
Risa memeluk gulingnya dengan erat, ini baru sehari tapi sudah banyak sekali hal tak masuk akal terjadi padanya. Mengapa dia dan adiknya harus berhadapan dengan hal aneh ini? Mengapa harus mereka? Semenjak dari rumah pembawa petaka itu, semua hal tak lagi berjalan normal.
Semua sudah kacau, makhluk gaib itu sekarang bercampur di rumah ini bersama mereka, bahkan untuk tidur di kamar sendiri saja Risa tak merasa aman.
Apa yang dia lihat tadi, benar-benar mengerikan, itu di luar prasangkanya. Risa berkeringat dingin setiap kali mengingat apa yang dia lihat tadi.
Wajah di balik kerudung itu terlihat tak asing, walau di tutupi kerudung, tapi wajah gadis itu terlihat dari sela-sela kerudung tipis nya. Terlihat samar tapi dia sangat yakin siapa gadis di balik kerudung itu.
Wajah yang penuh sayatan, wajah yang tanpa senyuman, tubuh yang terlihat kurus, benar-benar menunjukkan betapa buruknya keadaan gadis itu sebelum mati.
"Apa aku tadi salah lihat? Tidak mungkin, pasti aku salah lihat, wajahnya begitu mirip," Risa menutup wajahnya dengan bantal guling yang sedari tadi dia remas.
"Kak, udah bangun?" Rani masuk dari balik pintu.
Mata Risa kembali membulat kaget.
"Cepat tutup pintunya Ran!," Rani langsung berteriak ke arah adiknya yang baru saja mau masuk.
__ADS_1
"Kenapa kak?" Rani tak mengerti.
"Kakak bilang Tutup!,"
BRAAK....
Pintu itu tertutup sesuai perintah Risa, Rani berjalan cepat ke arah kakaknya melihat wajah panik Risa yang tak kunjung hilang.
"Kakak kenapa?" Rani berdiri tepat di samping tempat tidur kakaknya itu.
"Gadis berkerudung, dia ada di depan pintu," seketika bulu kuduk Rani berdiri.
"Ran, kamu lihat gak wajah gadis itu?" Tanya Risa yang masih dalam kondisi ketakutan.
"Ya, dia itu, mirip sama...." kata Rani tergantung, mendengar kata-kata yang tak selesai itu Risa semakin yakin bahwa yang dia lihat adalah benar.
"Dia mirip kakak....kan?" Jawab Risa melengkapi kalimat gantung Rani tadi.
__ADS_1
Mereka berdua langsung saling tatap, ini benar-benar mengerikan. Bukan hanya wajahnya yang mirip dengan Risalah yang membuat mereka takut, tapi di mata sebelah kiri gadis yang mirip Risa itu ada kunci yang menancap di sana. Membuatnya terlihat sangat mengerikan.
Bahkan Rani harus memegang perutnya setiap kali mengingat kunci yang tergantung di mata gadis itu.
Risa tak habis pikir, dia tak bisa membayangkan bagaimana jika kunci itu menancap di matanya, itu sangat mengerikan.
"Kunci itu terlihat usang, tapi kakak perhatiin gak? ada gambar kompas di ujung kunci itu," Rani mencoba mengingat apa yang telah dia perhatikan tadi dari hantu itu.
"Kakak gak ingat, kakak gak terlalu memperhatikan tadi," Risa menggeleng tak ingat apapun.
"Tunggu dulu," Rani menatap kakaknya, berharap kakaknya sepermikiran dengannya.
"Kakak mikirin yang Rani pikirin gak?" Tatap Rani penuh harap.
"Maksudmu, berhubungan sama kompas kamu Ran?" Tebak Risa melihat tatapan adiknya itu.
__ADS_1
"Iya! Kenapa harus kompas? kakak kan tau, nenek bilang senjata bang Rudi yang akan mencari bang Rudi, apa dia datang sekarang?" Rani meringkas semua yang dia pikirkan dengan senyum merekah.
Kalau memang benar itu senjata yang mereka tunggu, maka semuanya akan mudah kali ini. Tapi apa hubungannya dengan wanita berkerudung itu? Dan kenapa wajahnya mirip dengan Risa?