihat rosy di ruang baca yang tak jauh dari pintu masuk


dimas menyikut dicky dan menunjuk rosy yang sedang membaca ,mereka langsung menghampirinya


"ros, aretha mana"tanya dicky ,rosy pun melihat kearah lawan bicaranya


"tuh dibagian buku fiksi"katanya menunjuk


"dim ,kamu disini aja ga papa kan sama rosy"kata dicky


"sama dia ,ogah"kata dimas


"kenapa "tanya rosy dan  melihat dimas


"ya masa aku yang ganteng begini berduaan sama orang buluk begini yang bener aja,mau ditaro mana muka aku dik"kata nya


"taro selokan aja sekalian , sini biar aku taro in "kata rosy yang mulai mencakar wajah dimas ,dimas segera lari ke bagian rak majalah


dicky hanya tertawa melihat tingkah mereka


dicky segera menuju bagian buku fiksi dia memilih rak yang berseberangan dengan aretha


dia melihat dari sela buku kan melihat aretha sendang membaca


dia pun mulai menghampiri


"tha aku ...aku..."dia tak melanjutkan kata katanya karna ia gugup


"apa ,ngapain kamu kesini,ngikutin aku ya"katanya tanpa mengalih kan pandangan dia tetap fokus pada bukunya dan menjawab dengan dingin


"soal yang tadi siang ,aku ngga.."


lagi lagi dicky tak melanjutkan kata katanya karna dia melihat aretha sedang menjauh dan mengeluarkan ponselnya


aretha mulai berbicara dengan lawan bicara di telpon


"owh kamu,kirain siapa nomor baru ,owh ,nanti aja lah dirumah, iya lagi ditoko buku ,owh okh sampai nanti"katanya dan menutup telponnya,aretha terlihat ceria saat menerima telpon tadi


"siapa"tanya dicky


"bukan urusan kamu"kata aretha


bersambung. ....


(makasih buat yang udah baca ,semoga suka ya😊😊,kalau ada salah peng-ngetik-kan saya mohon maaf☺)

__ADS_1


__ADS_2