Petaka Di Rumah Tua

Petaka Di Rumah Tua
47


__ADS_3

"ee... aku Linda kak, temannya Nathan," Gadis yabg mengetuk pintu itu ternyata Linda, dia menundukkan kepalanya, dan belum melihat si pemilik wajah.


Wajah anak kembar itu mungkin sama, tapi suara? Cukup berbeda.


"Teman Nathan? Tumben tu anak bawa teman ke sini, ya udah, masuk aja dulu, nanti aku panggil si Nathan," jawab David sambil membelakangi Linda dan berjalan di depan Linda.


Linda hanya mengangguk saat melihat punggung si kakak, dia mengikutinya.


"Kamu duduk di situ dulu ya," tiba-tiba David membalikkan badannya ke arah Linda.


Yang sukses membuat Linda terkejut sesaat.


"Nathan? Kamu kok kayak orang gak kenal aku? Lagi bercanda ya? Dan... itu muka kenapa?" Linda melangkah maju mendekati David yang dia sangka adalah seorang Nathan.


"Eh, tunggu, jangan main nyosor dek," David mencoba menjauh dari tangan Linda yang hampir menyentuh pipinya yang lebam dengan tangan gadis itu.


"Adek?" Linda menurunkan tangannya dan menatap David dengan heran, dari ujung kepala sampai ujung rambut.


"Iya, aku ini David, saudara kenbar Nathan," Kata David sambil menunjuk ke badannya.


"Ooh.. kembar toh, baru tau saya kak, maaf ya," Linda langsung canggung dengan kesalah pahaman yang baru saja dia ciptakan tadi.


"Hmm... santai aja dek, ya udah, aku manggil Nathan dulu ya, kamu tunggu di situ," David melenggang ke atas, tanpa dia sadari dia baru saja memperkenalkan dirinya sebagai David, bukan Naell.


"TOK...TOK..." kali ini ketukan pintu berasal dari pintu kamar Nathan.


"Nath, itu ada temenmu, katanya sih Linda," David berteriak cukup keras agar si pemilik kamar mampu menangkap suaranya dengan telinga lebarnya itu.

__ADS_1


Tanpa menjawab Nathan keluar dan langsung menuju ruang tamu, tanpa berbicara sepatah kata pun dengan David. David yang menyadari itu langsung mengangkat bahu tak peduli. Sudah biasa baginya untuk mendapatkan prilaku tak sopan dari saudara kembarnya itu.


"Vid, kok Nathan kayak benci gitu sama kamunya?" Risa yang menangkap gerak-gerik kebencian dari Nathan melontarkan pertanyaannya kepada David.


"Dia hmm...gak suka sama Naell, yang terlalu pintar, disanjung dan jadi kebanggaan orang tua, Nathan sering di bandingin sama Naell, dan itu secara gak langsung memisah keakraban di antara mereka. Kira-kira udah hampir lima tahun Nathan membuat jarak antara dia sama Naell," jawab David yang di balas anggukan dari Risa.


Iya, itu biasa terjadi di dalam anggota keluar, rasa cemburu, iri, dan benci. Itu semua terjadi karena cara orang tua yang tak adil dalam membagi kasih, harusnya setiap orang tua sadar, kalau semua anaknya itu is the best. Mereka luar biasa dengan cara mereka masing-masing, semua anak memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda.


Contohnya saja seperti si kembar double N itu, si Naell yang jago di bidang akademis, sedangkan Nathan jago di bidang seni. Namun orang tua mereka hanya mengakui dia yang pintar menghitung dan memahami teori pelajaran, dari pada anak yang hanya paham bunyi melodi, merangkai kata, dan mendentingkan piano.


Hah... orang tua yang pilih kasih, nantinya juga bakalan menyadari, kesalahan mereka itu fatal jika nanti bisa merusak hubungan bahkan mental anak-anaknya.


Malang itu tiba pada kedua saudara kembar ini, yang satu belajar dengan giat agar tak lagi menerima pukulan dan agar adiknya tak di paksa belajar, karena dia tau, belajar bukanlah hal yang di sukai saudara kembarnya. Si tua ingin adiknya melakukan apa yang dia suka, pukulan, teriakan, paksaan, cukup membuat mental Naell terganggu.


Sedangkan Nathan, harus mengalami yang namanya berayah tapi terasa yatim, beribu tapi berasa piatu, tak di anggap hanya karena kamu tak bisa di bidang akademis. Tak ada yang adil untuk kedua saudara itu, dan ketidak adilan tadilah yang membuat malapetaka buat keluar itu.


"Linda," Nathan berjalan dengan langkah cepatnya.


Dia menatap cemas ke arah Linda, namun tatapan cemas itu di balas senyum manis dari Linda.


Senyum manis yang tak tau bahwa akan segera berakhir di dalam rumah pembawa petaka itu.


"Waaah... Nathan, temanmu itu beneran datang," Suara langkah kaki terdengar dari sebelah kiri ruang tamu.


Terlihat jelas, wujud si kakak yang mungil itu.


"Siapa?" Bisik Linda bertanya kepada Nathan yang berada di sampingnya.

__ADS_1


"Kakak aku Nda," balas Nathan dengan bisikan.


"Hallo Linda, selamat datang di rumah kami, jangan salahkan aku ya, kamu sendiri loh yang masukin badan kamu ke dalam rumah ini," si tokoh antagonis yaitu kakak Nathan, menjulurkan tangan meminta berjabatan dengan ekspresi aneh.


"Eh?" Linda terlihat bingung dengan kalimat yang baru saja terlontarkan dari mulut gadis itu.


"Hm.. aku bercanda, selamat datang ya," tangan Kakak Nathan masih menunggu untuk di jabat.


Linda yang mendengar itu candaan, langsung membalas jabatan tangan gadis psycopat itu.


"Ayo makan, ayah sama mama udah nungguin," Kata kakak itu kepada Nathan dan Linda yang di balas anggukan oleh mereka.


Saat Nathan dan Linda sudah berlalu, tatapan kakak beralih kepada David yang ternyata berdiri di dekat mereka dengan tatapan curiga.


"Lo juga ikut makan, karena ini adalah hari terakhir lo bisa makan bareng Nathan, He..hehe.....HAHAHA," tawa kakak menggelegar di telinga David.


David mengerutkan keningnya mendengar pernyataan Gadis yang dia benci itu.


Apa maksudnya? Gadis itu makin aneh saja.


🐾🐾🐾🐾🐾


Maaf kalau author jarang up.


Kerja author gak menentu, soalnya bukan pegawai☺. Author menjahit baju di rumah, kadang harus lembur kalau pesanan banyak. Jadi gak sempat buat lanjutin episodenya, cuman kalau ada waktu luang di sempat-sempatkan. Jangankan buat megang hp, istirahat kadang cuman buat makan, shalat sama mandi. tidur aja cuman 4 jam😔.


Mohon pengertiannya ya... maaf sering buat kalian nunggu😔. Author juga pengen sering up, tapi waktu jarang kasih kesempatan. Terimakasih juga yang mau tetao nungguin kelanjutannya, Kalau gak karena ada yang nungguin, author mungkin gak yakin bisa lanjutin ceritanya sampai sejauh ini....😊.

__ADS_1


Kerja yang kali ini kayaknya siap besok siang, kalau siap, author usahain lanjutin lagi besok ya😊.


__ADS_2