Pernikahan Dua Hati

Pernikahan Dua Hati
Bab: 19 Rama terkejut dengan kedatangan keluarga Bianca.


__ADS_3

Rama datang.


Tepat pukul delapan malam datanglah sesosok lelaki dengan perawakan tinggi kurus, rambutnya sedikit ikal berwarna hitam, bola matanya hitam pekat, lelaki tersebut terkejut karena disana ada kekasihnya yang bernama Bianca. Lelaki itu adalah Rama.


Mata Rama berselancar ke arah semua orang yang berada duduk di rumahnya, mukanya terlihat merah padam, karena dihinggapi rasa kaget, malu, terkejut, semua menjadi satu dan terlihat peluh bercucuran. Rama akhirnya pandangannya menunduk, ketika matanya tertuju ke arah Bianca.


***


"Sini duduk," ucap sang Ibu, matanya tertuju ke kursi yang berada di sampingnya.


Rama pun duduk tepat di pinggir Ibunya,


"Kamu kenal tidak dengan wanita ini," telunjuk dan mata sang Bapak, mengarah ke Bianca.


Rama pandangannya mengarah ke Bianca dengan perlahan, nampak terlihat wajah gadis polos itu, sedang tertunduk dan matanya berkaca-kaca.


"Iya.." ucap Rama, kembali tertunduk.


"Sudah lama kamu mengenalnya?" sambung Bapaknya kembali.

__ADS_1


"Baru," jawabnya singkat.


"Tapi katanya kamu sudah menghamili dia, Bapak jadi ragu dengan wanita ini," Bapak menatap lekat ke arah Bianca.


"Ragu! maksud Bapak, kehamilan adikku bukan sama anak Bapak, begitu?" terlihat Tyanca sangat marah dan kesal, karena Bapaknya seakan tidak percaya, bahwa kehamilan adiknya dilakukan oleh anaknya yang bernama Rama.


"Iya lah, ragu karena anakku baru mengenal, gadis ini, masa sudah hamil. Aku curiga, bukan sama anakku kehamilannya," Bapaknya Rama seakan tidak peduli dengan ucapan Tyanca.


Tyanca melotot.


"Pak, tanya saja anak Bapak, apa benar dia sudah menghamili adikku. Bapak jangan menghina keluarga kami ya!" Tyanca terlihat menggebu-gebu ketika berucap.


"Sudah-sudah, cukup. Bapak sekarang lebih baik tanya sama Rama, anak Bapak. Apa benar dia sudah menghamili anak saya!" Papa dari Bianca pun terlihat sangat kesal.


Terlihat Rama menghela napas panjang.


"Iy....iya, aku sudah mengahamili Bianca," ucapnya lirih. Dia menutup penuh mukanya, dengan jemari tangannya. Rama membuang napas kasar.


"Tapi aku masih tidak percaya. Rama, kamu berbohong kan, kamu hanya kasihan dengan gadis ini, mungkin dia hamil sama orang lain dan kamu yang menanggung semuanya," Bapaknya Rama seakan tidak percaya karena, dia berpikir tidak mungkin sang anak bisa mengahamili Bianca, karena bulan depan dia akan menikahi Amel, sedangkan Amel juga dinikahi cepat oleh Rama telah berbadan dua.

__ADS_1


Dahulu.


Rama pacaran dengan Amel lalu mereka melakukan hubungan jauh atau diluar batas, dan akhirnya Amel hamil. Kemudian Rama selingkuh dengan Bianca, gadis polos yang baru menginjak bangku SMP.



Perselingkuhan Rama sangat tersembunyi, jadi tidak diketahui oleh Bianca dan Amel.


Rama begitu pandai menyembunyikan semuanya, kehamilan Amel sekarang menginjak 2 bulan, tapi Amel selalu dibawa kerumah orang tuanya, sedangkan Bianca tidak pernah dibawa dan di kenalkan kepada kedua orang tua dan keluarganya.



Hubungan antara Bianca dan Rama tertutup, tidak di ketahui oleh siapapun atau secara sembunyi-sembunyi.


Bianca gadis polos, yang terbuai oleh lelaki brengsek seperti Rama.


Sekarang Rama harus menanggung akibatnya, karena harus menikahi dua orang sekaligus dalam sebulan ini.


__ADS_1


Amel tidak mengetahui jika Rama sudah menghamili Bianca, sedangkan Bianca sudah mengetahui bahwa Rama akan menikahi wanita lain yaitu Amel.


Sungguh ini menjadi tamparan keras bagi Rama, dia kalut ketika kedatangan keluarga Bianca, karena di rumah Rama, malam ini sedang kempul acara keluarga yang sedang membahas acara pernikahannya nanti dengan Amel.


__ADS_2