
Ya, menyelamatkannya, atas dasar apa?
"Aku tahu aku tidak punya alasan untuk memintamu menyelamatkanku, jadi aku sedang memohon padamu, dan bukannya sedang bertukar syarat denganmu atau sedang bertukar sesuatu denganmu." Pandangan mata Lexie meredup dan kepalanya menunduk, suara tapak kuda itu terdengar makin jelas dari kejauhan.
Daniel tertawa dingin, buku-buku jarinya dengan perlahan menunju gerbong kereta, suaranya itu lambat dan berirama, tapi juga sedikit tergesa-gesa, seperti detak jantung Lexie, yang degupnya memekakkan telinga seperti Guntur.
"Aku dari dulu bukanlah orang yang baik, dan aku belum pernah melakukan hal baik, dengan cuma-cuma seumur hidupku, kamu memohon padaku, haha..." Daniel tersenyum kemudian melihat akan Lexie yang semakin memucat.
Masalah sudah sampai seperti ini, Lexie hanya bisa menghela nafas, untungnya zacky sudah pergi, dan untungnya lagi sudah tidak ada orang yang Lexie khawatirkan di kota Phoenix, bahkan jika Victor menangkapnya kembali, Victor juga hanya bisa melampiaskan kemarahannya pada Lexie dan bukan pada orang-orang di sekitarnya.
Lexie tidak pernah menjadi orang yang begitu putus asa, bahkan pada saat seperti ini Lexie masih bisa memilih alasan agar dirinya masih tetap hidup.
Jadi perlahan-lahan Lexie menjadi tenang, sudah tidak menyedihkan lagi seperti sebelumnya. Lexie memang seperti ini, jika jalan yang dia jalani sudah di takdirkan merupakan jalan buntu, maka Lexie akan mengubah jalan yang bisa di tempuhnya, bahkan jika jalan itu begitu sulit dan berbahaya.
"Wanita memang berubah-ubah, ini sudah beberapa lama dan kamu sudah tidak takut lagi? Mengapa kamu tidak memohon lagi padaku, siapa tahu aku akan melunak dan siapa tahu aku setuju membantumu karena melihatmu yang begitu menyedihkan?" Lexie yang tiba-tiba bersikap rasional membuat Daniel tidak bahagia.
Ketika keduanya berbicara, suara tapak kuda semakin dekat dan Lexie hanya mendengar deru suara kuda yang datang dari arah luar gerbong kereta, orang yang mengemudi di luar kereta kuda itu mengencangkan tali kekang dan menghentikan kereta kudanya.
__ADS_1
Ratusan pasukan kuda mengelilingi kereta kuda, sekilas di pandang pasukan berkuda itu begitu banyaknya, orang-orang Daniel juga melindungi di sekitar gerbong kereta, bahkan beberapa orang dari mereka telah melewati ratusan pertempuran tapi mereka juga tidak menahan rasa takut mereka, mereka itu bukan orang biasa, jadi secara alami mereka juga bisa melihat bahwa pasukan berkuda yang mengelilingi mereka itu bukanlah pasukan berkuda dari keluarga biasa.
Dan lagi, pasukan berkuda ini semuanya adalah prajurit!
Dan di negara Nanyue ini hanya ada satu pasukan tentara yang dapat membuat mereka merasakan aura penindasan yang begitu kuat, dan itu adalah tentara Estelar yang berada di bawah komando raja Victor! Dan lagi, para pasukan berkuda ini mengenakan seragam tentara Estelar.
Tapi kota perbatasan ini bukanlah wilayah lingkup tentara Estelar, mereka memilih rute jalan ini, di karenakan sudah menyelidiki informasi sebelumnya, sekarang mengapa tentara Estelar bisa muncul di sini?
Apa karena sudah menyadari siapa sebenarnya identitas dari tuan Daniel?
Jika terjadi sesuatu pada tuan Daniel di sini, maka mereka tidak akan bisa menebus dosa ini, meskipun mereka mati sepuluh ribu kali!
Seorang pria jika terlahir dengan penampilan yang begitu tampan, itu bukan merupakan sebuah berkah jika berada di keluarga biasa, tapi merupakan sebuah tragedi, karena di antara banyak keluarga bangsawan, bermain dengan pria yang berparas rupawan merupakan sebuah rahasia umum.
Dan pria di depannya ini tidak hanya memiliki paras yang tidak tertandingi di dunia, tapi juga memancarkan aura yang kuat dan memiliki aura membunuh di sekelilingnya, mereka semua adalah orang yang hidup dengan menggenggam pisau berlumuran darah, jadi mereka tahu aura seperti itu sudah pasti terakumulasi karena terlalu banyak membunuh. Berapa banyak orang yang harus di bunuh baru bisa mengakumulasi aura yang begitu kuat dan juga begitu memiliki daya bunuh?
Legenda mengatakan bahwa raja Victor memiliki wajah yang bisa memikat orang lain, apa pria yang di hadapan mereka ini adalah raja Victor yang legendaris itu?
__ADS_1
Semua orang masih sedang menebak, tapi Victor malah sudah mengucapkan sebuah kalimat dengan santai dan dingin.
"Lexie! Apa kamu ingin aku mengundang keluar?"
Kerumunan orang itu begitu terkejut, ternyata raja Victor memimpin para tentara Estelar sepanjang jalan hanya demi seorang wanita? Tapi orang-orang Daniel ini bukanlah pengawal biasa, jadi meskipun ada keterkejutan di hati mereka namun wajah mereka tidak menunjukkannya, hanya saja di dalam hati mereka itu, mereka memaki wanita yang membuat masalah ini.
Sampai sekarang mana mungkin mereka tidak bisa menebak bahwa gadis yang bernama "Rosie" itu adalah Lexie yang di sebut oleh raja Victor. Lexie, Rosie, bahkan pengucapannya hampir sama! Wanita ini tidak hanya menyebabkan Santo terluka parah tapi sekarang juga menyusahkan majikan mereka, benar-benar pembuat masalah!
Suara Victor terdengar sampai di dalam kereta kuda, membuat Daniel mengerutkan kening dengan dalam. Daniel melihat ke arah Lexie pandangan itu penuh dengan rasa tidak puas dan juga sinis, Lexie? Apa ini nama aslinya?
Lexie tidak mempedulikan tatapan matanya, dia sudah tidak bisa melarikan diri jadi dia hanya bisa menyerah. Lexie mengangkat gaunnya dan bersiap keluar dari kereta kuda. Tapi siapa yang tahu ketika Lexie ingin turun bahunya malah di tahan oleh Daniel, kemudian tidak tahu Daniel menyentuh tombol apa, Lexie hanya merasa dirinya terjatuh di tempat yang gelap dalam sekejab.
Ketika Lexie tersadar, ada papan kayu yang menutup di atas kepalanya, Lexie seketika langsung mengerti bahwa dirinya terjatuh ke dalam ruang tersembunyi di bawah kereta kuda. Kereta kuda ini ternyata di lengkapi dengan ringan tersembunyi, Daniel itu memang orang yang sangat berhati-hati di banding orang biasanya.
Daniel membuka tirai dan datang ke sisi kereta, melihat kerumunan yang ada di depannya itu, keningnya sedikit mengkerut tapi tidak ada jejak ketakutan di matanya, "Lexie? Tuan, siapa yang kamu cari?"
Victor memandang ke arah Daniel, sepasang matanya memiliki senyum yang penuh maksud. Victor mengendarai kudanya dan mendekatinya, "Jendral pelindung negara Beiming, Daniel, benar-benar memiliki nyali dan juga tujuan, ternyata dirimu berani menyelinap masuk diam-diam ke ruang lingkup negara Nanyue, ini benar-benar membuatku memiliki pandangan lain terhadapmu. Untuk apa memanggilku tuan, jendral Daniel yang selalu di kenal dengan strateginya itu, tidak mungkin benar-benar tidak dapat menebak identitasku bukan?"
__ADS_1
Perkataan Victor langsung membeberkan identitas Daniel. Tapi Daniel tidak terkejut dan hanya mengangkat bahunya, sebaliknya Lexie yang bersembunyi di balik ruang tersembunyi itu seketika begitu terkejut mendengarkan perkataan itu.
Ternyata Daniel adalah jendral pelindung negara Beiming, merupakan sosok yang bisa di sandingkan dengan Victor. Tidak heran hati itu tuan Julian bisa menghubunginya dengan begitu cepat, ternyata Daniel saat itu sedang berada di kota Phoenix. Sepertinya Daniel sejak awal sudah bisa menebak identitas Lexie di karenakan rencana Julian untuk membantu Lexie dan Zacky itu untuk mendapatkan persetujuan dari Daniel, Lexie merasa aneh pada awalnya, orang dengan pemikiran seperti Daniel ini bisa membawanya yang seorang wanita sepanjang jalan? Dan lagi juga bisa menangani semua bawahan Victor sepanjang jalan? Jika diingatkan kembali mungkin Daniel sudah mengetahuinya jadi dia hanya sekalian membantu, bahkan jika Lexie tidak memohon padanya, tadi Daniel juga tidak akan membiarkannya begitu saja. Karena ketika Daniel menyetujui rencana Julian untuk mengatur pelarian bagi Lexie dan Zacky, Daniel sudah berselisih dengan Victor.