Putri Yang Terlantar

Putri Yang Terlantar
Suami Orang


__ADS_3

Alivia melihat orang-orang tidak ada yang menyelanya, berpikir dirinya telah berhasil mengalihkan topik pembicaraan, tapi dia tidak tahu bahwa itu karena beberapa orang ini terlalu terkejut, dan Zacky, tidak tahu apa itu karena terkejut atau marah dia bahkan tidak bisa berkata-kata.


"Karakter itu benar-benar tidak terlalu baik, ayahku itu, dulu ingin mengirimku ke kediaman raja Victor, tapi aku, Alicia tidak bisa membiarkannya memperlakukanku secara sewenang-wenang, jadi aku diam-diam pergi melihat raja Victor. Aku sampai sekarang masih ingat ketika aku mendengar bahwa raja Victor ada di rumah bordil, aku sangat marah hingga hampir pingsan. Kemudian kembali mencari tahu, astaga, ternyata raja Victor itu adalah orang yang setiap hari harus tidur dengan berganti wanita... Aku pulang dan menangis, serta membuat keributan, kemudian baru bisa membatalkan pemikiran ayahku itu, menurut kalian apa aku tidak mengenaskan?"


Alivia berkata begitu banyak, dia sedikit haus, kemudian berdiri dan berjalan ke sisi meja batu, menuangkan segelas air baru meminumnya setengah, dia melihat ada dua orang yang masuk ke dalam halaman, orang yang memimpin itu begitu tampan, hanya sekilas saja, sudah bisa membuat orang tidak bisa mengabaikannya.


Alivia menyemburkan air yang di minumnya, memandang pria yang masuk ke pintu itu, bagai memandang hantu, "Kamu, kamu, kamu ..."


Dia mengatakan begitu banyak sebelumnya, orang-orang di halaman ini bahkan tidak keburu untuk menyuarakan pendapat, tiba-tiba dia melihat tokoh utama yang ada di dalam ceritanya itu muncul, apa ada yang lebih menakutkan diri pada ini?


Orang yang berjalan masuk ke halaman adalah orang yang di katakan Alivia yang harus tidur dengan berganti wanita setiap harinya, dia jelas minum banyak alkohol, di perlahan-lahan masuk ke dalam di bawah papahan Morgan.


Alivia sedikit tidak percaya paa pandangannya, jadi dia menepuk pipinya dengan berlebihan, "Sepertinya aku memang tidak boleh membicarakan orang di belakang, benar-benar melihat hantu hidup-hidup, mengapa aku merasa aku melihat raja Victor?"


Kali ini semua orang di halaman, menatap dengan pandangan diam, hanya saja masih belum ada orang yang menjelaskannya padanya.


Memasuki halaman, Victor memijat kepalanya yang sakit, seakan sama sekali tidak melihat Alivia, langsung melewatinya dan berjalan ke depan Lexie, kemudian tidak mempedulikan pandangan aneh di sekitarnya, langsung menggendongnya dan berjalan masuk ke dalam rumah, dia masih bergumam, "Bukankah aku menyuruhmu istirahat baik-baik? Untuk apa keluar di malam hari, dan terkena angin dingin?"


Sudut bibir Lexie berkedut, melihat sekeliling, dari mananya ada angin dingin?


Tapi ...

__ADS_1


"Yang Mulia, hari semacam ini, kenapa kamu datang?" Lexie tidak bisa menahan diri untuk tidak menanyakannya.


Victor menggendongnya dan berjalan lurus ke depan, tidak tahu dirinya begitu terhuyung, sekujur tubuhnya bau alkohol dan sedikit menyengat hidung, sepertinya dia banyak minum anggur, "Jika aku berkata, bahwa aku merindukanmu?"


Suaranya tidak besar, tapi juga tidak kecil cukup bagi orang-orang di halaman mendengarnya dengan jelas.


Semua orang terkejut dan tidak bisa berkata-kata, ketika kembali tersadar, Victor sudah menggendong Lexie memasuki kamar dan pintu kamar sudah tertutup.


Alivia kemudian tersadar menarik lengan baju Ernie di sebelahnya, "Kamu katakan padaku, ala mataku ini rabun, mengapa aku melihat raja Victor? Dan lagi dia menggendong kak Lexie? Yang lebih mengejutkan lagi dia mengatakan bahwa dia merindukan kak Lexie! Menurutmu apa aku gila!"


Ernie terkejut dan menelan air liurnya, "Kamu tidak rabun, kita semua melihatnya."


"Apa?" Alivia menutup mulutnya, untuk mencegah dirinya berteriak, apa ini sungguhan? Benarkah? Benarkah?


Tabib Gideon menggelengkan kepalanya, terus bergumam, "Cinta terkutuk, cinta terkutuk." Kemudian dia juga kembali ke ruangannya.


Pandangan mata Ernie jatuh di pintu kamar Lexie, menoleh untuk bertanya pada Morgan, "Komandan Morgan, mengapa Yang Mulia datang?"


Membicarakan mengenai hal ini, raut wajah Morgan juga canggung, "Mungkin minum terlalu banyak. Di hari semacam ini, penjabat mendesaknya untuk minum, tidak tahu apa yang terjadi pada Yang Mulia, dia tidak menolak sama sekali, setelah beberapa putaran minum lalu menjadi seperti ini. Selama bertahun-tahun ini pertama kalinya aku melihat Yang Mulia mabuk."


"Lalu menurutmu, apa kata-kata yang diucapkan ketika mabuk itu jujur atau tidak?" Pandangan mata Ernie sedikit bersinar cerah, mereka masih sangat terkejut oleh kata-kata Victor yang merindukan Lexie. Jika raja Victor benar-benar tulus pada nona, maka hari-hati nona ke depannya akan jauh lebi baik?"

__ADS_1


"..." Morgan terdiam untuk sementara waktu, "Mungin jujur." Lagipula dia tahu keberadaan Lexie memang berbeda untuk Victor.


"Aku sudah memikirkannya!" Alivia tiba-tiba berseru, dia kemudian menarik Ernie dan bertanya, "Nonamu itu adalah wanita raja Victor, apa anak di dalam perutnya itu juga miliknya?"


Ini adalah rahasia yang benar-benar hebat! Raja Victor, yang berada di atas 10.000 orang itu, tidak hanya memelihara wanita di luar, tapi juga datang mencari wanita simpanannya di hari pernikahannya, dan juga membiarkan wanita simpanannya ini, memiliki anak sebelum permaisurinya! Ini benar-benar bisa mengejutkan orang!


Morgan tampaknya juga batu menyadari keberadaan Alivia, segera menenggelamkan wajahnya dan bertanya padanya, "Siapa ini?"


Tidak menunggu Ernie mengenalkan, Alivia mengambil inisiatif untuk membuka mulut, "Namaku Alivia, teman Zacky, datang untuk menjenguk kak Lexie."


Morgan mengerutkan kening, pandangan matanya tajam jatuh pada wajah Alivia, membuat Alivia bergidik, "Tidak peduli kamu siapa, jaga mulutmu, jik tidak, bahkan jika kamu seorang putri, kami bisa membuatmu untuk tutup mulut selamanya."


Dalam menghadapi ancaman, Alivia tidak marah, karena ini adalah orang raja Victor, bahkan ayahnya pun takut pada raja Victor, dia tau mereka memiliki kemampuan itu, segera menepuk dadanya berkata dengan pasti: "Jangan khawatir, aku Alivia, berjanji tidak akan mengungkapkan apapun, ini adalah pelayanmu dia juga tidak berani berbicara sembarangan! Demi kak Lexie akunjuga hatus merahasiakan hal ini!"


Morgan tidak percaya, tapi dia sudah bertekad untuk menyelidiki sesuatu mengenai Alivia.


Para pemeran utama telah pergi, Alivi juga tidak bisa tinggal lama, dengan enggan memandang ke arah kamar Zacky, kemudian pergi sambil menunduk dengan sedih, sebelum pergi dia masih berulang kali mengingatkan Ernie, mengatakan bahwa beberapa suplemen itu untuk ada beberapa untuk pria, meminta Ernie harus membuatkannya untuk di minum oleh Zacky.


Di dalam kamar Victor meletakkan Lexie di atas ranjang, kemudian setelah melepas sepatu dia berbaring di samping Lexie, menarik Lexie ke dalam pelukannya.


"Lexie! kamu masih belum mengatakan apa kamu percaya atau tidak?" Victor berkata dia merindukannya, tapi wanita sialan ini malah tidak beraksi sama sekali.

__ADS_1


Sudut bibir Lexie berkedut, jika perkatan ini di ucapkanbuntuk wanita lain, takutnya sudah akan merasa bahagia untuk sekian lama, tapi pada hari seperti ini, bagaimana Lexie bahagia? Jangan lupa, hari ini adalah hari pernikahannya, dia dan nona Yessika menikah di hadapan semua orang, sejak saat itu, dia sudah menjadi suami orang lain.


Karena sudah menjadi suami orang lain, bahkan jika dia mengatakan perkataan yang enak di dengar, apa artinya?


__ADS_2