
Rey, Cleo, Nathan, Nabila dan Boy pergi ke bandara guna menjemput orang tua Rey yang sudah seperti orang tua juga untuk Nathan dan Boy.
"mama, papa" teriak Boy saat melihat sosok wanita dan pria paruh baya yang sudah memberikan kasih sayang orang tua yang lengkap
"anak-anak mama" ucap sang mama yang datang memeluk Rey, Nathan dan Boy secara bergantian begitu pula dengan sang papa yang sudah mulai pulih dari sakitnya
"apa semuanya sudah lebih baik ma, pa" tanya Rey
"ya nak, semuanya jauh lebih baik" jawab papa
"mama kangen banget sama kalian" ucap mama menggandeng Rey dan Nathan, sedangkan Boy menggandeng papa
"ma, pa kenalkan ini Cleo istri Rey dan ini Nabila istrinya Nathan" ucap Rey dengan menunjukan wanita-wanita cantik yang berdiri disamping mereka
"wow pa, menantu-menantu kita cantik-cantik ya pa" kata mama seraya menyambut salam dari Cleo dan Nabila
"Boy, kamu kenapa belum memberi kami menantu" tanya papa
"apa kamu tidak laku Boy" ucap mama menimpali
"banyak kok ma yang ngantri" jawab Boy asal.
"ya terserah kamu saja lah Boy" ucap papa
"cucu mama mana" tanya mama.
"mereka dirumah ma" jawab Rey. mereka bercanda gurau di perjalanan pulang menuju manson, Boy selalu jadi sasaran keusilan keluarga itu. Cleo hanya mampu tersenyum melihat keakraban mereka, ia sangat bahagia bisa menjadi bagian dari mereka.
sesampainya di mansion mama dan papa hanya masuk kekamar mereka sebentar lalau pergi untu melihat cucu mereka.
"Rey, Cleo" panggil mama
"ya ma kami disini" jawab Cleo yang sedang memberi susu pada Rev sedangkan Rey Sedang bermain dengan Clowy
"apa mereka kembar" tanya papa bingung, karna tidak mengetahui bahwa menantunya melahirkan bayi kembar
__ADS_1
"iya ma, mereka kembar" jawab Cleo
"yang ini namanya Rev Leondra dan yang ini namanya Clowy Leondra" jelas Rey
"wah bagus banget namanya" puji papa. mama sudah sibuk menggendong baby Clowy. raut bahagia terpancar dari wajah mereka, harapan yang hampir saja musnah karna penyakit yang diderita Rey, ternyata wanita kecil yang tak pernah lepas dari rangkulan atau pun genggaman tangan dari Rey. lama mama dan papa bermain bersama baby twins, hingga kedua baby itu terlelap kemudian mama dan papa kembali ke kamarnya untuk beristirahat.
Pagi ini suasana rumah Rey dan Cleo sangat sibuk, karna Rey mengadakan acara guna memberikan nama untuk baby twins, Rev Leondra dan Clowy Leondra itu adalah nama yang dipilih mereka untuk sang buah hati. Rey benar-benar membuat acara semewah mungkin dan mengundang para kolega, acara ini juga bertujuan untuk memperkenalkan sang istri tercinta yang kebetulan pernikahan mereka belum pernah dirayakan. Cleo menggunakan gaun cantik yang senada dengan suami dan anak-anaknya.
"sayang" panggil Rey yang takjub melihat penampilan sang istri lengkap dengan make up simpel yang membuat Cleo semakin terlihat cantik
"kakak sudah siap" tanya Cleo menghampiri Rey yang sedang membawa dasi di tangannya, ia sudah paham kebiasaan sang suami yang selalu meminta dirinya untuk memasangkan dasi. Dengan cekatan Cleo memasangkan dasi sang suami yang terlihat bertambah tampan dan gagah dengan setelan jas yang digunakannya hari ini. Sedangkan Rey hanya terfokus pada paras sang istri yang saat ini sangat menakjubkan menurutnya.
"sudah selesai" ucap Cleo
"cantik, sangat cantik" kata Rey membelai lembut pipi sang istri yang membuat Cleo tersipu malu
"apa anak-anak sudah siap sayang" tanya Rey
"bibi sedang menggantikan mereka baju kak" jawab Cleo
Ditengah meriahnya acara ternyata ada seorang wanita, anak dari salah satu pengusaha yang juga teman kuliah Rey terlihat sangat marah menyaksikan kemesraan yang di tunjukan Rey kepada Cleo.
"Rey, dulu kamu tak melihat ku karna Bella sialan itu dan saat ini kamu sama sekali tak menganggap ku karna wanita kecil ini" katanya bergumam pelan
"selama ini aku tidak pernah melihat senyum mu seceria itu Rey, ilmu apa yang digunakan wanita biasa ini hingga Rey terlihat sangat mencintainya" ucapnya dalam hati
"tapi aku tidak akan melepaskan mu Rey, suatu saat kamu akan menjadi milik ku" katanya pelan. wanita cantik berambut pirang itu terus mengamati keduanya, hatinya panas dan cemburu mana kala melihat laki-laki yang di cintainya sejak lama merangkul mesra pinggang wanita lain. tatap matanya sangat menyiratkan kebencian dan amarah dan itu terlihat jelas oleh Boy yang berada tak jauh dari wanita itu berdiri.
"siapa wanita itu, kenapa dia memandang tidak suka kepada Rey dan Cleo" gumam Boy pelan. diam-diam Boy menggambil foto wanita itu dan akan mereka bahas nanti selesai acara tersebut.
waktu terus berjalan, acara demi acara pun telah selesai, satu persatu tamu sudah berpamitan dan melangkah pergi meninggalkan kediaman keluarga Rey. Rey mengantar Cleo dan baby twins kekamar di ikuti oleh bibi yang diminta Rey membantu Cleo mengurus sang baby, sedangkan yang lain masih berkumpul di ruang keluarga sambil berbincang-bintang, papa dan pak Ridwan terlihat sangat akrab. tak berselang kama Rey kembali berkumpul bersama Cleo yang telah siap menidurkan si kecil.
"Boy, kenapa bengong" tegur Rey dan sontak membuat Boy terkejut
"apa kamu kenal dengan wanita ini" tanya Boy menunjukan foto di handphon nya kepada Rey dan Nathan
__ADS_1
"aku seperti pernah melihatnya di kampus" ucap Nathan
"oia, aku tidak mengenalnya" jawab Rey. ada apa memang
"apa itu wanita yang kamu taksir Boy" celetuk mama yang membuat perubahan di mimik wajah Rani
"Bukan ma, wanita ini tadi ada diantara tamu dan tatapannya sangat sinis kearah Rey dan Cleo" jelas Boy
"Nathan cari tau tentang wanita itu dan Boy retas semua sisi tv sepanjang jalan yang menunjukan wanita itu dan kalau bisa retas juga ponselnya" pinta Rey
"ok, akan ku cari tahu segera" jawab Nathan
"perkara mudah" jawab Boy
"kak apa ada masalah" tanya Cleo
"tidak ada apa-apa sayang tenang saja" jawab Rey yang tak mau membuat Cleo cemas
"sudah-sudah, Boy kapan kamu akan menikah" tanya papa
"iya Boy, Rey sudah punya anak 2, Nathan sedang proses trus kamu gimana" tambah mama
"nak Boy mungkin belum siap pak, bu" bela pak Ridwan
"memang tidak ada yang kamu taksir Boy" tanya Rey
"ada sih" ucap Boy singkat
"trus kenapa tidak dikejar" tanya Nathan
"sudah di mepet trus tapi takut dia tidak suka" jawab Boy polos
"memang sudah pernah menyatakan" tanya Nabila
"belum sih" jawab Boy
__ADS_1
"biar tau dinyatakan dulu dong kak" ucap Cleo yang dibalas senyum dan anggukan kepala oleh Boy yang merasa tersudut