Tawanan Sang Mafia

Tawanan Sang Mafia
TSM Bab 120 - Bagian Dari Black Venom


__ADS_3

Sesuai rencana hari ini Liam akan mengajak istri dan kedua mertuanya untuk mengunjungi makam seluruh keluarga Anderson.


Meski salju tetap turun, namun tak menghentikan rencana mereka itu. Lagi pula jalanan masih bisa mereka lewati dengan baik.


Liam pernah menjelaskan sebuah kebohongan pada seluruh keluarga Rilly tentang bagaimana bisa keluarganya meninggal secara bersamaan seperti itu, di hari yang sama di bulan Mei. Liam mengatakan bahwa seluruh keluarganya mengalami kecelakaan mobil hingga tak ada satupun yang selamat.


Tentang jati dirinya dan seluruh keluarganya kini telah jadi kebohongan Liam yang semakin lama semakin besar.


Rilly bahkan ikut bermain pula kebohongan itu, meski mereka tak pernah bisa menebak Apa yang akan terjadi di masa depan nanti, mungkinkah tentang siapa Liam sesungguhnya akan diketahui juga oleh seluruh keluarga Aditama?


Entah lah,yang jelas sekarang mereka berdua menutupinya rapat-rapat untuk bisa mendapatkan restu dan penerimaan yang sehangat ini.


Tiba di pemakaman itu Oma Putri segera meletakkan bunga yang dia bawa di atas ke empat pusara, kedua orang tua Liam dan dua adiknya.


"Sekarang Liam tidak akan sendiri lagi, bahkan dia akan memiliki banyak keturunan bersama Rilly. Kalian bisa beristirahat dengan tenang," ucap Oma Putri, seolah saat ini dia sedang bicara dengan ibunya sang menantu.


Kakek Agung pun menyiram air yang dia bawa pula di atas keempat makam tersebut.


Sesaat suasana terasa haru, apalagi saat Liam memandangi makam tersebut dengan intens.


Rilly seperti bisa merasakan rasa sepi dan kehilangan yang dialami oleh sang suami.


Dan tak ingin Liam kembali diselimuti Rasa tak nyaman itu dia pun segera memeluk lengan sang suami.


Tak sampai lama mereka berada di sana, lalu memutuskan untuk pergi. Salju itu benar-benar membuat hawa dingin makin menusuk.


"Sepertinya lebih baik kita langsung kembali ke hotel, aku takut salju turun semakin deras," ucap Liam.

__ADS_1


Rilly, Oma Putri dan kakek Agung mengangguk setuju.


Setibanya di hotel, mereka semua dibuat terkejut ketika melihat Dansel berlari seorang diri menghampiri. Terlebih wajah pria itu nampak begitu cemas dan gusar.


"Tuan!" pekik Dansel, namun setibanya di hadapan semua orang seketika itu juga mulut Dansel terdiam seribu bahasa.


Dansel langsung sadar, bahwa dia tidak bisa menyampaikan kabar ini secara gamblang.


Rilly, Liam, Oma Putri dan kakek Agung tau, sangat tau, bahwa Dansel hanya ingin bicara berdua dengan Liam.


"Kami duluan, bicara lah dengan Dansel," ucap Rilly, dia bahkan langsung memeluk lengan Oma dan kakek untuk diajak pergi dari sana meninggalkan lobby hotel tersebut dan naik ke kamar.


Rilly pergi meski hatinya begitu cemas tentang apa yang terjadi, dia bahkan berulang kali menoleh ke belakang melihat pembicaraan antara Liam dan Dansel.


Kenapa Dansel datang seorang diri? dimana Frans berada?


"Dia memang seperti itu Oma, apa-apa dibuat berlebihan," balas Rilly dengan tersenyum lebar.


Sengaja menjawab seperti itu untuk membuat kedua orang tuanya tak merasa cemas, meski sebenarnya Dansel tak pernah menunjukkan wajah secemas itu ketika sedang berbicara dengan Liam, kecuali menyangkut sesuatu hal yang sangat serius.


"Katakan ada apa?" tanya Liam dan Dansel segera menjelaskan semuanya dengan rinci dan menggebu-gebu.


Zeon telah sadar dari komanya, namun kemudian dia justru di culik oleh sekelompok orang. Dansel tidak tahu siapa yang menculik. Zena menangis histeris dan Frans bersama wanita itu.


Zena adalah kekasih Frans, mereka bahkan telah merencanakan pernikahan setelah Zeon sadar, tapi kejadiannya malah seperti ini.


Atas hubungan itu, maka kini Zeon pun bagian dari Black Venom. Dan mereka tak bisa mengabaikannya begitu saja.

__ADS_1


Black Vemon harus menyelamatkan Zeon apapun yang terjadi.


Sesaat Liam terdiam, dia menatap Rilly, Oma Putri dan kakek Agung yang masuk ke dalam lift di ujung sana.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Rekomendasi bacaan, monggo mampir.


Serasa direbutin 2 cowok ganteng


Judul : Fierce Boss anda Handsome Assisten


By : Ntaamelia



Blurb:


Layu sebelum berkembang, mungkin itu istilah yang pas untuk menggambarkan keadaan Amanda.


Karena belum juga menyatakan perasaan pada pria yang dicintainya, dia malah melihat surat undangan pernikahan, di mana ada nama Saga di sana.


Di merasa kalah telak dan tak memiliki harapan, karena dengan mata kepalanya sendiri dia menyaksikan pesta pernikahan pria pujaannya.


Dan tepat pada hari itu juga, dia merasakan sebuah kesialan karena harus bertemu dengan pria tua menyebalkan.


Bagaimana kisah mereka akan berlanjut, apakah Amanda akan bertemu dengan pria itu lagi dan move on dari Saga? Cus kepoin ceritanya.

__ADS_1


__ADS_2